
***Author
Semakin besar engkau mencintai seseorang
Semakin besar pula engkau akan terluka..
Terluka karena rasa yang tak terbalas,
Terluka karena disakiti,
Terluka karena dihianati
Terluka karena berkorban,
Terluka karena rasa cemburu,dan
dan terluka karena menahan rindu
Jika engkau takut terluka,maka jangan pernah engkau menjatuhkan diri dalam kubangan cinta
Karena cinta hanya untuk jiwa-jiwa yang tangguh yang kuat menahan beban luka meskipun luka tersebut tidak berdarah***.
Al-Qur'an surrah Al-Ankabut ayat : 2-3
"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan, "Kami telah beriman".Sedangkan mereka tidak diuji..? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka,maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang berdusta".
Tuhan menguji setiap hambanya itu dengan cara yang berbeda-beda.
Setiap makhluk diuji sesuai dengan batas kemampuannya,
Ada yang diuji dengan kemiskinan,
Ada yang diuji dengan rasa sakit atau penyakit,dan
Ada pula yang diuji dengan kehilangan orang yang dicintainya.
Itu semua semata-mata untuk menguji kita "Apakah kita benar-benar mencintai Tuhan atau hanya sekedar dusta".
Pada dasarnya apa yang kita miliki itu milik Tuhan
Kedudukkan,
Kekayaan,
Ibu-bapak,Anak,Pasangan hidup
Bahkan diri kita itu milik Tuhan
Dan sang pemilik berhak mengambil kapanpun Dia ingin.
__ADS_1
Tak peduli seberapa rasa sakit rasa itu bagi orang yang benar-benar mencintai Tuhannya dengan sungguh-sungguh dia akan ikhlas dan berlapang dada atas semua musibah yang menimpanya dan yakin Tuhan akan mengganti dengan yang lebih baik dari apa yang Dia ambil.
*********
Ciiiittt..
Suara gesekkan ban motor yang beradu dengan rem menghasilkan decitan.
Harry memarkirkan motornya dan dia berjalan menuju sebuah clab malam.
Pemuda bermata sipit itu mendudukkan dirinya disalah satu bangku tinggi didepan meja bar.Suara musik keras terdengar diseluruh penjuru ruangan,tampak beberapa orang berdansa mengikuti alusan musik dan beberapa lainnya sedang duduk sama seperti dirinya sambil menyesap minuman mereka.
"Red wine" Harry melambaikan tangannya kepada salah satu pelayan bar sambil berkata setengah berteriak agar pelayan tersebut dapat mendengarnya.
Tampak pelayan tersebut menanggukkan kepala kepada harry dan mengambilkan pesanannya kemudian menyuguhkannya kepada pria park tersebut.
"Mengapa kamu setega ini padaku..?"
"Ini terlalu menyakitkan asal kau tahu..!"
"Kau berhasil membuatku jatuh cinta padamu"
"Namun didetik berikutnya kamu juga yang menyakitiku..!"
Harry merancau setelah meminum beberapa botol red wine yang tadi dia pesan.
Ketika akan menuangkannya dia menyernyitkan dahinya.
"Give me more wine"
Namun pelayan itu tetap diam dan seperti tidak ingin memberikan apa yang pelanggannya itu pesan
"Are you crazy...?!" harry berteriak kepada pelayan tersebut "I said give me more wine..?!"
Pelayan itu mendekati harry dan berkata dengan sopan
"I'm so sorry sir,but you drunk to much already"
"When I said I want,you have to do it..!" suara harry melengking meskipun tatapan pemuda tersebut sedikit sendu karena efek alkohol
"Don't be worry I will pay..!"
"Even I can buy whole this bar..!" harry mengambil dompet yang ada disaku celananya dan melemparkannya keatas meja
"But I'm sorry sir this is the rules" jawab kemabali pelayan tersebut masih dengan sopan
Jawaban tersebut membuat harry geram dan hendak melayangkan pukulannya kepada pelayan sekitar 20 tahunan itu namun tiba-tiba kepalanya semakin terasa pening sehingga secara reflek tubuh pemuda bermata sipit tersebut roboh kemeja.
Drrt...drrt...
__ADS_1
Disaat pelayan tersebut hendak membopong tubuh harry tiba-tiba ponsel harry bergetar.Sontak pelayan tersebut mengangkatnya dengan pikiran 'mungkin si penelpon bisa membantu pelanggannya yang sedang mabuk berat'
"Hallo.."
"Hallo,Harry...?Is this you...?" terdengar suara dari sambungan seluler telepon yang sedang dia pegang
"I'm so sorry,I'm not.."
Monica menyernyitan dahinya.Alibinya yakin bahwa nomor yang sedang dia hubungi adalah nomor harry tapi mengapa seseorang yang ditelponnya mengatakan dia bukan harry..?Namun sebelum dia bertanya orang yang memegang tlp harry kembali bicara.
"Your friend is drunk,I think he can't come back alone.Can you come to club xxx to feach him..?"
"Ok I'm coming right now.Please take care him until I'm there"
"Sure"
Setelah menutup sambungan teleponnya monica mengambil kunci mobil dan bergegas berjalan keluar.Memacu dengan kecepatan diatas rata-rata mobil sport putihnya didalam kegelapan malam langit los angeles.
Sekitar kurang lebih 30 menit dia sampai disebuah club yang diberikan pelayan itu.Kornea gadis itu melihat sekeliling ruangan mencari pemuda yang menjadi tujuannya datang kemari.
Terlihat harry Terkapar lemas diatas meja bar.Lalu gadis berambut panjang itu berjalan membelah kerumunan orang-orang yang sedang berdansa dilantai dansa dan menghampiri harry.
"Ya oppa..Irrona..!"
"Excuse me.Are you his friend..?" tanya seorang pelayan yang tadi ditelpon
"Yes,I'm.." jawab monica " Can you help me to bring him in my car"
"Sure" Jawab pelayan tersebut sopan
"Thank you for take care him"
"It's ok not problem"
Setelah memasukkan harry dikursi belakang dan membaringkannya agar harry bisa mengistirahatkan tubuhnya dengan nyaman monica langsung beranjak kebangku pengemudi untuk menjalankan mobilnya.Namun belum sempat dia pergi tangannya dicekal oleh tangan harry.
"Sha mengapa kau ambil juga hatiku..?"
"Setidaknya jika kau tetap kekeh dengan keputusanmu kembalikan hatiku..!"
Harry masih merancau tanpa dia sadari gadis yang dari tadi dia genggam tangannya sedang menahan isak tangisnya dengan tangan kiri memegangi mulutnya agar tidak mengeluarkan suara.
Setelah genggaman tangan harry terlepas gadis bersuarai panjang itu kembali memacu mobilnya membawa harry keapartemen,karena dia tidak mungkin membawa harry ke kediaman keluarga Park dengan kondisi harry yang sedang mabuk berat.Dia tidak ingin ayah harry memarahi harry jadi dengan terpaksa dia membawa harry ke apartemennya setelah memberitahu orang tua harry bahwa harry sedang bersamanya.
Monica membaringkan harry diranjang kamar tidurnya.Setelah memastikan harry telah tertidur gadis itu berjalan menuju sofa dan menidurkan dirinya disana.Ditatapnya pemuda tampan yang sedang berbaring ditempat tidurnya dengan tatapan sayu.
"***Sebigutu cintanya kah kau dengan gadis itu harry oppa..?"
"Kenapa bukan aku.Kenapa bukan aku gadis yang kau cintai oppa..?"
__ADS_1
"Aku bahkan rela menukarkan semua yang aku punya untukmu***..!"
Dalam diam gadis itu membatin.Mengasihani cinta harry yang tidak terbalas oleh gadis pujaannya dan mengasihani dirinya tentang cinta yang tak dibalas pemuda yang dicintainya.