Balas Dendam Sang Putri Antar Dimensi

Balas Dendam Sang Putri Antar Dimensi
Episode 18 (Putri Angkat Yang Tertindas)


__ADS_3

Tengah Malam tiba tapi Xiao Jia masih belum menutup matanya dan masih berkaca di cermin rias.


"Nona apakah kau sesuka itu dengan wajahmu yang sekarang dan melupakan wajahmu yang dulu sehingga kau terus-menerus duduk di bangku riasmu dan tak tidur malam ini?" Hamster


"Haha, apa yang kau katakan Hamster kecil, aku hanya sedang menunggu tamu, untuk itu aku akan menyalakan dupa" Xiao Jia mengambil tempat dupa dan memberikan serbuk obat tidur kedalamnya


"Apakah itu serbuk obat tidur?, Nona apa yang ingin anda lakukan malam-malam begini?" tanya Hamster


"Sekarang adalah waktunya untuk menyebar 'Kesalahan' ini kepada Xiao Nuwa yang sedang mengurung diri dikamar akibat kekasihnya direbut oleh kakaknya, aku yakin sekarang dia sangat ingin membunuhnya, bagaimana kalau kita lakukan saja sekarang?" Xiao Jia


"No, Nona jangan bilang kau akan membunuh Xiao Mayleen!?" kaget Hamster


"Bukan hanya Xiao Mayleen, ketiga bersaudara itu akan kubunuh tanpa menyentuh mereka" seringai Xiao Jia


"No, Nona apakah kau tidak begitu kejam kepada mereka, aku pikir bagaimana kalau kita memberikan Xiao Nuwa kesempatan, selama kau berada di tubuh ini dia tak sekalipun melancarkan aksi liciknya kepadamu" Hamster


"Jangan bodoh, dari semua bersaudara dialah yang paling kejam kepada Xiao Jia asli, dia pernah menyeret rambut Xiao Jia asli keliling kota sampai Xiao Jia hampir mati, itu hanya gara-gara Xiao Jia asli sedikit menyenggol bajunya" Xiao Jia


"Dan pada saat itu tak ada yang membantu Xiao Jia asli sama sekali, sekarang bagaimana kalian akan bergerak, maka aku selalu tahu" Xiao Jia

__ADS_1


"Nona memang sangat cerdas!, tapi kapan tamu yang kau tunggu datang Nona?" Hamster


"Sekarang dia sudah datang, mari kita tidur" Xiao Jia meniup lilin disamping tempat tidurnya


"Apa?, kenapa kita harus tidur?" tanya Hamster


"Tentu saja untuk menjebak kecoa" jawab Xiao Jia


...*****...


Di saat yang sama di luar Paviliun Xiao Jia terlihat Xiao Lin yang mengendap-endap dengan memegang belati di tangan kanannya.


Sekarang dia sudah berada di dalam kamar Xiao Jia, terlihat disitu Xiao Jia yang sedang terbaring tidur dengan nyenyak.


"Apakah sekarang kau sedang bermimpin menjadi ratu?, maka buatlah itu hanya menjadi mimpi, sekarang hidupmu ada ditanganku, dengan sekali tusukan maka berakhirlah sudah!" gumam Xiao Lin


"Ta, tapi... ke kenapa kepalaku menjadi pusing... aku..." Xiao Lin


BRUK!

__ADS_1


Xiao Lin ambruk dan pingsan dilantai.


Perlahan Xiao Jia membuka matanya dan menyalakan lilin kembali.


"Aku tidak percaya ternyata Xiao Lin ingin membunuhmu dengan cara orang pengecut!" marah Hamster


"Efek dupa tidur itu hanya bertahan selama beberapa menit, tapi itu sudah cukup untuk membuat dua banteng beradu domba, Hamster kecil kau angkat dia ke ranjang" perintah Xiao Jia


"Apa!?, kenapa harus aku Nona, aku hanya Hamster dengan tubuh kecil, bagaimana aku bisa mengangkat manusia!?" Hamster


"Aku hitung sampai tiga, jika tidak maka aku akan memukul pantatmu dengan panci" ancam Xiao Jia


"Ba, baiklah Nona" pasrah Hamster


Xiao Lin pun tertidur di ranjang Xiao Jia dengan keadaan tertutup selimut.


"Sekarang apa yang akan kita lakukan Nona?" tanya Hamster


"Kita akan melarikan diri untuk melihat pertunjukkan bagus berjudul 'Kedua Saudara Saling Beradu' di atas atap" jawab Xiao Jia

__ADS_1


__ADS_2