Ayah Terhebat

Ayah Terhebat
kenangan sang Lin dengan anaknya


__ADS_3

"Ini akan di terbitkan besok pagi apa rencana mu sekarang ." Sambil meminum kopi .


"Hahaha laporan ini sungguh sangat bagus." Sambil tepuk tangan dan senyum.


" Sepertinya aku perlu memberikan mu jempol besar atas ini. Tapi kau bilang nama mu adalah Bambang benar' kan."


"Ya"


"Aku paling tidak suka di jadikan kambing hitam begini. Kita bahas saja secara terbuka. Apa tujuan utamamu memberikan laporan ini pada ku. Kau perlu uang kan jujur saja lah sebutkan pemikiran mu yang sebenarnya."


"Iya .aku sungguh sungguh butuh uang ." Sambil takut


"Berapa ?"


"3 le.. lembar " sabil tangan mengangkat kan tiga jari."

__ADS_1


"3 lembar ? 3 juta ? Kalau segitu ku berikan saja langsung sekarang . Sungguh hanya 3 juta saja ? "Sambil merogoh saku jas kerja .


"Hei jaksa Gayus.. kau sedang bercanda ya ?" Dengan nada agak kesal.


" Yang ku butuhkan 3 m . Itu semua karena harga sewa rumah maka itu aku butuh uang, aku hanya akan meminta 3m darimu. Dan semua laporan ini akan ku hapus bagaimana?" Sambil merasa kewatit dan takut bicara dengan nada rendah.


"Dengan satu syarat bagaimana. Kau beri tahukan aku siapa yang telah memberikan semua datamu .aku akan segera mengirimkan uang 3 m pada mu bagaimana !" Bambang sambil mengayunkan kepala .


" Baik lah" dengan rasa penyesalan dan Gayus dengan penuh berseri seri mendengar orang tersebut.


Di pagi yang sedikit gerimis memakan Ika Putri pun di lakukan dengan di iringi orang yang berbaju hitam dan neneknya ya membawa foto Ika Putri pun pergi pemakaman dengan kepedihan yang ada pada kerapat keluarga.iya teringat percakapan dulu ketika sang Lin bersama Ika Putri ketika kematian ibunya .


"Ayah ini di mana .kenapa ibu di masukan ke tanah? Kenapa kita tidak ajak ibu pulang?"


"Ayah kenapa ayah menangis ? Jangan menangis ya ayah." Sambil sang Lin menghapus air matanya dengan sapu tangan.

__ADS_1


"Putriku... ibumu sakit keras sekarang ibumu sudah di surga dan sekarang ini rumah ibu."


"Ayah kenapa ibu ke surga ? "


"Semua orang akan pergi ke surga namun ibumu pergi lebih cepat . Jadi lain kali kita beryiarah ke makam ibu ya untuk melihat ibu yang di surga. " Sambil menggendong Putri nya .


"Ika Putri .. ayo ucapan selamat tinggal pada ibumu ?


"Ibu aku sayang ibu ." Sambil mengeluarkan air mata .


Karena tak tahan menahan. Air mata sang Lin pun dengan ibu nya tak kuat menahan air mata melihat banyak kenangan yang mereka alami.


"Selamat tinggal putriku sambil mengelus batu nisan anaknya ." Sambil gemetar dan melihat kenangan yang di habiskan bersama.


"Sudah ingatakan hari ini hari ulang tahun ku... (Ketika sang Lin masih SD kelas 1 ).

__ADS_1


Ayah sungguh ini untuk . " Sambil sang Lin memberikan boneka besar untuk anaknya dan mengambil fose foto yang terakhir kalinya .


"Ayah! .. aku berangkat sekolah dulu ya ayah.. ayah ayolah makan eh bukan ,ayah mari kita makan.. adik kecil.. ayah ,ayah yang terhebat .. ayah apakah aku masih anak kecil ... Ayah kenapa tidak boleh pelihara angsa .. ayah aku imut kan .. ah! ayah bau alkohol ya ayah minum lagi ya.. ayah jangan tidur Mulu cepat bangun temani aku..ayah jangan pakek kau kaki terbalik .. ayah coba dulu masakan ku yang belajar dari nenek...


__ADS_2