Ayah Terhebat

Ayah Terhebat
awal balas dendam


__ADS_3

"Ayah! .. aku berangkat sekolah dulu ya ayah..la ayah ayolah makan eh bukan ,ayah mari kita makan.. adik kecil.. ayah ,ayah yang terhebat .. ayah apakah aku masih anak kecil ... Ayah kenapa tidak boleh pelihara angsa .. ayah aku imut kan .. ah! ayah bau alkohol ya ayah minum lagi ya.. ayah jangan tidur Mulu cepat bangun temani aku..ayah jangan pakek kau kaki terbalik .. ayah coba dulu masakan ku yang belajar dari nenek... Ayah aku mau makan nasi goreng! Nasi goreng! ... Ayah jangan minum Mulu ,pergi cari pacar sana ... Ayah aku minta uang mau beli buku... Ayah minum terus ini sudah jam berapa nenek kuwatir tau ... ayah mau aku buatkan kopi.. ayah aku sudah dewasa tau kalau mau masuk kamar ku ketuk pintu dahulu ayah!..ayah jangan merokok lagi dong.. ayah flu ? Sudah minum obat belum.. " sang Lin teringat dengan penuh air mata kenangan yang masuk kepalanya dengan gemetaran akan mengingat putri nya telah mengikuti ibunya.


Di kator Di dalam ruangan Gayus pun melabaikan tangan ke suah kariawan kerja nya dan menghampiri admin .


" Selamat pagi semua." Sapan Gayus .


"Selamat pagi bapak . Sepertinya suasana hati bapak pagi ini membaik."


" benar .Sebenarnya hari ini ada seseorang yang harus di periksa dan juga ini kirimkan 3 M ke no bang ini mengerti." sambil memberikan sebuah kertas .


"Baik pak saya mengerti."


"Dan tolong belikan kopi untuku ."sambil jalan masuk ke ruangnya .


Sang Lin pun yang sedang ada dalam bus perjalanan pulang dari pemakaman pun tiba tiba lihat ada suara hp nya yang berbunyi .


"Halo "

__ADS_1


"Hey tuan Sang Lin ini saya Gayus ."


"Aku tahu ,ada apa. "


"Hey hey kau terlihat kesal ,dengar dengar anda melakukan hal yang cukup gila ya? Benarkah?"


"Apa. Hal gila apa ?"


"Betul sekali hal gila. Kau Dengan diam diam mengunakan situs data dan melakukan menyelidikikan yang sangat rinci kau memang harus ku acungi jempol. Dan kau memberikan semua informasi data yang kau dapatkan pada reporter Bambang kan untuk di publikasikan ."


"Bukankah itu hal yang gila betulkan ? " Batin sang Lin jangan jangan pria itu dengan agak kaget.


" Hahaha"


"Hahaha terpesona "


"Hehehe sungguh "

__ADS_1


Dan ceramah pendeta roy Kim pun berlanjut.


" tingkat kekerasan kejahatan seksual di negara ini cukup tinggi dan sebagaian di sebabkan oleh gadis gadis muda di negeri kita ."


" Mengapa mereka berpakaian seperti itu. Sengaja membuat pria pria terpesona ."


"Semua gadis muda yang ada di sini , kalian harus mengingat dengan baik . jangan melekat pada pakaian indah di dunia ini. mari kita selalu fokus menjadi anak Tuhan yang selalu berbuat baik."


" mari lah kita semua menjadi anak kesayangan tuhan dan tetap berharap dengan Tuhan kita yang kekal."


"Kita catatkan dalam hati. Dan sekarang mari kita berdoa ."


Setelah itu sang Lin pun pergi penyewaan mobil dengan nama identitas lainya itu sudah menjelang pukul 01:00 siang dan sang Lin langsung melanjutkan perjalanan menuju toko yang pernah di operasi dalam pembuatan senjata rakitan.


"Saya tidak menjual senjata pergi lah " ucap pemilik toko (David ) sedang menuang bir dan tidak begitu peduli dengan pelanggan.


"Halo pak tua " dengan tatapan dingin .

__ADS_1


bung bung Mimin ngantuk garap ni


__ADS_2