
PROLOG
Seorang gadis cantik yang bernama Anya Gabriela, ia adalah anak kesayangan dari keluarga mafia yang sangat terkenal. Dia juga tinggal bersama orang tua nya dan kakak lelaki nya, orang tua nya bernama tuan Davin Alexandre dan juga nyonya Gabriela sedangkan kakak nya bernama Devano Gabriela.
Nama belakang Gabriela panggilan dari nama Ibunda nya, sedangkan kedua kakak beradik itu memiliki sifat yang sangat berbeda. Kakak nya memiliki sifat yang asik, bar-bar, pecicilan dan juga sangat lah berisik sifat nya keturunan dari ibunda nya.
Sedangkan sifat nya Anya berbalik dari kakak nya yaitu, sedikit tomboi, pendiam, dan tidak pernah bergaul kepada orang lain kecuali orang terdekat nya, sifat nya keturunan dari ayah nya.
Tapi pada suatu hari Anya bertemu dengan seorang lelaki yang sangat manja dan juga bar-bar. Siapa kah itu? Apakah lelaki tersebut akan merubah sifat nya Anya atau malah semakin buruk.
Penasaran sama cerita nya? Yaudah yuk simak saja cerita nya di cerita "ANYA STORY"☘️
PERKENALAN TOKOH
-Anya Gabriela, berumur 17 tahun, ia masih duduk di kelas 12 dan memiliki sifat yang baik, tomboi, pendiam, keras kepala.
-Langit Argantha, berumur 17 tahun, ia masih duduk di kelas 12 dan memiliki sifat yang baik, ceria, bar-bar, dan sedikit cengeng.
-Devano Gabriela, berumur 20 tahun, ia sudah bekerja dan memiliki perusahaan yang cukup terkenal dan memiliki sifat yang baik, ceria, bar-bar.
Jihan livondyra, berumur 17 tahun, ia sudah duduk di kelas 12 dan memiliki sifat yang jahat, keras kepala, manja, sombong
BAB 1 : Teman baru
Bel yang baru saja berbunyi menandakan semua murid untuk istirahat atau makan siang, Anya yang baru saja keluar dari kelas langsung pergi ke arah kamar mandi untuk membuang air kecil. Tapi saat di kamar mandi ada seorang anak perempuan yang menghalangi nya berjalan. "Mau apa?" tanya Anya
"Cuman mau main saja sama lu," jawab nya
"Gak ada kerjaan ya?" tanya Anya dengan sinis
Namun Jihan langsung terlihat kesal karna Anya malah melawan diri nya bukan takut pada nya. Yah dia adalah Jihan Livondyra anak yang cukup terkenal di sekolah. Biasa di sebut sebagai seorang pembully.
"Anya sayang, kamu jangan banyak tingkah ya sama gw." ucap Jihan
"Berisik, mendingan lu keluar sana," ucap Anya yang langsung masuk ke dalam kamar mandi
"Sial banget sih! Kenapa makin hari dia makin berani sama gw!" batin Jihan yang begitu kesal dan langsung pergi dari kamar mandi tersebut.
Anya pun keluar karna sudah selesai untuk membuang air kecil, setelah itu Anya langsung mencuci tangan nya di wastafel dan bergegas keluar dari kamar mandi.
********
Anya duduk kembali di tempat duduk nya dan membalik kan badan nya untuk mengambil kotak makan nya di dalam tas nya, setelah itu Anya langsung makan sambil membaca buku novel nya. Hampir 15 menit Anya makan dan setelah selesai Anya langsung memasuk kan kotak nasi nya ke dalam tas nya dan melanjutkan membaca novel nya.
Kring!
Kring!
Kring!
Tapi tiba-tiba bel pun berbunyi yang menandakan semua murid untuk masuk ke dalam kelas nya masing-masing. "Yaelah sudah bel saja sih." ketus Anya
Semua murid pun langsung masuk ke kelas nya, Anya masih duduk di tempat nya sambil membaca buku nya tadi. Tapi tiba-tiba saat guru sudah datang ke kelas, guru tersebut langsung membawa seorang lelaki ke kelas nya.
"Selamat siang anak-anak." sapa guru tersebut
"Selamat siang juga bu." sapa balik semua murid nya
"Bu, itu siapa? Kok ganteng banget sih." ucap salah satu murid di kelas
"Ah iya, perkenalkan diri ya," ucap guru tersebut
"Baik bu."
"Perkenalkan nama saya Langit Argantha, saya pindahan dari SMA SEKAR, semoga kita bisa berteman dengan baik ya." ucap Langit
__ADS_1
"Baik, kamu bisa duduk di samping nya Anya ya," ucap guru tersebut
Langit hanya mengangguk dan segera berjalan ke arah tempat duduk nya, ia duduk dan mengeluarkan buku nya sambil mengajak Anya untuk mengobrol. "Hai, kenalin nama ku Langit," ucap Langit sambil menjulurkan tangan nya
Namun Anya tidak menjawab, ia hanya fokus terhadap buku nya, tapi tiba-tiba jihan langsung menghampiri Langit di meja nya. "Hai Langit," sapa Jihan
"Hai juga." jawab Langit
"Kenalkan nama ku Jihan," ucap Jihan dengan tersenyum manis
"Oh, gw Langit." balas Langit
"Kamu mau gak pulang bersama ku nanti?" tanya Jihan
"Maaf, aku gak bisa soalnya aku mau pulang sama dia nanti." ucap Langit sambil menunjuk ke arah Anya
Anya langsung menengok dan bertanya kepada Langit. "Lho, lu ngapain jadi bawa-bawa gw sih!" ketus Anya
"Jangan berisik sayang, kamu diam saja ya." balas Langit
Anya hanya terdiam dan melanjutkan membaca buku nya sedangkan Jihan langsung pergi dari meja nya Langit. "Apaan sih! Awas saja lu Anya gw gak bakal bikin hidup lu tenang!" batin Jihan yang sudah teramat sangat kesal
"Sangat menarik." batin Langit sambil melirik ke arah Anya
********
Kring!
Kring!
Kring!
2 jam berlalu akhirnya bel pulang pun berbunyi, semua murid langsung bersiap-siap untuk pulang ke rumah, setelah semua selesai berdoa semua murid langsung keluar dari kelas nya masing-masing. Sedangkan disisi lain Langit langsung menghalangi jalan nya Anya. "Lu mau apa lagi?" tanya Anya
"Gw mau jadi teman lu, boleh gak?" tanya balik Langit
"Kalau lu gak mau berteman sama gw, lu gak boleh lewat dan gw bakal ikutin lu sampai rumah, bagaimana?" tanya lagi Langit
"Astaga, nih bocah bikin emosi saja sih!" batin Anya
Tanpa pikir panjang Langit langsung menarik tangan nya Anya dan berjalan ke arah gerbang sekolah, Anya yang tiba-tiba di tarik tangan nya oleh Langit langsung menghempaskan nya dan menampar wajah nya Langit.
Plak!
"Aww! Kok gw di tampar sih?" tanya Langit sambil memegangi pipi nya
"Jangan tarik tangan gw seperti itu, dan jangan maksa gw untuk menjadi teman lu." ucap Anya sambil menaiki motor nya
"Ayolah cantik, biarkan aku menjadi teman mu, aku ingin sekali berteman dengan mu!" ucap Langit sambil memohon kepada Anya
Anya menghela nafas panjang dan langsung menjawab. "Baiklah," balas Anya dengan singkat
Langit yang mendengar nya menjadi senang. "Wah! Terima kasih, nama mu siapa?" tanya Langit
"Nama gw Anya, sudah kan? Gw mau pulang." ucap Anya
"Baiklah, pulang sana dan ingat jangan ngebut saat di jalan dan hati-hati di jalan ya cantik." ucap Langit
Anya hanya tersenyum dan langsung menjalankan motor nya, ini hal yang sangat langka karna seorang Anya bisa tersenyum karna ulah cowo yang sangat menyebalkan bagi nya.
********
Sesampainya di rumah Anya langsung masuk ke dalam kamar nya, seperti biasa rumah nya yang masih sepi karna keluarga nya yang masih sibuk dengan pekerjaan nya masing-masing.
"Hm, gw laper deh, pengen makan tapi males banget masak apalagi bi Tari masih cuti, apa gw pesan makanan saja ya." ucap Anya
__ADS_1
Anya langsung mengambil hp nya dan memencet aplikasi grab untuk memesan makanan, setelah selesai memesan Anya berniat untuk mengganti pakaian nya terlebih dahulu dan mencuci muka nya.
Setelah semua nya selesai Anya langsung keluar dari kamar nya dan berjalan ke arah dapur untuk mengambil air minum sambil menunggu pesanan nya datang.
Ting!
Ting!
Ting!
Saat Anya sedang duduk di ruang tamu tiba-tiba bel rumah nya berbunyi, Anya langsung beranjak dari duduk nya dan segera membuka kan pintu nya, saat Anya membuka pintu ternyata itu adalah orang yang sedang membawa kan pesanan makanan nya.
"Dengan kak Anya?" tanya orang tersebut
"Iya saya sendiri, pesanan saya ya?" tanya Anya
"Iya kak, ini pesanan nya dan juga minuman nya semua nya jadi 30 ribu." jawab orang tersebut
Anya hanya mengangguk dan mengeluarkan uang dari saku celana nya sebesar 50 ribu. "Ini uang nya," ucap Anya sambil memberikan uang nya
"Berarti kembali 20 ribu ya kak," ucap orang tersebut
"Kembali nya buat abang saja," ucap Anya
"Eh beneran kak?" tanya orang tersebut
"Iya beneran kok, ambil saja kembalian nya." ucap Anya
"Wah kalau begitu terima kasih banyak ya kak." ucap orang tersebut dan langsung pergi
Anya langsung menutup lagi pintu nya dan langsung berjalan ke arah ruang tamu, sambil mengeluarkan makanan dan juga minuman nya. Setelah itu Anya langsung memakan nasi nya sambil menonton tv.
********
Saat Anya sudah selesai makan tiba-tiba bunda nya datang dan duduk di samping nya Anya. "Kamu sudah pulang sayang?" tanya bunda nya
"Belum kok." jawab Anya
Bunda nya hanya terdiam sambil menatap wajah nya Anya dengan heran, Anya yang sedang main hp langsung melirik ke arah bunda nya karna bunda masih menatap wajah nya. "Apa? Lagian bunda ngeselin banget sih, kalau aku sudah di rumah yah pasti sudah pulang dari sekolah dong." omel Anya
Namun bunda nya hanya tersenyum sambil mencubit pipi nya Anya yang tembem itu. "Bunda kan hanya bertanya saja, yaudah bunda mau ke kamar dulu mau ganti pakaian." ucap bunda nya dan langsung pergi
Anya hanya menatap kepergian bunda nya dan fokus dengan hp nya lagi, tapi tiba-tiba hp nya Anya berdering karna ada telpon masuk, Anya yang melihat nya heran karna, ia tidak mengenali no tersebut tapi karna Anya penasaran, ia langsung mengangkat telpon tersebut.
( Halo, ini dengan siapa ya? )
( Ini aku langit, teman kelas mu )
( Hm, lu dapat no gw dari siapa? )
( Dari ketua kelas hehe, oh iya jangan lupa save no gw ya )
( Ya )
( Kok singkat banget sih, harus nya kamu senang dong )
( Ngapain gw harus senang? Emang nya wajib gitu? )
( Jelas dong, soalnya kamu beruntung karna bisa telpon dengan ku, secara kan gw ganteng dan banyak yang suka sama gw )
( Oh )
( Oh doang! Wah parah banget sih, kayak nya bakal susah untuk meluluhkan hati mu )
( Berisik! Kalau gak penting banget gak usah telpon gw deh )
__ADS_1
Anya langsung mematikan telpon nya dan bergegas pergi ke kamar nya, entah mengapa Langit membuat Anya menjadi sangat kesal. Sedangkan disisi lain Langit juga kesal karna telpon nya malah di matikan oleh Anya padahal dia masih ingin mengobrol dengan nya.
"Astaga Anya, telpon gw kenapa di matiin sih padahal kan gw masih mau ngobrol sama dia." ucap Langit yang sangat kesal