
Hari ini sudah seminggu lebih sejak Harry dan Alesha tidak bertegur sapa satu sama lainnya. Hubungan Harry sepertinya semakin dekat dan membaik dengan monica karena sudah seminggu pula sejak kejadian tempo hari yang membuat dia dan Harry terlibat pertikaian sejak itu pula Harry tidak pernah absen mengantar dan menjemput monica. Alesha mencoba untuk bersikap biasa karena sejujurnya disatu sisi dia senang ketika melihat Harry bisa kembali tersenyum dan mencoba memperbaiki kembali hidupnya,tidak seperti satu minggu yang lalu ketika Harry menghampirinya dengan keadaan acak-acakkan.
"Good morning everyone (selamat pagi semuanya)" suara professor Richard menggema diseluruh ruangan
"Good morning prof(selamat pagi prof)" jawab seluruh siswa serempak
"Today we will lean a new BAB. Please put your book on the table and open page number 190
(Hari ini kita akan mempelajari BAB baru. Tolong letakkan bukumu diatas meja dan buka halaman 190)" perintah professor Richad sembari dia juga mencari halaman yang barusan dia maksud.
"It's about Market (Ini tentang pasar)" Professor Richard memberi jeda kalimatnya sebelum kembali melanjutkannya.
"Did anyone know what is market and please answer with the simple of meaning (Apakah ada yang tahu apa itu pasar dan tolong jawab dengan arti yang sederhana )" perintah professor Richad sembari matanya terus menelisik memperhatikan satu persatu anak didiknya.
"Mark Moffat said a market is any place where sellers of particular good and service can meet with buyers of those good and service. It create the potential for transaction to take place. The buyers may have something they can offerin exchange for the product to create a successfull transaction
(Mark Moffat mengatakan pasar adalah suatu tempat dimana pedagang yang mempunyai pelayanan dan sesuatu yang bagus bisa bertemu dengan pembeli yang mempunyai pelayanan dan sesuatu yang bagus pula. Itu (pasar) bisa menjadi tempat yang berpotensial untuk menciptakan transaksi. Pembeli harus mempunyai sesuatu yang bisa mereka gunakan sebagai pertukaran barang untuk menciptakan transaksi yang sukses." Alesha mengacungkan tangan kanannya dan menjawab dengan suara sopan.
"Good job miss Alesha" puji professor richard. "Next. Is anyone know what the elements can influence consument market (selanjutnya. apakah ada yang tahu apa penyebab -penyebab yang bisa mempengaruhi pasar konsumen..?." tanya professor Richard kembali.
"Social, economy, privacy, and psycis. But the cultur is one of the element wich can take the most (Sosial, ekonomi,pribadi dan ideologi. Tapi budaya adalah faktor yang paling berpengaruh)." Jawab Emilie Theodor, si gadis berambut pirang dengan bola mata biru yang duduk tepat didepan Alesha.
__ADS_1
"Good Job miss Emilie" puji kembali professor Richard.
"Oke everyone I will spread all of you in part of team. Two person in one team
(oke everyone Saya akan membagi kalian semua kedalam beberapa tim. Dua orang dalam satu tim)" ucap professor richard dengan suara tegas.
Satu persatu professor richad menyebutkan nama- nama tim dan anggotanya sampai akhirnya nama Harry disebut "And Mr. Park Harry Aditya will one team with miss. Alesha Rahma Iskandar (dan Tuan Park Harry Aditya akan satu tim dengan nona Alesha Rahma Iskandar)."
"Excuse me prof (permisi prof) " Harry mengacungkan tangan untuk mengalihkan perhatian professor paruh baya tersebut.
"Yes Mr. Park. What wrong?" professor Richard menoleh kearah Harry dan bertanya dengan santai
Alesha menghentikkan aktifitasnya ketika Harry mengutarakan bahwa dirinya tidak ingin berada dalam satu grup bersama Alesha namun gadis itu tidak sedikitpun menolehkan kepalanya.
"Harry. Apa segitu bencinya kamu sampai kamu harus bertindak sejauh itu..?" Batin alesha bersuara.
Sejujurnya Alesha tahu Antonim Dari mencintai adalah membenci. Karena rasa cinta dan benci itu hanyalah setipis kulit salak. Ada beberapa orang yang awalnya saling mencintai tiba-tiba saja berubah jadi benci dan ada beberapa orang yang saling benci tiba-tiba saja berubah jadi cinta.Karena ada sebagian orang yang masih berasumsi dengan asumsi yang kuno yaitu membenci seseorang yang menyakiti kita adalah obat yang paling mujarab untuk menghilangkan rasa sakit karena patah hati. Namun apakah itu betul..? "Bukanlah manusia itu tercipta dari cinta dan akan kembali pula kepada cinta..? dari cinta dua anak manusia yang berlawanan jenis dan saling berbagi kasih hingga terciptalah makhluk baru yang berasal dari gen kedua ibu bapaknya. Lalu mereka juga akan kembali kepada cinta..? Cinta Tuhan mereka kepada mereka, lalu dengan belas kasih Tuhan akan mengangkat kita masuk kedalam surga -Nya..? lalu untuk apa kita saling membenci bukankah sama saja kita menyalahi kodrat kita sebagai manusia.
Professor Richard menganggukkan kepalanya tipis lalu berkata "it's oke, not problem (tidak apa -apa, tidak masalah)
"Thank you prof (Terima kasih prof)" ucap Harry
__ADS_1
"So Park Harry Aditya will one team with Alfred Petter and Alesha Rahma Iskandar will one team with Dimas Wijaya (Jadi Park Harry Aditya akan satu tim dengan Alfred Petter dan Alesha Rahma Iskandar akan satu tim dengan Dimas Wijaya." ucap professor Richard.
Professor Richard kembali ketempat duduknya lalu kembali berkata
"I want every team will do a survey about how they made the product, how they get space in market and how they make consument satiesfield with they product (Saya ingin setiap tim melakukan penelitian tentang bagaimana mereka membuat produk barang, bagaimana mereka mendapatkat tempat dipasar dan bagaimana mereka membuat puas konsumen dengan produk mereka" jelas professor Richard.
"Oke we will end up our time now, see you next week everyone and I hope every team will make me satisfield with your work. Have a nice day everyone and please come back safety (Oke kita akan menyudahi jam kita sekarang, sampai ketemu minggu depan semuanya dan saya berharap setiap team akan membuat saya puas dengan kerjaan kalian. Selamat menikmati harimu dan pulanglah dengan selamat" professor Richard berkata santai lalu beliau melangkahkan kakinya menuju kepintu keluar.
"Gue pergi dulu yah Dim" ucap harry kepada Dimas yang masih memasukkan buku -bukunya kedalam tasnya.
"Oke hati- hati bro " balas dimas sambil tersenyum
Harry melangkahkan kakinya keluar kelas namun langkahnya melambat ketika mendengar Dimas mengatakan sesuatu kepada Alesha.
"Sha minta nomer ponsel loe dong" ucap Dimas sambil menyerahkan ponselnya kepada Alesha
"Buat apa?" tanya alesha menyernyitkan keningnya bingung
"Buat ngurup berondong atau gulali" jawab dimas sambil memutar bola matanya jengkel dengan kepolosan Alesha "Ya buat ngubungin loe lah kalau nanti mau ngerencanain kapan melakukan survey" jawab dimas kembali.
"Owh.. Aku kira loe minta nomer ponsel aku buat pasang nomer togel" ucap Alesha ngasal sambil tertawa kecil. Seminggu dekat dengan Dimas membawa perubahan sedikit pada diri gadis itu, kini dia bisa sesekali menjawab candaan Dimas dengan tak kalah lucunya.Mereka tertawa sampai mereka lupa Park Harry Aditya masih ada dalam ruangan yang sama kemudian pemuda itu tersenyum kecut sambil terus melangkahkan kaki jenjangnya keluar dari kelas menuju tempat parkiran dimana dia memarkirkan motor sportnya.
__ADS_1