
"Jangan khawatir aku tidak akan mengecewakan mu"
Kim Zuan senang luar biasa nada bicara Xia Meilan terdengar lembut dan selama Xia Meilan tidak marah yang lainnya tidak penting baginya.
"Bagus"
Xia Meilan melirik kim Zuan dan melihat tangannya yang terluka dia bertanya dengan khawatir"Omong-omong bagaimana luka ditanganmu,ada klinik khusus diperusahaan apakah mau kuantar kesana?".
Kim Zuan terlihat ragu-ragu sejenak luka ditangannya hanyalah beberapa luka kecil yang tidak terlalu dalam,tapi dia memang harus pergi ke klinik untuk membersihkan luka serta mendisinfeksi lukanya agar tidak infeksi.
"Meilan saya tahu saat ini kamu sedang banyak pekerjaan yang harus diselesaikan biar aku yang mengantar Kim Zuan ke klinik untuk membalut lukanya"Huang Yiyin mengajukan diri.
"Kamu "
Xia Meilan memandang curiga kepada Huang Yiyin kalau dia tidak salah ingat Huang Yiyin sepertinya tidak tertarik dengan Kim Zuan setelah apa yang terjadi ditempat parkir,selain itu Huang Yiyin selama ini terkenal pemarah dan juga selalu mengabaikan laki-laki.
__ADS_1
Sekarang ia mengajukan diri untuk mengantar Kim Zuan ke klinik hal ini adalah momen yang benar-benar langka.
"Saya baru saja termakan omongan Tuan Whu sehingga salah paham pada Kim Zuan jadi sebagai permintaan maaf saya akan mengantarnya ke klinik"ucap Huang Yi.
"Kalau begitu antarlah"Balas Xia Meilan tersenyum dan sama sekali tidak peduli.
Setelah membersihkan dan membalut lukanya Kim Zuan kembali kekantor presiden,saat itu ia melihat Tuan Whu dan juga Lei Yan mengundurkan diri sedangkan para penjaga keamanan yang lainnya tetap berada diperusahaan sebab mereka hanya menjalankan perintah Tuan Whu.
Pada akhirnya departemen ADM hanya memberikan mereka surat peringatan dan memberi mereka masing-masing nilai yang buruk sebagai pengingat untuk yang lain.
Disaat sore hari Xia Meilan menugaskan seorang eksekutif baru berusia sekitar Empat puluh tahun bernama Zen Wei untuk mengontrol keseluruhan situasi,mulai sekarang pria tersebut yang akan bertugas menjadi direktur dikantor presiden.
Zizi sudah bekerja diperusahaan selama 2 tahun dia mengenakan baju bernuansa coklat serta kacamata tanpa bingkai yang membuatnya terlihat cerdas dan cakap di usianya yang menginjak angka tiga puluh tahun.
"Zizi tolong kamu ajarkan beberapa hal dasar kepada Kim Zuan"Titah Zen Wei sehingga Kim Zuan bisa mendapatkan bimbingan dan belajar dari Han Zizi.
__ADS_1
Dibawah bimbingan Han Zizi Kim Zuan belajar dengan giat sore itu berlalu tanpa disadari,setelah selesai bekerja Kim Zuan memikirkan wajah Cantik Xia Meilan sehingga ia merasa senang dan bersenandung ria sambil menuju tempat parkir.
"Tuan Zuan tolong tunggu sebentar"Sebuah suara tiba-tiba menghentikan langkahnya.
"Nona Yun ada apa?"
Kim Zuan mengerutkan kening terlihat tidak senang,dia tidak menyukainya karena apa yang telah perempuan itu lakukan padanya.
"Maafkan saya kejadian tadi adalah kesalahan saya,saya benar-benar minta maaf"Yun Yi membungkukan badan nya dalam-dalam.
"Tidak perlu kamu sudah meminta maaf tadi dikantor"Ujar Kim Zuan lirih.
"Saya tahu tapi saya berharap anda benar-benar memaafkan saya"ucap Yun Yi dan tanpa sadar mengigit bibirnya sepanjang sore hatinya kacau serta berfikir bagaimana agar Kim Zuan mau memaafkannya jika tidak ia merasa tidak tenang.
"Semua sudah berlalu tidak ada yang perlu dimaafkan"balas Kim Zuan ia merasa terhibur dia bukan orang suci hal seperti itu sulit untuk diikhlaskan apalagi memaafkan tidak peduli siapa yang terlibat .
__ADS_1
Yun Yi menggertakan giginya dan berlutut cukup keras didepan Kim Zuan sehingga membuatnya terkejut ia segera membantu nona Yun untuk bangkit "Nona Yun apa yang sedang kamu lakukan ,cepat bangun?"
"Tuan Zuan tolong dengarkan saya ayah saya menghilang sejak saya masih kecil sehingga membuat ibu saya bekerja keras untuk membesarkan saya dan juga adik saya namun beberapa bulan yang lalu ibu saya jatuh sakit karena penyakit komplikasi dan harus dirawat dirumah sakit,sehingga setiap bulan membutuhkan biaya yang tidak sedikit sedangkan adik saya baru saja diterima di universitas jadi pekerjaan ini sangat penting bagi saya,saya takut kehilangan pekerjaan dan sempat kebingunga sebelum akhirnya saya memutuskan membantu Tuan Whu untuk memfitnah anda saya tahu saya salah tapi saya tidak bermaksut begitu tolong berikan saya kesempatan dan bisakah anda memaafkan saya kali ini saja?"