Balas Dendam Sang Putri Antar Dimensi

Balas Dendam Sang Putri Antar Dimensi
Episode 24 (Sang Bunga Asli)


__ADS_3

"Hoho... jadi ayah bahkan sangat niat sekali untuk memberikan pengawal pribadi kepadanya, aku tidak peduli tentang kau, adikku ini harus diberi hukuman agar tidak sebarangan menyentuh barang orang lain" sambung Xiao Jia


Tiba-tiba pengawal pribadi itu melangkah dan melindungi Ning Shang.


"Tidak akan kubiarkan anda menyakiti Nona Ning Shang dengan begitu kejam" Muyan


"Hoho... tenyata anjing pesuruh ini sangat gigih, baiklah jika kau tidak minggir maka akan kuhukum kau bersamanya" senyum Xiao Jia


"Ambilkan cambuk dari besi" perintah Xiao Jia menyuruh pelayan


"A, apa..." gemetar pelayan


"Jangan membuatku mengulanginya dua kali!" marah Xiao Jia


Pelayan itu langsung pergi dan mengambil cambuk yang disebutkan Xiao Jia.

__ADS_1


"Tolong jangan Nona, saya hanya memperingatkan anda untuk tidak gegabah dalam menghukum seseorang, atau seseorang itu akan membalas anda dengan yang lebih pedih" ucap Muyan


"Kau bercerita tentang rubah yang bersembunyi di balik tubuhmu itu?, maka biarlah dia membalas dendam, walaupun ulat telah menjadi kupu-kupu, maka tidak menjamin kupu-kupu itu bisa terbang" senyum Xiao Jia


...*****...


Gosip tentang Xiao Jia yang telah berubah menjadi ganas dan telah mencambuk Ning Shang dan pengawalnya telah tersebar di kediaman Huerano.


Maka dari itu Image buruk Xiao Jia tersebar dengan sangat cepat ke telinga kepala keluarga Huerano.


"Katakan kepadaku, hal apa yang membuatmu marah sampai-sampai kau melukai anakku Ning Shang dengan begitu kejam" dingin kepala keluarga


"Dia tinggal di mansion pribadiku, dan juga dia sudah sangat lancang dengan mengatur barang-barang dan benda yang ada disana, tentu saja aku sangat marah dan hanya menghukumnya dengan hukuman kecil" Xiao Jia tak kalah dingin


"Kau bilang hukuman kecil?, lihatlah tubuh anakku itu, dimana-mana terdapat bekas cambukan dan lebam apakah kau tak memikirkan masa depannya!" sambung kepala keluarga

__ADS_1


"Masa depannya?, untuk apa aku memikirkan masa depannya, aku bukanlah orang tuanya, adik?, aku sekarang merasa sangat jijik dengan menyebutnya adik" jawab Xiao Jia


"Beraninya kau berkata seperti itu kepada ayahmu sendiri apakah kau tidak tahu, kekuatan Ning Shang sudah jauh berada di atas darimu yang tidak punya kekuatan apapun, dia akan menjadi pelindung keluarga ini!, bagaimana bisa kau bersikap lancang kepadanya!" ucap kepala keluarga


"Hiks... ayah, tolong jangan meninggikan suara anda, aku takut kakak akan marah kepadamu dan membencimu... hiks, ini hanya luka kecil, sungguh tak apa" tangis Ning Shang menyedihkan


"Anakku yang tercantik jangan berkata begitu, walaupun kau berkata seperti itu, Xiao Jia harus diberi pelajaran baru dia bisa menjadi dewasa" kepala keluarga


"Menjadi pelindung keluarga ini?, heh, apakah anda bercanda, dia bahkan tidak melawan saat saya mencambukinya, bagaimana bisa dia menjadi pelindung keluarga, dan untuk kekuatan aku tidak memperdulikan soal itu, untuk apa mempunyai kekuatan jika dia tidak bisa melawan" ucap Xiao Jia


"Dia tidak melawanmu karena kau adalah kakaknya!" kepala keluarga


"Dia tidak bisa berlindung dibalik kata itu, itu berarti dia sangat lemah, jika kekuatan itu ada padaku, maka aku sekarang juga akan melawan anda dan menjadi kepala keluarga" senyum Xiao Jia, berbalik badan lalu pergi


"Xiao Jia dasar jal*ng!, kenapa dia sekarang sangat amat berani, dia juga berani membantah ayah!" Ning Shang dalam hati

__ADS_1


__ADS_2