
"Daerahnya belum kering . Sepertinya belum jauh dari sini " batin sang Lin sambil memegang tanah yang mengandung bercak darah .
" Sialan! aku paling benci pencarian di malam hari .. " Sambil menyenteri arah bukit.
Irfan yang lari tersenga Sengah sambil rasa takut nya jika tertangkap kembali ia lari di gelapnya malam di temani oleh rimbunnya bukit dan suara burung hantu malam itu ia terus berlali sekuat tenaga. dan di sebuah hotel jaksa Gayus sedang mengadakan rapat dengan para sekutu nya di ruang itu.
"Agen hitam OBIN .. apa maksudnya itu .. " tanya Lang Vina .
"Iya untuk detektif OBIN yang bertanggung jawab dalam oprasi penangkapan di luar negeri atau oprasi dalam negeri dalam kasus tingkat s . Mereka di bagi menjadi dua agen hitam dan agen putih.
"Di antaranya, Agen putih biasanya bertugas sebagai atase pertahanan atau duta besar luar negeri dan bertanggung jawab untuk mengumpulkan data intelejen berbagai tugas di sana .. jika mereka di tangkap dalam proses itu, mereka punya ke kebalan diplomatik . mereka biasa akan di kembalikan di negara asalnya dan tidak di proses hukum di sana.. "
__ADS_1
" Sedangkan agen hitam biasanya menyamar sebagai pembisnis atau pekerjaan kantor an untuk melakukan pengintaian di suatu lokasi. Ketika agen hitam ini beraksi dan tertangkap saat melakukan misi rahasia mereka Takan membocorkan rahasia identitas asli mereka.. demikian pula pemerintah tidak akan mengakui keberadaan mereka .." Gayus sambil menjelaskan.
"Kalau mereka mengakunya , sama saja dengan mengakui negara mengirimkan mata mata ke luar negeri... Berarti jika agen hitam sedang sial dan tertangkap mereka pasti akan di adili oleh hukum setempat." Alex tercengang mendengar nya mengingat kejadian di episode 1
"Berati , agen hitam itu seperti si Pitung ? " Tanya pendeta Roy Kim.
"Iya "
" Sekarang berarti kau mau kami percaya bahwa ayah si anak ****** itu adalah agen dektetif dan hitam OBIN ." Tanya Lang Vina.
"Saat aku mengirim orang untuk menggeledah perusahaannya , itu itu benar - benar hanya. Perusahaan hantu. Karena itu aku juga sempat di marahi oleh atasanku."
__ADS_1
"Pak Alex .. apakah ada sedang tidak enak badan ?anda terlihat sakit! .." tanya pendeta Roy Kim Sambil melihat Alex yang terlihat aneh.
"Iya , mendengar cerita kalian ini.. Sang Lin adalah pembunuh rahasia yang menyelamatkan nyawa ku di hutan Kaliman saat itu."
"Pembunuh rahasia ? "
"Iya.. jaksa Gayus apa anda masih ingat saat saya pertama kali saya melihat sang Lin ? Saya sangat kaget dan ketakutan.. walaupun pakaiannya beda tapi dia sangat mirip dengan pembunuh rahasia yang aku temui di hutan kaliman saat itu .makanya saat itu saya sangat kaget ."
"Walaupun ada sudah pernah menemuinya, kenapa anda saat itu tidak mengenalinya?"
"Walaupun mereka sangat mirip tetapi karir mereka sangat berbeda dan juga pembawaan nya dan auranya sangat berbeda dengan yang aku dulu temui."
__ADS_1
"Saat saya bertemu dengannya di hutan Kaliman .. ia terlihat seperti membunuh yang keji dengan aura yang membunuh yang saat kuat dan pekat. Dengan sangat beda dengan hari itu.." dengan nada takut.
"Coba kalian bayangkan .. seorang yang terlihat seperti seorang sarjana biasah bisa membunuh 5 atau 6 orang dengan di lengkapi senjata .."