Bangkitnya Sang Penguasa

Bangkitnya Sang Penguasa
memberi pelajaran


__ADS_3

"Hei kamu mau kemana cepat berhenti!"Pekik Tuan Whu sedikit khawatir dan juga sangat marah meskipun dia berhak untuk memecat Kim Zuan namun dirinya bukanlah satu-satunya bos diperusahaan,memang tidak pantas jika dirinya langsung memecat Kim Zuan yang tidak melakukan kesalahan apapun apalagi melanggar aturan dan peraturan perusahaan begitu saja kalau Xia Meilan sampai tahu maka itu tidak baik bagi dirinya.


"Tunjukan padaku prosedur masuk milikmu"kata Tuan Whu menahan amarahnya lalu mengambil prosedur masuk milik Kim Zuan dan memeriksanya sambil diam-diam memikirkan cara untuk membalas sekretaris baru itu sebab baginya Kim Zuan tidak hanya merusak rencananya,akan tetapi juga menentangnya Jika ia tidak memberikan pelajaran bagaimana ia bisa meredakan amarahnya.


"Kamu sekretaris presiden kan bawakan aku kopi!"Titah Tuan Whu kemudian ia mengambil gelas kopi diatas mejanya dan menyerahkannya pada Kim Zuan.


"Tuan biar saya bantu"ucap Yun Yi.


Diam-diam ia melemparkan pandangan terimakasih dan ia merasa bersyukur pada Kim Zuan sehingga ia berinisiatif membantunya.


"Tidak perlu biarkan saja dia yang mengerjakannya"Balas Tuan Whu dengan dingin.


Menyajikan minuman dan menjalankan tugas memang sudah menjadi kewajibannya sebagai sekretaris sehingga Kim Zuan tidak menolak dan mengulurkan tangannya ke arah Tuan Whu untuk mengambil gelas.


Namun sayangnya sebelum Kim Zuan bisa menyentuh gelas tersebut terlepas dari genggaman tangan Tuan Whu.

__ADS_1


"PRANGGG"


Gelas tersebut jatuh hancur berkeping-keping dengan bunyi yang nyaring.


"Dasar tidak berguna bahkan memegang gelas saja kamu tidak becus,dasar sampah sebenarnya apa yang bisa kamu lakukan?"Marah Tuan Whu sembari melayangkan pukulan ke wajah Kim Zuan


"PLAKK"


Karena tidak siap Kim Zuan terkena tamparan dari Tuan Whu hingga meninggalkan bekas di pipinya yang terasa berdenyut,Kim Zuan menutupi wajahnya dan sangat marah didalam hatinya ia tahu Tuan Whu pasti sengaja melakukannya.


"Tunggu apalagi cepat bersihkan dan pungut pecahan gelasnya"bentak Tuan Whu.


Kim Zuan memaksakan dirinya dan menahan amarahnya ia berjongkok untuk memunguti pecahan gelas tersebut.


"Mau melawanku kamu hanya anak kemarin sore"ucap Tuan Whu didalam hati ia tersenyum sinis lalu sekuat tenaga ia menginjak tangan Kim Zuan tepat di serpihan pecahan gelas sehingga rasa sakit yang menusuk merobek tangan nya mengenai telapak tangannya membuat darah terus mengalir.

__ADS_1


Kim Zuan menarik nafasnya dan segera menarik tangannya yang bagaikan tersengat listrik,Namun sayangnya karena gerakan Kim Zuan yang tiba-tiba saat Tuan Whu menginjak tangan Kim Zuan dirinya justru terpeleset hingga jatuh tersungkur.


"Brengsek,kamu cari mati ya"Tuan Whu jadi marah dan mengarahkan rokok ditangannya kewajah Kim Zuan.


Melihat hal itu Kim Zuan cukup terkejut hingga refleks mengangkat tangannya untuk menghalangi akan tetapi puntung rokok tersebut mengenai tangannya yang terluka,rasa panas yang membakar dan sakit yang berdenyut ditelapak tangannya membuat Kim Zuan hampir melompat ,dan secara tidak sengaja ia mengibaskan tangannya hingga mengenai tubuh Tuan Whu.


"BRUKK"


Tubuh gemuk Tuan Whu terjatuh mengenai meja dibelakangnya hingga meja tersebut hancur berkeping-keping seteguk darah keluar dari mulut Tuan Whu,sepertinya ia mengalami patah tulang ada rasa sakit yang menjalar kedadanya hingga ia merasa sesak,kemungkinan ada dua atau tiga tulang rusuknya yang patah.


Menyaksikan apa yang terjadi Kim Zuan tercengang"Kapan aku jadi sekuat ini?"ia melihat kembali kepalan tinjunya ia merasa tidak percaya.


Pukulannya tidak hanya membuat Tuan Whu terjatuh namun juga menyebabkan pria tersebut memuntahkan seteguk darah hingga terlihat kesakitan"Ini apa yang terjadi mungkinkah...?"Jantung Kim Zuan berdetak kencang segera ia ingat kemarin dia melakukan kultivasi samar-samar ia menyadari jika kekuatannya meningkat tanpa bisa dijelaskan .


Dia tidak menyangka jika kultivasinya yang masih diranah awal pengumpulan bisa begitu kuat,"Bukankah aku bisa menjadi lebih kuat kelak jika tingkat kultivasinya meningkat?" Kim Zuan sangat gembira.

__ADS_1


__ADS_2