
"Hah .. di .. di.. dalam ada kartu kredit ?" Sambil bicara dengan nada rendah
"Bisa hidup saja anda sudah beruntung !" Sambil menoleh kembali dari bawah Alex dan Alex yang di tinggal mau keluar.
"Hei .. kau kenapa kenapa kau merebutnya begitu saja apa kau tak tau siapa yang berada di hadapanmu .. apa kau tau siapa beliau ? Beliau adalah calon DPR tau depan!
" Sambil menunjuk tuan Alex oleh bawahan nya .
"Melakukan perjalanan dinas dan melihat wanita luar negeri ! Memiliki nafsu besar dan menculik gadis gadis muda untuk di jual beraninya mencalonkan diri menjadi DPR . Tak perlu lihat aku pun sudah tahu . Alex dan anak buahnya pun kaget dan Sang Lin pun meng hampir mereka lalu mencekik leher Alex
"Uhuk uhuk " dari Alek sang hampir tak bisa bernapas.
"Hay apa yang kau lakukan cepat lepaskan." sambil memegang Sang Lin tiba tiba Sang Lin pun memukul dan bawahan Alex pun terpental .
"Hay ! Kau ku peringatkan jangan ikut pemilihan DPR bila kau melanggar nyawa mu adalah taruhannya . Apa kau paham" dengan tatapan membunuh.
"Baik !" Sambil ketakutan Alex . Sang Lin pun melepaskan nya dan berjalan keluar.
__ADS_1
"Tung.. tunggu siapa nama anda ."kata alex yang di abaikan oleh Sang Lin .
Hari pun berlalu setelah malam itu sang Lin pun kembali ke gedung besar kedutaan dengan hari yang cerah di iringi angin yang berhembus meniup dedaunan. Dan di dalam ruangan devisi manejemen informasi .
Sambil melihat koran harian dan melihat isi berita . Dua rakyat Indonesia yang telah di culik ,telah di lepaskan setelah 4 hari di hutan Kaliman .
"Untung saja tidak ada yang membahas tentang kita di koran .maaf meminta mu mengurus masalah seperti ini Lin tapi hanya kamu yang bisa aku percaya . Terima kasih kerja kerasnya ." Sambil Sang Lin mengeluarkan dompet dari sakunya dan meletakan meja.
"Apa ini? "
"Ongkos tambahan penyamaran menjadi seorang pembunuh."
"Sayang sekali kartunya tidak bisa di pakai di sini."
"Oh ternyata begitu ... Bagaimana pun misi ini selesai di sini . "sambi berdiri
"Satu lagi .kau punya anak putri yang bernama Ika Putri kan ." Sang Lin dengan kaget' .
__ADS_1
"Dengar dengar ibumu menghubungi kantor pusat ada yang terjadi pada putri mu. Kau kan ku beri cuti satu Minggu untuk pulang ke Semarang." Sambil melihat ke jendela .
Setelah itu Sang Lin pun pergi ke bandara dan menaiki pesawat jurusan Semarang .setelah perjalanan ia terlihat sangat kwartir .melihat hp dan mengeceknya beberapa kali dan melihat pesan dari anak nya yang berpesan seperti ini .
"Ayah apa kau akan pulang awal sekitar awal bulan depan."
" Tentu aku ayah akan bawakan kamu hadiah .gadis tersayang ayah."
"Aku juga sayang ayah."
Dan chat yang dulu pun berjalan sangat lama dan Sang Lin pun kwartir karena biasa chat di balas sekarang tidak di balas balas.
"Ika apa yang terjadi padamu? "
" Tolong balas ayah ! Ika apakah kau baik baik saja ? .Ika Putri ! " Dengan rasa cemas Sang Lin pun sekali melihat hp karena cemas lalu ia di ingatkan oleh pramugari.
"Tuan mohon maaf . Menggunakan telefon genggam saat pesawat terbang di larang di gunakan untuk telepon dan mengirim pesan."
__ADS_1
salam hangat dari Mimin ni kapan ni Mimin di ajak ngopi bareng