Antara Aku,Kamu Dan Tuhan

Antara Aku,Kamu Dan Tuhan
Episode 29 : Melupakan sama saja dengan mengingat


__ADS_3

Jangan berlebihan dalam MENCINTAI


Sehingga menjadi KETERIKATAN


Jangan pula berlebihan dalam MEMBENCI


Sehingga menjadi KEBINASAAN


-Umar bin Khattab -


*****


Dret..dret..


Notif handphone Alesha berbunyi, pertanda seseorang mengirimkan pesan untuk gadis itu


"Syah, lagi apa? sibuk nggak?"


"Siapa yah?" Gumam Alesha ketika mendapatkan pesan dari nomor yang tidak dikenal.


Dan didetik berikutnya benda pipih persegi panjang ini menampilkan layar lain, dengan tombol warna merah dan hijau. Alesha menggeser tombol hijau dan meletakkannya di telinganya.


"Hallo" Sapa gadis itu


"Syah, nih gue. Dimas " Jawab pemuda diseberang sana


Alesha membenarkan posisi duduknya agar memudahkannya berbicara dengan lawan bicaranya.


"Owh, kamu. Baru aja aku mau beles pesan kamu" Ucap Alesha


"Alah kelamaan. Gue cuma mau ngomong besok kan sabtu, loe ada acara nggak? kalau gak ada gue mau ngajakin loe ngerjain tugas dari dosen"


Alesha mengerutkan keningnya seraya berkata "Cepet amat kamu geraknya Dim?" protes gadis itu


"Biar cepet kelar, rencanya tahun ini gue sekeluarga mau liburan ketempat orang tua bokap gue? " jawab Dimas santai


"Owh...ya udah, besok aku gak sibuk kok" balas Alesha.


"Ok, loe kasih gue alamat loe yah biar besok gue jemput loe"


Alesha berpikir sejenak. Gadis itu menimbang-nimbang kata yang tepat untuk membalas ucapan pemuda diseberang sana. Bukan tanpa alasan dia bersikap demikian, hanya saja dia kurang yakin apakah ayahnya akan mengizinkan dirinya pergi dengan teman lelakinya.


Setelah berfikir akhirnya gadis itu memutuskan untuk meminta tolong mang Udin untuk mengantarkannya besok.


Ekhem...


Gadis itu berdehem kemudian berkata "Sepertinya besok aku bisa meminta bantuan mang Udin untuk mengantarkan kita ketempat itu, bagaimana jika kita ketemuan di kampus dan kita kesana bersama?" tawar gadis itu.

__ADS_1


"Baiklah"


Setelah pembicaraan singkat itu, Alesha mengucap salam sebagai kalimat terakhir yang selalu diucapkan seorang muslim atau muslimah kepada saudaranya yang sesama muslim atau muslimah sebagai kata penutup dalam pembicaraan mereka.


*****


"Assalamu'alaikum..."


I'll only know of you even if my breath end


(Aku hanya akan mengenalmu walau sampai nafasku berakhir)


Cause you are the one


(Karena engkau adalah satu-satunya)


Even when everything changes, I won't changes


(Walaupun semuanya berubah, aku tidak akan berubah)


Just let it be, My one will need the time


(Biarkan semua seperti ini, cintaku hanya butuh waktu)


I have to only wait


It will be hard sometimes


(Terkadang memang akan terasa sulit)


There's always a perfect love next to you


(Disana akan selalu ada cinta yang sempurna di sisimu)


Many things that I can't give you


(Banyak hal yang tidak bisa kuberikan kepadamu)


You probably have the whole world


(Mungkin saja kau sudah memiliki seluruh dunia ini)


Alunan lagu Shinwa yang berjudul perfect man berhasil di bawakan oleh boyband ternama korea, BTS atau biasa di sebut 'Bangtan Sonyeondan' dalam bahasa korea yang artinya 'kumpulan pemuda anti peluru' .


Group BTS sendiri di gawangi Kim Namjon yang lebih akrab dipanggil Rap Monster sebagai leader dan rapper, Min Yoongi yang memiliki nama panggung Suga sebagai rapper dan komposer lagu BTS itu sendiri, Jung Hoseok yang lebih suka di panggil J- hope sebagai rapper sekaligus main dancer, Park Jimin yang biasa disapa Chim-chim, Kim taehyung yang biasa disapa V, dan Jeon Jungkook yang akrab di panggil Kooki sebagai main **vocal group.


Group boyband** BTS sendiri kini sedang menjadi buah bibir di kalangan anak muda, dan di gandrungi oleh seluruh lapisan masyarakan dari berbagai generasi dari dalam negeri sampai luar Negeri itu mengalun di dalam kamar bercahaya temaram, milik seorang pemuda bernama Park Harry Aditya.

__ADS_1


Lagu tersebut melukiskan persis seperti apa perasaan pemuda itu saat ini. Alesha, satu-satunya gadis yang dia ingini saat ini. Berbagai cara telah pemuda itu tempuh untuk melupakan sosok gadis itu, tapi semua tak membuahkan hasil.


Mungkin benar pepatah yang mengatakan 'Melupakan sesuatu itu sama seperti memberi stabilo pada kata tertentu, semakin kamu mencoba untuk melupakannya semakin kamu mengingatnya'


Park Harry Aditya, Pemuda berdarah campuran itu memiliki perpaduan gen Visual diatas rata-rata. tak ada seorangpun yang menolak pesona seorang Park Harry Aditya, Tampan, kaya, terkenal, dan menjadi idola membuat seorang Park Harry Aditya menyandang predikat 'The boy who has a perfect life(pemuda yang memiliki kehidupan sempurna)' , namun kini pemuda itu sadar ada satu kenyataan yang tidak dia sukai dalam hidupnya, yaitu perbedaan yang menjadikan jurang pemisah antara dia dan gadis pujaannya..


*****


Tok..tok..tok...


"Assalamu'alaikum"


Setelah menempuh perjalanna yang cukup jauh, kini Alesha dan Dimas telah tiba di salah satu rumah yang berdiri di tengah-tengah perkebunan Celery stick yang luas membentang di sebelah kanan dan kiri mereka. Dimas mengetuk pintu berwarna cokelat itu sembari mengucapkan salam.


"Kamu yakin orangnya ada di dalam?" tanya Alesha ragu, karena mereka sudah menunggu hampir 10 menitan di depan pintu dan tak ada seorang pun yang membukakan pintu untuk mereka.


"Gue yakin, karena gue udah konfirmasi sama paman gue sebelum kesini" ucap pemuda itu yakin.


"Assalu'alaikum" ucap Alesha, gadis itu mencoba untuk membantu Dimas mengucapkan salam


"Wa'alaikum salam" pintu bercat cokelat itu dibuka oleh seorang wanita berjilbab yang memiliki paras wajah ketimur tengahan.


"Hello I'm Dimas and this is my friend, Alesha. Is Mr. Hasyim at home?"


(Hallo aku Dimas dan ini teman saya, Alesha. Apakah bapak Hasyim ada dirumah?). tanya Dimas memulai pembicaraan


"My husband still at the land, maybe he will come back within 10 menitus latter, but he ask me to ask both of you to come in if he come late. So, please come in"


(Suami saya masih ada di kebun,mungkin akan kembali sekitar 10 menitan lagi, tapi dia memintaku untuk mempersilahkan kalian berdua masuk jika dia datang telat. Jadi, silahkan masuk kedalam).Wanita berjilbab itu mempersilahkan Alesha dan Dimas untuk masuk kerumah.


"Assalamu'alaikum"


Sesosok lelaki berdarah Asia memasuki rumah yang di singgahi Alesha dan Dimas.


" Wa'alaikum salam" jawab mereka kompak


Wanita berjilbab hitam itu meraih tangan dan mencium tangan pria yang baru memasuki rumah tersebut.


"Ah... Kalian sudah datang yah" ucap pria itu ramah menyapa Alesha dan Dimas.


"Kami juga baru saja datang pak. Kenalkan saya Dimas dan ini teman saya Alesha" ucap Dimas menjabat tangan dan Alesha mengatupkan kedua telapak tangannya didepan dada.


"Saya Hasyim dan itu isteri saya Maimunah, saya sudah mendengar dari om kamu tujuan kamu datang kemari. Saya dengan senang hati dan akan berusaha semampu saya untuk membantu kalian melakukan survei di tempat kami" ucap pria bernama Hasyim itu antusias sambil mengulas senyum simpulnya.


"Terima kasih banyak pak, kami akan sangat berterima kasih kepada bapak atas bantuan ini" ucap Alesha tersenyum untuk membalas senyum pria berusia sekitar empat puluhan itu.


"Baiklah ayo kita keladang belakang kalau begitu" ajak pak Hasyim

__ADS_1


Dan mereka pun mengikuti langkah pria bernama Hasyim itu untuk pergi ke kebun Celery stick yang ada di belakang rumah pak Hasyim.


__ADS_2