
"Haha ternyata kau tidak tahu apapun soal ayah walaupun kau anaknya, ayah adalah seseorang yang menaati prikemanusiaan dan dia juga orang yang adil dan tegas kepada setiap kesalahan dan kebenaran, apakah kau lupa saudara keenammu ketika masih hidup, karena dia memperkosa seorang gelandangan cantik dia dihukum pancung dan kepalanya digantung di gerbang kekaisaran Tang, dan sekarang bagaimana menurutmu jika aku memperlihatkan rekaman di dalam kristal perekam ini... apakah kepala adikmu ini masih akan tetap terpasang?" seringai Xiao Jia
Semua yang ada disitu hanya diam tak bisa berkata-kata seperti terpojok.
"Kenapa Xiao Jia sekarang menjadi pandai melawan!, dan kenapa Nenek Agung hanya diam saja tanpa melakukan tindakan!" Xiao Mayleen dalam hati
"Kau pasti bingung kenapa nenek Agung hanya berdiam diri, tentu saja mulutnya sudah disuap oleh masakanku" Xiao Jia dalam hati
"Baiklah aku sudah mengambil keputusan, Xiao Mu telah berbuat hal tidak pantas kepada seorang pelayan, dia akan dihukum pukul 30 kali" ucap nenek Agung
"Nenek Agung kenapa kau malah menghukum Xiao Mu, Xiao Mu juga adalah cucumu, apakah kau begitu tega!? dan kau ingin memberinya hukuman pukul 30 kali?, itu sangat kejam!" protes Xiao Lin
"Jangan bodoh, kau adalah keturunan dari anakku, anakku begitu menjunjung tinggi keadilan, tetapi kenapa anaknya malah mendukung kesalahan, aku curiga apakah kau benar cucuku atau bukan, atau jangan-jangan ibumu yang telah mati itu berselingkuh dengan pria lain saat dia hidup" jawab Nenek Agung lalu pergi dengan yang lain
__ADS_1
Seketika Xiao Lin mematung.
"Tidak!, Nenek jangan tinggalkan aku!, bagaimana kau bisa melakukan ini semua kepada cucumu!" teriak Xiao Mu
"Kau memang sudah berubah Xiao Jia, kau sekarang berubah menjadi wanita yang licik, tapi kelicikanmu itu tidak ada apa-apanya jika berhadapan denganku!" ucap Xiao Mayleen
"Bagaimana kau bisa mengucapkan kalimat seperti itu disaat kejadian sekarang akulah yang menang" senyum Xiao Jia
"Baiklah ini adalah cambukkan terakhir, kuharap kau bisa menahannya karena kau seorang pria" seringai Xiao Jia
Xiao Jia mencambuk dengan sekuat tenaga.
"AAAAAA!!!!" teriak Xiao Mu lalu ambruk pingsan ke tanah
__ADS_1
"Bukankah kalian menginginkan sampah ini?, maka ambillah dan bawa dia secepat mungkin, kalau tidak darahnya akan mencemari Paviliunku dan membuatku sangat jijik" ucap Xiao Jia
Dengan sangat marah Xiao Mayleen dan Xiao Lin berusaha mengangkat Xiao Mu pergi.
"Nona... hiks... terima kasih karena sudah membelaku!" tangis Bao Yu memeluk Xiao Jia
"Sudahlah, kau jangan mrnangis terus, sekarang aku merasa lapar, cepatlah ganti baju dan memasak makanan yang enak" senyum Xiao Jia
"Ba, baiklah Nona, aku akan mrmasakan makanan yang enak untukmu!" Bao Yu lalu pergi masuk
"Kau sangat hebat Nona, bisa membungkam mereka semua!, tadi adalah pertunjukkan yang sangat seru, tapi aku ingin menanyakan sesuatu, apakah betul kau merekam saat kejadian Bao Yu di lecehkan?, bukankah saat itu kau mengobrol bersamaku?" tanya Hamster
"Tentu saja aku tidak merekamnya, itu adalah taktik untuk mengecoh mereka, mereka itu seperti tikus selokan, jika bukti yang kuat ada yang membuat mereka takut, maka mereka akan lari ke lubang" jawab Xiao Jia
__ADS_1
"Memang Nonaku yang terhebat!" puji Hamster
"Baiklah saat ini aku sedang lapar, aku akan masuk dan memakan sesuatu yang dibuat Bao Yu, saat aku mencoba masakannya, masakannya tak kalah enak dengan masakan Prancis, mungkin kalau dia sekarang hidup di dunia modern dia akan menjadi koki terkenal Cina" Xiao Jia