ANYA STORY

ANYA STORY
Rencana gagal?


__ADS_3

BAB 10 : Rencana gagal?


*******,


Semua langsung menatap ke arah Jihan dan Devano langsung menanyakan hal yang Anya bilang barusan. "Apa yang di maksud dengan anya?" tanya Devano


"Aku juga gak kak, mungkin Anya sedang tidak baik mood nya." jawab Jihan


Semua langsung melanjutkan makan nya dan tidak ingin berdebat karna masalah sepele, ayah nya juga tidak terlalu menghiraukan perkataan Anya.


"Awas saja lu Anya, besok pagi gw akan bikin lu di usir dari rumah lu sendiri." batin Jihan


Sedangkan disisi lain Anya hanya duduk di meja belajar nya sambil memakai pesanan tadi, Anya juga langsung menyalakan music nya di hp nya agar suasana tidak terlalu sunyi.


Setelah semua keluarga nya selesai makan, mereka semua langsung balik ke kamar nya masing-masing, tapi tidak dengan Jihan, ia pergi ke arah luar dan langsung mengeluarkan hp nya.


( Halo )


( Iya halo sayang )


( Langit, aku butuh bantuan kamu bisa? )


( Bisa, memang nya cantik nya aku butuh bantuan apa sih? )


( Apakah kamu memiliki seorang teman lelaki? )


( Ada, memang nya kenapa? )


( Suruh teman mu datang ke rumah ku )


( Memang nya ada apa sayang? )


( Kamu turutin saja permintaan ku dan bilang teman mu nanti aku akan memberikan uang )


( Ah baiklah, aku akan menelpon nya dan langsung ku suruh datang ke rumah mu )


( Makasih cinta )


( Iya sayang )


Jihan langsung mematikan telpon nya dan langsung menunggu di gerbang agar nanti tidak ada yang mengetahui kalau ada orang yang masuk.


Sesampainya dia datang, teman nya Langit langsung menghampiri Jihan dan langsung masuk ke dalam kamar nya Jihan. "Lu yang nama nya Jihan?" tanya nya


"Iya, nama gw Jihan dan gw boleh tau nama lu gak?" tanya Jihan


"Nama gw Andra." jawab nya


"Nama yang bagus, gw butuh lu untuk melakukan sesuatu." ucap Jihan


"Apa itu?" tanya anda


Jihan langsung membisikkan rencana nya, tapi tiba-tiba Andra langsung kaget dan tidak percaya apa yang di katakan oleh Jihan.


Author : Penasaran ya apa yang lagi di bahas sama Jihan dan Andra?


"Lu gila kali ya, kalau gw di gebukin gimana anjir." ucap Andra


"Gw jamin lu gak bakal aman selama lu ikutin permainan gw," ucap Jihan


"Gw takut anjir kalau orang tua loh laporin gw ke polisi bagaimana?" tanya Andra


"Gak bakal karna mereka bakal nurutin semua permintaan gw, apalagi gw kan sekarang sudah jadi anak kesayangan nya mereka." ucap Jihan dengan bangga


"Sebentar, jadi lu itu anak adopsi?" tanya Andra


"Iya." jawab nya


"Sumpah lu kok bisa ya punya otak secerdas itu." ucap Andara


"Jihan gitu."

__ADS_1


Andra menghela nafas panjang dan langsung berpikir dulu sebelum memulai rencana nya, setelah lama nya berpikir, ia langsung setuju dengan rencana yang Jihan buat. "Oke gw mau, tapi bayaran nya lebih ya." ucap Andra


"Gw bakal kasih deh, memang nya lu mau bayaran berapa?" tanya Jihan


"Gw mau tubuh loh." jawab Andra


"A-apa, g-gw? Kenapa gw juga kena sih." ucap Jihan


"Yaudah tidak apa-apa tapi jangan salah kan gw kalau rencana lu bakal gw beritahu kepada Anya dan orang tua nya." balas Andra


Author : Yang bocil jangan baca ya🙂


Jihan hanya terdiam sejenak dan langsung berpikir agar mendapatkan ide, tiba-tiba Jihan langsung mengganguk setuju, Andra pun menjadi sangat senang.


Andra langsung memegang pinggang nya Jihan dengan perlahan dan langsung menarik tubuh nya Jihan ke dalam pelukan nya Andra, Jihan hanya pasrah saja karna dia tidak ingin kalau rencana nya gagal. Setelah itu Andra langsung mendorong Jihan ke tempat tidur nya.


Jihan yang tadi nya merasa takut sekarang malah berubah menjadi sangat senang dan langsung membuka kan pakaian nya Andra begitu pun juga dengan Andra langsung membuka pakaian nya Jihan secara brutal. Andra pun langsung menindih tubuh nya Jihan secara perlahan dan mencium bibir manis nya secara lembut.


"Hmmm, enak sekali sayang." ucap Andra


"Lanjutkan saja Andra, buat aku puas dan setelah itu aku akan menjadi milik mu." ucap Jihan yang sedang menikmati permainan nya


"Haha, akan ku puaskan kau baby." ucap Andra


Mereka pun langsung melanjutkan permainan nya dengan lembut, terlihat Jihan yang sudah mulai suka dengan teman pacar nya itu.


Author : Dah skip saja


********


Sudah hampir pukul 05.00 pagi, Andra dan Jihan yang sudah selesai dengan perjanjian nya langsung menyusun rencana agar cepat berhasil. Jihan dan Andra berjalan ke arah kamar nya Anya sambil berhati-hati agar tidak ada yang mengetahui nya.


"Aman kan?" tanya Andra


"Aman kok, sekarang kamu masuk ke dalam kamar nya Anya dan lakukan tugas mu." jawab Jihan


"Ah baiklah, kalau keluarga mu sudah pada bangun langsung kesini." ucap Andra


Jihan pun pergi ke kamar nya kembali untuk mandi dan langsung pergi ke kamar bunda nya. Sedangkan disisi lain Andra yang sudah berada di kamar nya Anya langsung mengambil sapu tangan yang sudah di beri obat tidur nya, Andra langsung mendekap mulut nya Anya dengan sapu tangan tadi. "Hmm," ucap nya yang langsung pingsan


"Haha berhasil ternyata, tubuh nya indah banget ya boleh kali kalau aku rasakan tubuh nya sedikit." ucap Andra sambil membelai rambut nya Anya


Andra yang sudah penuh nafsu langsung memperkosa Anya di kamar nya. Hari mulai pagi dan kakak nya Devano yang baru saja keluar dari kamar nya langsung bergegas pergi ke kamar nya Anya untuk membangunkan Anya untuk sarapan bersama-sama.


Saat Devano sudah membuka kamar nya Anya terlihat Anya yang sedang tertidur bersama seorang lelaki di kamar nya, Devano langsung menarik tubuh nya Andra hingga terjatuh ke lantai.


"Lu apain ade gw hah!" teriak Devano


Andra hanya tersenyum saja dan langsung memukuli Devano, tapi Devano langsung membalas pukulan nya dan langsung menyeret tubuh Andra keluar dari kamar nya Anya.


Orang tua nya yang baru saja keluar dari kamar nya begitu pun juga dengan Jihan yang berpura-pura keluar dari kamar nya langsung menghampiri Devano. "Sayang, dia siapa nak?" tanya bunda nya


"Aku gak tau bun, tapi dia ada di kamar nya Anya dan sedang tidur bersama nya." jawab Devano


"Lalu dimana Anya?" tanya ayah nya


"Dia masih tertidur di kamar." jawab Devano


"Jihan, panggilkan satpam dan bawa orang ini keluar dari rumah nak." ucap ayah nya


"Baik ayah," ucap Jihan


Jihan langsung menarik tangan nya Andra dan pergi keluar dari rumah nya, sedangkan disisi lain orang tua nya dan juga Devano langsung berjalan ke arah kamar nya Anya.


Devano langsung membangunkan Anya tapi Anya tidak bangun juga, bunda nya langsung mengambil minyak kayu putih di meja dan langsung mengoleskan nya di bawah hidung nya Anya tapi Anya tidak bangun juga.


Mereka pun menjadi khawatir, ayah nya langsung menelpon dokter untuk ke rumah nya agar bisa mengecek keadaan putri nya.


( Halo dokter )


( Halo tuan, ada apa menelpon saya? )

__ADS_1


( Apakah kamu bisa kesini, saya sedang membutuhkan mu untuk mengecek keadaan putri saya )


( Baiklah, saya akan ke rumah tuan secepatnya )


( Terima kasih dok )


( Sama-sama tuan )


Ayah nya langsung mematikan telpon nya dan langsung duduk di tempat tidur nya Anya, rasanya ingin marah, sedih karna putri kandung nya berani tidur dengan lelaki lain tanpa sepengetahuan diri nya. "Mas, bagaimana?" tanya istri nya


"Sebentar lagi dokter bakal datang kesini." jawab suami nya


"Kamu kenapa sih de, jangan bikin semua orang panik dong." batin Devano


"Sayang, kamu bangun nak agar kita bisa tau apa yang sebenernya terjadi dengan mu." batin bunda nya


"Aku terlalu keras untuk putri ku sendiri." batin ayah nya


********


Sedangkan disisi lain Jihan dan Andra yang sudah berada di luar rumah langsung tertawa dengan senang nya. "Sumpah, gw yakin pasti rencana gw bakal berhasil dan Anya bakal di usir dari rumah ini." ucap Jihan


"Berhasil sih iya, tapi muka gw bonyok gegara kakak mu." balas Andra


"Maaf, yaudah kamu balik saja nanti aku bakal mampir ke rumah kamu," ucap Jihan


"Serius? Kalau Langit marah bagaimana?" tanya Andra


"Jangan sampai tau dong, ini bakal jadi rahasia kita berdua saja." jawab Jihan


"Haha dasar betina." ledek Andra


"Sudahlah diam, lebih baik kamu pulang saja dulu nanti siang aku kabarkan mu lagi." ucap Jihan


"Baiklah kalau begitu aku tunggu ya cantik," ucap Andra


Andra pun langsung pergi dari rumah nya Anya, karna mereka takut kalau ada yang melihat kejadian tadi. Sedangkan disisi lain dokter yang di telpon oleh ayah nya Anya pun datang dan langsung memeriksa keadaan nya Anya. Setelah memeriksa nya dokter tersebut langsung memberitahukan kepada orang tua Anya tentang keadaan nya.


"Bagaimana keadaan anak saya dok?" tanya ayah nya Anya


"Keadaan tidak begitu serius, hanya saja nona Anya seperti di beri obat tidur makanya nona Anya belum sadar seperti dosis nya sangat lah tinggi dan itu yang membuat nona Anya tidak merasakan apapun." jelas dokter


"Ah baiklah, terima kasih dokter." ucap ayah nya Anya


Setelah kepergian nya dokter tadi, Jihan langsung masuk ke dalam kamar nya Anya. "Anya sudah sadar bun?" tanya Jihan


"Belum sayang." jawab bunda nya


"Devano, coba kamu ambilkan minyak kayu putih tadi." ucap bunda nya


Devano hanya mengangguk saja dan bergegas mengambil minyak kayu putih yang disuruh oleh bunda nya. Bunda nya pun langsung mengoleskan minyak kayu putih di bawah hidung nya Anya dan tiba-tiba saja Anya langsung terbangun.


"Kalian ngapain disini?" tanya Anya yang baru sadar


"Kamu tadi-,"


"Tidak nak, kami tadi hanya ingin bertemu dengan mu maaf kami jadi ganggu kamu tidur." ucap ayah nya


"Ayah," panggil Jihan


Ayah nya pun langsung menengok dan langsung melirik ke arah Jihan untuk tidak memberitahu Anya tentang hal tadi. "Jihan kamu ikut kakak," ucap Devano yang langsung menarik tangan nya Jihan keluar dari kamar nya Anya


"Sial! Rencana gw malah gagal." batin Jihan


Ayah, dah bunda nya Anya pun langsung keluar dari kamar nya Anya dan meninggalkan Anya di kamar, tapi tiba-tiba ayah nya Anya tidak sengaja melihat koper di samping tempat tidur nya Anya.


"Lho, kok ada koper sih? Apa hanya ingin di letakkan saja di situ ya." batin ayah nya yang cukup binggung


"Kita keluar dulu ya sayang." ucap bunda nya


"Iya."

__ADS_1


__ADS_2