
"Aku sudah kepanasan seperti ini kau malah bicara!, kau hanya pengawal rendahan, bagaimana kau bisa bicara seperti tak ada masalah!?" marah Gong Ling membuat kedua pengawal gemetar
"Hari ini adalah hari yang cerah, bagaimana bisa ayah menyuruhku ke kerajaan Huerano untuk menemui wanita payah itu, seharusnya di hari yang cerah ini aku menikmati bunga-bunga yang indah, aku adalah pria yang seindah mawar!, dengan diriku yang menumpaki kereta kuda ini maka cahayaku akan lebih terpancar dan mata semua gadis di kerajaan Huerano akan terpesona kepadaku" narsis Gong Ling
...*****...
Kini di kamar Xiao Jia, dia sedang menulis surat dengan pena bulu burung merpati putih.
"Nona, apakah anda sedang menulis surat?, surat ini diperuntukkan untuk siapa?" tanya Hamster Kecil
"Tentu saja untuk sang 'Mawar Pertama', hehe..." jawab Xiao Jia
"Mawar pertama?, apakah itu adalah Ning Shang?" tanya Hamster Kecil
__ADS_1
"Tentu saja bukan, ada gosip tersebar bahwa pangeran Gong Ling sudah mempunyai istri yang sudah dirahasiakannya selama ini pernah menyebar beberapa tahun lalu, tapi gosip tiba-tiba menghilang dengan sendirinya, tentu saja itu perbuatannya sendiri supaya kedok keduanya tidak terbuka" jelas Xiao Jiu
"Di kerajaan utara ada syarat bahwa sang pangeran atau pewaris tahta tidak boleh menikahi gadis biasa atau rakyat jelata karena itu akan menurunkan derajatnya dan tak akan bisa menjadi pewaris utama, kebetulan saat dia diperintahkan oleh raja utara untuk mengurus suatu hal di desa terpencil di kerajaan utara dia terpikat oleh seorang gadis dan terjadilah insiden
Gong Ling meniduri gadis itu dan mereka saling jayuh cinta, mereka menikah tanpa diketahui oleh yang mulia kerajaan utara, membuat cerita itu masih tertutup rapat, sekarang yang mulia raja utara ingin menikahkan Gong Ling dengan Ning Shang, walaupun mereka telah bertunangan sejak kecil, jadi tetap saja yang mendapat fisnish adalah wanita lain, jika aku menuliskan surat ini dan mengirimkannya kepada 'Mawar Pertama', bagaimana nasib mereka berdua, apakah mereka akan terbakar seperti kertas tipis" seringai Xiao Jia
"Wow!, kau sangat hebat Nona, sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui, kau memang sangat jenius!" puji Hamster Kecil
Xiao Jia menggulung surat itu dan mengikatkannya kepada kaki merpati, dan menerbangkan merpati itu.
"Nona, pangeran Gong Ling telah sampai dan dia sedang dituntun di kamarnya, untuk itu tuan menyiapkan pesta penyambutan malam ini, apakah anda akan memilih gaun di ruangan para Nona?" tanya Nomu
"Bukan sekarang, aku akan memilihnya sebentar lagi, keluarlah, aku ingin sendiri dahulu" Xiao Jia
__ADS_1
"Sesuai perintah anda" Nomu keluar menutup pintu
...*****...
Kini di mansion mewah milik Gong Ling.
"Tempat ini bisa terbilang lumayan, Semua benda yang berada disini sangat dan terlihat mahal, sangat cocok untuk pangeran tampan sepertiku" Gong Ling
Tiba-tiba pintu terbuka dan terlihat Ning Shang yang sangat senang dan sudah berdandan cantik.
"Pangeran, apakah kau berkunjung karena aku?" senang Ning Shang
"Haha, tentu saja itu benar, saat di kerajaan utara aku terus memikirkanmu sayang, apakah kau juga berpikir begitu terhadapku" Gong Ling
__ADS_1
"Tentu saja aku juga berpikir begitu, tapi.... hiks" tangis Ning Shang
"Kenapa kau menangis?, apakah seseorang melukaimu!, bilang saja kepadaku dan aku akan menghukumnya!" marah Gong Ling