ANYA STORY

ANYA STORY
Orang misterius


__ADS_3

BAB 6 : Orang misterius


********


Keesokan paginya Anya yang masih tertidur di kamar nya tiba-tiba terdengar suara hp nya yang berdering, Anya yang masih mengantuk langsung mengangkat nya tanpa melihat nya terlebih dahulu.


( Halo, siapa sih pagi-pagi sudah telpon saja )


( Good morning cantik )


Sontak Anya langsung kaget dan terbangun dari tidur nya dan langsung melihat hp nya.


( Ini siapa sih? Lu yang semalam telpon gw kan? )


( Wah, kamu sangat pintar ya )


( Sebenarnya lu siapa sih? Jangan bikin gw emosi deh )


( Aku sangat merindukan kamu gadis mafia kecil )


( A-apa, kok lu tau? )


( Itu tidak penting sayang, dan seperti nya kamu akan tau siapa diriku )


( ****! Lu gila sumpah, kasih tau gw lu siapa! )


( Maaf aku tidak bisa memberitahu mu cantik, karna permainan ini baru saja di mulai )


( Permainan? Apa yang lu maksud! )


( Aku hanya ingin kau meninggalkan Langit dan kembali lah bersama diriku )


( Langit? Kok lu bisa tau dia? Lu stalker ya? )


( Hm, tidak juga sih, yaudah kamu mending mandi )


( Lu gila! )


Tut ...


Lagi-lagi telpon nya langsung di matikan, Anya pun menjadi sangat heran siapa yang menelpon dirinya. "Pusing gw! Tau ah mendingan mandi." batin Anya yang langsung beranjak dari tempat tidur nya


Setelah selesai mandi Anya langsung memakai pakaian nya dan langsung memakai skincare pagi nya. Tapi tiba-tiba pintu kamar nya seperti ada yang mengetuk nya, Anya langsung membuka kan pintu nya. "Eh, ada bunda kenapa?" tanya Anya


"Ada pacar kamu tuh," jawab bunda nya


"Pacar?" tanya nya sekali lagi


"Iya, dia lagi nunggu di ruang tamu, anak nya ganteng banget ya seperti nya cocok untuk kamu." ucap bunda nya


"Ish, bunda apa-apaan sih!" ucap Anya


"Haha, bunda hanya bercanda sayang, yaudah kamu temuin sana kasian dia nungguin kamu." ucap bunda nya


"Oke bun." ucap Anya


Anya pun langsung keluar dari kamar nya dan langsung menghampiri Langit yang sedang duduk di ruang tamu, tapi tiba-tiba ayah pun muncul dari arah luar dan langsung menghampiri Anya dan juga Langit, namun Langit yang melihat ayah nya Anya sontak langsung berdiri.


"Ayah," panggil Anya


"Dia siapa nak?" tanya ayah nya


"Dia pacar nya Anya mas." balas istri nya


"Hah! Anya sudah punya pacar?" tanya ayah nya yang tidak percaya


"Iya memang nya kenapa mas? Lagian dia juga sudah besar." jawab istri nya


"Yah gak nyangka saja, anak tomboi kayak gini ternyata bisa punya pacar." ledek ayah nya


"Ish, ayah apa-apaan sih! Tau ah gak jelas." ucap Anya yang langsung menarik tangan nya Langit pergi dari sana.


"Hayo, ngambek tuh anak nya, kamu sih pakai acara ngeledek nya." balas istri nya


"Sudahlah, tidak apa-apa," ucap suami nya yang langsung pergi


"Anak sama ayah sama saja deh." ucap istri


********


Disisi lain Anya dan Langit yang sudah berada di luar rumah. "Kamu kenapa?" tanya Langit


"Laper," jawab Anya


"Ikut aku yuk, kita makan di tempat yang enak." ucap Langit


"Boleh, tapi kamu traktir aku ya." ucap Anya


"Oke sip." balas Langit

__ADS_1


Langit pun langsung menyalakan motor nya dan Anya pun duduk di belakang nya sambil memeluk Langit.


"Langit, kita makan dimana?" tanya Anya


"Hm, kamu lihat saja nanti." ucap Langit


"Oke." ucap Anya


Setiba nya di tempat makan, Langit dan Anya turun dari motor, Anya yang baru pertama kali makan di tempat makan di pinggir jalan. "Kita makan disini?" tanya Anya


"Hm, kenapa? Kamu gak suka ya tempat makan yang kayak gini?" tanya balik Langit


"Aku belum terbiasa saja, tapi akan ku coba pasti makanan disini sangat enak." ucap Anya yang langsung menarik nya ke dalam


Langit pun duduk di tempat yang kosong dan ingin memesan makanan. "Mas," panggil Langit


"Iya kak, mau pesan apa nih?" tanya pedagang tersebut


"Saya pesan nasi dan ayam bakar pedas nya dua, sama es teh nya dua." jawab Langit


"Oke, monggo di tunggu dulu ya kak." ucap pedagang tersebut dan langsung pergi


Sambil menunggu mereka berdua pun berfoto-foto disana. "Disini sejuk juga ya," ucap Anya


"Iya dong, apalagi saat malam hari rasanya sejuk disini." ucap Langit


"Wah, aku juga mau kesini lagi entar malam, mau gak?" tanya Anya


"Yaudah, nanti malam aku jemput kamu jam 7 malam." jawab Langit


"Oke deh." ucap Anya


Tiba-tiba makanan yang mereka pesan pun datang, Langit dan juga Anya langsung memakan nya hingga habis, setelah selesai makan Langit langsung membayar makanan nya.


"Mas, semua nya jadi berapa?" tanya Langit


"Jadi 30 ribu kak," jawab pedagang tersebut


"Ini ya mas uang nya." ucap Langit sambil memberikan uang nya


"Oke kak, terima kasih." balas pedagang tersebut


Setelah makan Langit dan Anya berniat untuk pergi ke danau. "Kita mau kemana lagi nih?" tanya Anya


"Kita ke danau saja, kamu mau gak?" tanya balik Langit


"Boleh juga tuh, memang nya ada danau ya di sekitar sini." tanya lagi Anya


Anya hanya mengangguk saja dan tetap fokus dengan jalanan nya. Sesampainya disana Langit dan Anya pun turun, tapi tiba-tiba Anya seperti tidak familiar dengan danau ini, ia merasa pernah datang kesini. "Kamu kenapa Anya?" tanya Langit


"Danau ini ...," ucap nya


"Kamu kenapa? Hm, gak suka ya sama danau nya?" tanya Langit


Anya hanya terdiam saja, ia baru saja mengingat danau ini. "Langit, aku pernah datang kesini." jawab Anya


"Kapan?" tanya nya


"Duduk dulu, aku bakal ceritain." jawab Anya


Langit dan Anya pun duduk di tepi danau, dan Anya langsung menceritakan tempat ini kepada langit.


"Ini, danau favorit ku dan mantan kekasih ku." ucap Anya


"Siapa?" tanya Langit


"Mau denger cerita nya?" tanya balik Anya


"Yah, aku akan mendengar kan nya." jawab Langit


"Ini adalah danau kesukaan ku dan kekasih ku dulu, kita sering pergi kesini saat pulang sekolah atau saat weekend." ucap Anya


"Lalu?"


"Tapi kekasih ku, di tembak di danau ini hingga nyawa nya tidak selamat, dan yang menembak nya adalah mantan kekasih nya dulu," ucap Anya


"Kenapa di bunuh? Dia kan hanya mantan, seperti tidak terima saja." balas Langit


"Yah, mantan nya tidak terima kalau kekasih ku pacaran dengan ku, sebenarnya saat itu aku sangat lah benci dengan nya dan aku mendengar bahwa dia juga mati." ucap Anya


"Kok bisa?" tanya Langit


"Dia bunuh diri." jawab Anya


"Lalu?" tanya lagi Langit


"Dari saat itu, aku berubah menjadi dingin dan tidak pernah bergaul dengan orang lain sebenernya dari kecil sih, tapi dia juga yang merubah sikap ku, seperti kamu." jawab Anya


"Nama kekasih mu siapa?" tanya Langit

__ADS_1


"Nama nya adalah Bintang, Bintang Dirgantara." jawab Anya


"Aku berharap, kamu tidak akan pergi seperti Bintang, aku sudah terlanjur nyaman dengan mu." ucap Anya sambil menyender kan kepala nya di bahu nya Langit


"Aku tau kesedihan mu, kamu tenang saja aku akan menjaga mu dan tidak akan pernah meninggalkan dirimu." ucap Langit


"Kamu janji dengan ku tidak akan meninggalkan diriku?" tanya Anya


"Aku janji sayang," jawab Langit


"Kamu tunggu sini, aku akan membelikan kamu eskrim." ucap Langit


"Iya," balas Anya


********


Langit pun pergi, Anya yang masih duduk disana tiba-tiba mengeluarkan hp nya untuk mendengarkan musik, tapi tiba-tiba hp nya berdering lagi karna telpon masuk, Anya pun melihat kontak nya tapi lagi-lagi itu adalah no yang Anya tidak kenal. "Astaga! Dia lagi? Sebenarnya dia siapa sih?" batin Anya yang binggung


( Halo )


( Halo cantik )


( Lu sebenernya siapa sih? Lu tuh ganggu banget )


( Apakah kamu tidak rindu dengan ku? )


( Dih lu siapa dah, kenal juga kagak )


( Aku adalah manusia yang sangat kamu sayangi )


( Maksud lu apa? )


( Suatu saat nanti, aku akan memberitahu siapa diriku, jika masalah ku sudah selesai )


( Hah maksudnya apa sih? )


( Mungkin saat ini kamu belum tau aku siapa, tapi aku jamin setelah kamu menemui ku, kau akan kembali lagi dengan ku )


( Oh iya, kamu hati-hati ya di danau, aku akan terus menjaga mu, dan juga Langit agar kalian berdua selalu aman )


( Hah? )


( Aku mencintaimu Anya Gabriela, gadis kecil ku )


Tut ...


Seperti biasa telpon nya pun mati, namun Anya masih di buat binggung dengan nya. "Apa sih maksud dia!" ucap Anya


"Tapi kok, dia bisa tau ya aku lagi di danau?" batin Anya yang bertanya-tanya


Tiba-tiba Langit pun datang sambil membawa dua eskrim coklat di tangan nya. "Sayang, ini eskrim mu," ucap Langit


"Makasih ya," balas Anya


Mereka langsung memakan eskrim nya sambil bercerita-cerita sambil menghabiskan eskrim nya. Hari pun mulai sore, Langit dan Anya memutuskan untuk pulang.


Setelah Langit menghantar Anya pulang, ia pun juga langsung pulang. " Cie siapa tuh?" tanya Devano yang muncul dari arah belakang


"Kepo banget sih lu, sudah lah gw mau mandi gerah banget." ucap Anya


"Lu punya pacar ya kiw." ledek Devano


"Ish, diam deh lu, jangan sampai gw tampar mulut lu ya," ancam Anya


"Halah, ngomong doang dasar bocah." ucap Devano


"Huwaa!! Bunda, kakak mau lempar aku." teriak Anya


Orang tua nya yang sedang asik menonton televisi tiba-tiba terganggu karna teriakan nya Anya dan juga Devano. "Kalian kenapa sih? Sehari saja tidak berantem." omel bunda nya


"Kakak duluan, masa dia mau lempar aku selokan." teriak Anya


"Devano!" panggil bunda nya


"Ish, bunda, Anya bohong mana mungkin aku lempar dia keselokan." ucap Devano


"Bohong, tadi dia bilang mau lempar aku bunda, jangan percaya omongan manusia setengah ini." ucap Anya


"Hah apa! Manusia setengah! Lu kira gw apaan cil, biawak terbang gitu." teriak balik Devano


"Yah kalau ngerasa saja sih." sindir Anya


"Ayah, belain aku kek kali-kali, mentang-mentang dia cewe ya." ucap Devano


"Cewe selalu benar." teriak Anya yang langsung berlari ke arah kamar nya


Sesampainya di kamar Anya langsung mengunci pintu kamar nya dan bergegas untuk mandi, karna badan nya yang sudah gerah dan juga lengket.


Hampir 15 menit Anya mandi, setelah selesai Anya langsung memakai baju rumahan nya dan duduk di meja belajar nya sambil memakan cemilan nya.

__ADS_1


Anya yang masih fokus main hp lama-lama tertidur di meja belajar nya. Waktu pun berlalu, Anya yang baru bangun langsung berniat untuk keluar dari kamar nya.


__ADS_2