Balas Dendam Sang Putri Antar Dimensi

Balas Dendam Sang Putri Antar Dimensi
Episode 5 (Putri Angkat Yang Tertindas)


__ADS_3

"Baiklah, aku akan membayarnya!, ini ambillah!" Xiao Lin melemparkan kantung berisi uang kepada Xiao Jia


"Terima kasih atas uang yang kau berikan kakak ketiga" senyum Xiao Jia


"Mana penangkalnya!, cepat berikan itu kepadaku!" teriak Xiao Lin


"Hmm... aku rasa itu bisa menunggu sebentar kakak ketiga, pertunjukkan ini amat sangat bagus, aku tidak mau menghancurkannya" jawab Xiao Jia


"Dasar kau penipu!, beraninya kau mempermainkanku!" Xiao Lin kelabakan


Beberapa menitpun berlalu.


Xiao Lin sekarang jatuh kelantai dengan bentuk tubuhnya yang mengerikan.


"Tolong... berikan.. penangkalnya, atau wajahku... akan rusak.." Xiao Lin merintih


"Hoam!, aku merasa mengantuk sekarang, dan pertunjukkannya sudah membosankan, ini ambillah" Xiao Jia melemparkan Pil ke mulut Xiao Lin


Seketika para tawon merah beracun terbang pergi dan Xiao Lin tersungkur pingsan.


"Yaampun dia malah pingsan, membuat beban hidupku bertambah saja, sebelum memanggil pengawal untuk mengangkatnya, tukarkan kristal perekam yang ia bawa dengan kristal perekam kosong" ucap Xiao Jia

__ADS_1


"Sesuai perintahmu Nona" jawab Sistem


...*****...


Malamnya di Paviliun Air Merah milik Xiao Lin, pintu paviliunnya terbuka dan terlihat Mayleen dengan membawa tabib.


"Ka, kakak kedua..." rintih Xiao Lin kesakitan


Melihat bentuk Xiao Lin, Mayleen merasa takut dan menjauh.


"Bagaimana kau bisa menjadi seperti ini, apakah ini karena seseorang?" tanya Mayleen


"Benar, ini semua karena Xiao Jia si ******* itu!, dia menjebakku dengan air yang sudah dicampur dengan herbal yang daoat membuat lebah merah beracun tertarik dan mengerubuniku!" jawab Xiao Lin


"Ini bukan kesalahanku kakak kedua, sekarang dia menjadi orang yang sangat ganas dan licik, berbeda dengan yang dulu!" Xiao Lin


"Huh! bagaimana mungkin, ulat-akan menjadi ulat, kecuali dia harus menjadi kepompong" ucap Mayleen


...*****...


Pagi buta pun tiba dan mata Xiao Jia tiba-tiba terbuka lebar.

__ADS_1


"Sial, semalaman tidurku tidak nyenyak karena kasur kayu ini, bagaimana bisa gadis ini selama ini tidur disini, kurasa kalau aku terus tidur di kasur kayu ini maka aku akan mati dengan perlahan" Xiao Jia


"Karena sekarang sudah hampir pagi bagaimana kalau kita membuat makanan yang mewah dan enak, tapi dimana aku harus mencari bahan-bahannya..... dapur keluarga, pasti disana terdapat banyak sekali" Xiao Jia


Dengan langit yang masih gelap Yan Xin menyelinap dan mengambil semua bahan-bahan yang ada disitu tanpa tersisa dan kembali lagi ke paviliun daun Hitam.


"Hm.. sudah kuduga banyak sekali sayuran dan daging disana, bisa dibilang semua bahan-bahan yang kubawa ini adalah jatah makananku selama aku kelaparan disini, jadi sekarang sudah impas?, tentu belum, aku harus membuat kalian merasakannya juga" seringai Yan Xin


Pagi pun tiba dengan langit yang cerah, kini Bao Yu keluar dari kamarnya dengan tergesa-gesa.


"Bagaimana ini, aku harus cepat-cepat menemukan makanan untuk Nona, bagaimana jika Nona kelaparan, aku tidak tega melihatnya!" ucap Bao Yu


Tiba-tiba Bao Yu mencium aroma yang sangat harum dan enak dari kamar makan, mengantarnya menju aroma itu.


"Wah apakah kau mencium wanginya dan sampai kemari?, kalau benar begitu kau pasti sudah sangat lapar, bagaimana kalau kita makan bersama?" senyum Xiao Jia


"No, Nona... a, apa ini, bagaimana bisa ada banyak makanan yang enak disini, apakah anda yang memasaknya, bagaimana bisa anda memasaknya Nona... hiks" Bao Yu menangis


"Hei kenapa kau malah menangis, apakah kau tidak menghargai makanan yang kumasak, kalau begitu aku akan menjadi sangat sedih" Xiao Jia


"Bukan Nona, aku sangat menghargainya... tapi... dimana anda mendapatkan uang untuk membeli bahan-bahannya...hiks" Bao Yu

__ADS_1


"Jangan pikirkan soal yang tidak penting seperti itu, ayo sekarang kita berpesta!" Xiao Jia


"Iya!, ayo kita berpesta!" senang Bao Yu


__ADS_2