Ayah Terhebat

Ayah Terhebat
aku harus kabur


__ADS_3

"Walaupun tidak semudah yang ku pikir .. aku harus pergi sebelum orang itu kembali "


Dengan sambil menahan sakit dan takut. Di iringi dengan keringat yang bercucuran.


Di lapangan sepakbola di sebuah stadion xxx di ruangan VIP .


"Tembakan dari salah satu yang ada bertaruh sepertinya akan mencetak gol."


"Wah itu tembakan Sangat bagus dari luar pinalti ." Sambil menonton para pemain.


"Eh .. ternyata tertangkap oleh kiper... Sanyang sekali ya pak ketua Candra..."


"Kadang kadang pasti memang ada yang gagal." Sambil tersenyum.


"Sepak bola itu seperti kehidupan kita. Awalnya terlihat sangat mulus . Terkadang ada hal yang tidak terduga."


"Ya benar sekali pak ketua !" Tiba tiba Aril mendekati pak ketua Candra.


"Pak ketua...ada telepon dari jaksa Gayus katanya ada masalah yang penting."


"Masalah penting .. ya jaksa Gayus.." sambil mengambil hp dari Aril dan bicara dengan Gayus.


"Ada apa.. bukakan aku sudah bilang kalian tak perlu kawatir soal itu .. "


"Hah? Apa ? Orang itu salah satu anggota OBIN ?." Sambil kaget mendengar nya .

__ADS_1


" Iya .tadi saya baru saja ke OBIN . Sekarang saya sedang perjalanan pulang."


"Tunggu sebentar . Saya keluar dulu?" Sambil bicara pada teman nya.


"Oke oke " sambil pak ketua Candra keluar menjauh dari teman temannya.


" Hah. Sekarang masalahnya jadi bertambah rumit sekarang.. Apa yang orang OBIN itu bilang padamu .."


"Ini memang sangat memusingkan ! OBIN sudah tau penyuapan uang 10 m ke polisi Kasus itu ."


"Dia juga sudah tahu tentang keuntungan ilegal saat universitas p pengambilan universitas perawat l ."


"HM .. OBIN sudah tau semua hal yang kita lakukan ya!"


"Heh.. kalau kita hentikan berburu mereka tidak mengejar kita kan ?."


"Soal ini .. anaku sedang di culik kita tidak bisa berhenti sekarang! "


"Di culik ? Diculik siapa ? Apa di culik oleh pria bernama Sang Lin itu? "


"Iya Benar.."


"Sepertinya masalah ini jadi rumit ."


"Maaf pak ketua!"

__ADS_1


"Jadi sekarang kau mau bagaimana?"


"Bagaimana pun caranya aku harus menangkap pria itu. Pria itu berani beraninya menangkap satu satu nya putraku.. setelah ini si brengsek keparat itu pasti akan menargetkan putra Mentri Vina , pendeta Roy Kim , anggota DPR Alex dan bahkan cucu mu pak ketua Candra."


"Bahkan cucuku juga .. tentu saja aku tidak bisa biarkan! Jaksa Gayus seperti nya tidak enak lewat telepon .kita bertemu langsung saja."


"Oke tolong.. juga hubungi Mentri Vina dan yang lainnya nanti nanti aku akan menghubungi salah satu teman ku tolong kau atur pertemuan nya . Aku akan hadir juga . "


"Baik baik."


"Dasar biadap " ucap pak ketua Candra grup PD .


Sementara itu di depan pasar gelap no 4 sang Lin pun berdiri di depan jalan menunggu agen firdaus dan tiba tiba agen firdaus pun datang dengan mobil.


"Cepat masuk " sapa agen firdaus pada sang Lin .pun berjalan masuk ke mobil."


"Aku baru saja tau kabar itu.. semoga Ika Putri bisa beristirahat di sana dengan tenang ."


"Terima kasih "


"Tadi si jaksa Gayus datang ke kantor kita .. dia dengan sangat emosi datang kantor kita katanya kau menculik anaknya apakah itu benar. "


"Iya benar .."sambil melihat jendela mobil.


"Apa yang Sebenarnya yang mau kau lakukan ?" Sambil melirik Sang Lin di belakang .

__ADS_1


__ADS_2