
Kini di bawah sinar bulam yang menembus jendela, Xiao Jia sedang duduk bersantai sambil menikmati cuaca.
"Cuaca dan aroma taman diluar sangat bagus, bagaimana kalau kita turun dan menikmatinya, kupikir akan ada bangku taman disana" Xiao Jia
"ide yang sangat bagus Nona" pelayan pribadi bernama Nomu
...*****...
Di tamam itu terdapat bunga mawar dan bunga krisan yang masih kuncup dan takkan pernah mekar dengan sempurna, karena yang memancarkan sinar kepada mereka adalah sinar bulan, bukannya sinar matahari.
"Udara disini sangat amat sejuk, diterangi sinar bulan yang takkan pernah terganti dengan matahari" gumam Xiao Jia
Tiba-tiba tanpa sadar dua pengawal lewat dan tak sadar membicarakan tentang pangeran vampir wilayah utara bernama pangeran Gong Ling sang tunangan Ning Shang, mereka sudah dijodohkan saat masih kecil,
"ah, ma, maaf telah mengabaikan Nona Xiao Jia" gemetar dua pelayan itu
__ADS_1
"Dasar tidak sopan, apakah kalian sebagai pengawal yang menjaga keluarga Huerano tidak memiliki etika bahwa seseorang tidak boleh bergosip pada saat bekerja!" Nomu tiba-tiba mengeluarkan taringnya
"Ma, maaf...." gemetar kedua pengawal
"Tunggu Nomu, aku ing8n menanyakan sesuatu kepada kalian, tentu saja jika kalian memberitahuku semuanya, masalah ini tidak akan kulaporkan kepada Ayah, jadi ada berita apa sampai kalian sangat asyik bergosip tanpa memperdulikanku" senyum Xiao Jia
"Maaf kepada Nona, kami mendapat perintah dari prajurit inti bahwa pangeran Gong Ling dari wilayah utara akan datang kemari untuk mengunjungi Nona Ning Shang, maka dari itu kami ditugaskan untuk mrnjaga jalan agar mencegah sesuatu yang tidak diinginkan saat pangeran dalam perjalanan kemari" jawab kedua pengawal itu
Xiao Jia mengayunkan tangan kirinya.
"Haha ini sangat fantastis, kesempatan ini tentu saja harus kumanfaatkan, di kehidupan masa lalu, ketika pangeran Gong Lin datang dia selalu membuatku sial dan tidak nyaman bersama Ning Shang
Tujuannya kemari adalah untuk menjenguk Ning Shang yang tunangannya, jika dia tidak diperintah oleh raja vampir dari wilayah utara yaitu ayahnya, pasti dia sangat tidak mau datang kesini.
Sebenarnya sangat disayangkan si bodoh itu yang akan naik tahta setelahnya dan bukan putra keduanya yaitu Lu Zhen yang mewarisi tahta, karena dalam persyaratan wilayah utara, anak pertama yang akan menduduki tahta setelah kematian ayahnya.
__ADS_1
Padahal disini, di semua bidang, pangeran Lu Zhen lah yang lebih unggul dari Gong Ling, dan dia juga lebih tampan dalam aspek wajah" jelas Xiao Jia
"Sekarang apa yang harus kita lakukan putri, apakah kita akan menangkap dan mengurungnya?" tanya Hamster kecil
"Itu terlalu mudah, dia sudah pernah mempermalukanku pada saat pesta perjamuan, sekarang mari kita buat hal yang sama tapi lebih extream" seringai Xiao Jia
...*****...
Di sebuah batas wilayah pasti memiliki tanda perbatasan, kini di dalam kereta yang beradakan pangeran Gong Ling, Lu Zhen dan dua pengawal tak berkaa sepeatah apapun.
"Yaampun kenapa harus ada matahari!?, aku tidak suka dengan terang!" marah Gong Lin
"Sabarlah pangeran Gong Ling, kereta kita hanya sebentar melewati perbatasan manusia, beberapa lama lagi kita akan keluar dari jalan ini" tenang pengswal
"Aku sudah kepanasan seperti ini kau malah bicara!, kau hanya pengawal rendahan, bagaimana kau bisa bicara seperti tak ada masalah!?" marah Gong Ling membuat kedua pengawal gemetar
__ADS_1