
"Apakah kau benar-benar berkata jujur? "Tanya Kim Zuan menatap dingin ke arah Wei Dao
...Wei Dao merasa tertekan tapi dia berusaha memberanikan diri menatap mata Kim Zuan, melihat hal tersebut amarah Kim Zuan sedikit mereda ,dia juga bisa melihat ketulusan hati Wei dao sehingga yakin jika dia tidak berbohong lalu Kim Zuan berkata...
"Baiklah karena kamu tampak tulus maka aku akan memberikan mu satu kesempatan terakhir kau jangan mengulanginya lagi"
"Tuan Zuan saya berjanji setelah kembali saya akan mendisiplinkan anak buah saya dan menyingkirkan mereka yang bertindak kurang ajar, terimakasih atas kesempatan yang anda berikan.saya juga berjanji tidak akan mengulangi kesalahan saya"Ucap Wei Dao setelah mendengar ucapan Kim Zuan hatinya merasa sedikit lega.
"Baiklah kau boleh bangun "kata Kim Zuan nada bicaranya berubah menjadi lebih lembut.
"Iya baik terimakasih Tuan Zuan"
Wei Dao langsung berdiri begitu mendapatkan pengampunan dari Kim Zuan.
"Wei Dao aku membutuhkan bantuanmu ini adalah temanku Yun Yi untuk seterusnya aku ingin kau membantuku untuk menjaganya dan juga keluarga nya jangan biarkan mereka ditindas oleh berandal manapun "Pinta Kim Zuan.
Dia tahu wilayah ini merupakan daerah kekuasaan Wei Dao jika dia mau membantu nya maka keluarga Yun Yi tidak akan lagi mendapatkan masalah keamanan.
"Tidak masalah Tuan Zuan tidak usah khawatir serahkan masalah ini padaku ,saya berjanji tidak akan mengecewakan anda"Ujar Wei Dao tanpa berpikir dua kali.
"Baiklah jika tidak ada hal lain lagi kau boleh pergi "Ucap Kim Zuan.
Setelah mendapatkan perintah dari Kim Zuan Wei Dao membawa anak buahnya untuk segera pergi menjauh, melihat hal tersebut Yun Yi dan yang lainnya merasa tenang.
"Kim Zuan siapa kamu sebenarnya? "Wen Wen bertanya sambil melihat Kim Zuan ia seakan melihat orang asing.
"Aku ya aku ,memangnya si"Jawab Kim Zuan sembari mengangkat bahunya
__ADS_1
"Baru satu bulan sejak terakhir aku melihat mu bagaimana bisa kau menjadi sangat hebat? "Wen Wen masih tampak ragu
"Setiap orang pasti akan berubah lagipula bukankah waktu satu bulan cukup lama dan kita tidak pernah bertemu "Kata Kim Zuan tersenyum .
Wen wen tersipu dan, teringat ketidakramahan nya pada Kim Zuan,lalu berkata dengan tulus "Zuan maafkan aku tadi aku sempat beberapa kali berkata dan bertindak kasar padamu,tolong jangan dimasukan ke hati "
"Tidak apa-apa lagipula kau adalah saudara sepupu Yun Yi dan kita pernah menjadi rekan kerja masalah sekecil ini tidak perlu dibahas"Ucap Kim Zuan
"Kamu masih saja penyabar dan sebaik dulu "
ujar Wen Wen dia menghela nafas dan berfikir kemungkinan Kim Zuan sudah hebat sedari dulu hanya saja semua orang mengagap nya pecundang yang lemah sehingga tidak ada yang menyadari kehebatan nya.
"Zuan terimakasih kamu telah menolong kami lagi"Ucap Nyonya Yi Sha disertai anggukan kepala oleh Yun Yi dan juga Yun Wu yang juga berterimakasih.
"Bibi Yi jangan terlalu bersikap formal aku dan Yun Yi adalah rekan kerja sudah sepantasnya saling membantu "Kata Kim Zuan
"Ibu sudah cukup bicara nya Zuan belum selesai makan ayo kita kembali kedalam kakak Wen, kakak Zen kalian berdua juga harus ikut makan "Ajak Yun Yi.
Sesampainya dimeja makan ternyata makanannya sudah dingin sehingga Yun Yi menghangatkan nya kembali ,setelah itu mereka makan, mengobrol dan bercanda bersama,setelahnya Kim Zuan pun berpamitan untuk pulang tidak lupa ia berterimakasih atas jamuan makan siang dari Yun Yi dan keluarga nya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Beberapa hari berlalu setelahnya Xia Meilan masih sibuk dengan proposal kerjasama dengan perusahaan Wangzi,sedangkan Kim Zuan seperti biasa ia berangkat dan pulang kerja tepat waktu serta mempelajari dasar-dasar menjadi sekretaris dan ia sudah mahir sehingga kehidupan yang tenang ini cukup membosankan baginya.
Pagi itu Huang Yiyin tiba diperusahaan seperti biasanya "Kim Zuan kamu telah belajar bersama nona Zizi dan telah berhasil mulai sekarang kamu akan pindah kekantor saya untuk mendapatkan arahan langsung dariku"ucap Huang Yiyin dengan nada datar.
"Baiklah "Jawab Kim Zuan sembari mengaggukan kepala lalu mengemasi barang nya dan pergi bersama Huang Yiyin.
__ADS_1
Melihat keduanya pergi bersama beberapa rekan kerja saling berpandangan dan merasa heran karena seharusnya Kim Zuan tetap berada dikantor yang sama bersama Yun Yi dan juga Han Zizi, rasanya janggal jika mereka menghabiskan waktu berdua saja diruang kerja.Akan tetapi setelah mengingat rumor yang beredar mengenai hubungan kedua nya mereka hanya bisa merasa iri dengan keberuntungan Kim Zuan.
"Brengsek Huang Yiyin jelas-jelas mengatakan mereka tidak memiliki hubungan apapun ,sekarang mereka justru pindah kekantor yang sama agar bisa tetap dekat bagaimana mungkin aku mempercayai ucapannya "Mo han mengamuk didalam kantor nya setelah mendengar kabar tersebut dan membanting cangkir hingga pecah berkeping-keping diatas lantai.
Beberapa hari yang lalu dia telah kalah taruhan bersama Kim Zuan mengenai kerja sama perusahaan meski Kim Zuan tidak mempermasalahkannya dia tetap merasa tidak terima jauh dilubuk hatinya Mo Han sangat membenci Kim Zuan dan ingin segera mungkin menyingkirkannya.
"Kriettt"
Pintu ruangan tiba,-tiba terbuka kemudian masuklah seorang pemuda tampan berbadan tinggi berkulit putih dengan pembawaan yang ramah usianya sekitar 26 tahun.
Pemuda tersebut bernama Yan Zhe dia merupakan wakil presdir dan pemegang kekuasaan tertinggi kedua setelah Xia Meilan bahkan Huang Yiyin masih berada dibawah nya
Tiga tahun yang lalu saat Xia Meilan memutuskan untuk memimpin perusahaan Yan Zhe memutuskan untuk pindah dari perusahaan keluarga nya dan mengikuti Xia Meilan dan membantu nya, sehingga perusahaan Altria Group bisa berkembang pesat bukan hanya karena kerja keras Xia Meilan saja Yan Zhe juga berkontribusi besar.
"Tuan Mo ada apa denganmu apa yang terjadi?"Tanyanya melihat pecahan cangkir diatas lantai
"Tuan Yan anda sudah kembali dari perjalanan bisnismu? "Sapa Mo Han dengan penuh hormat setelah sempat merasa terkejut.
"Ya aku baru saja sampai pagi ini,Tuan Mo apa yang terjadi mengapa anda marah-marah begini? "Tanya Yan Zhe dengan penuh rasa penasaran.
Sebagai wakil presdir dia bertanggung jawab mengenai masalah bahan baku sehingga ia harus pergi untuk melakukan inpeksi bahan baku dan bernegoisasi untuk mendapatkan harga terbaik sehingga beberapa hari ini ia tidak berada diperusahaan dan baru kembali .
"Tidak perlu dibahas ada seorang sekretaris baru bernama Kim Zuan saya tidak tahu apa yang istimewa darinya sehingga dia berhasil mendapatkan perhatian Huang Yiyin"Ucap Mo han wajahnya berubah masam, ia memiliki hubungan cukup dekat dengan Yan Zhe sehingga tidak menyembunyikan masalah apapun darinya.
"Hanya seorang sekretaris biasa tapi berani sekali dia merebut wanitamu,orang ini suka bermain api seperti nya "umpat Yan Zhe tersenyum sinis
"Tuan Yan kamu jangan terlalu meremehkan pria bernama Kim Zuan ini "kata Mo Han.
__ADS_1
"Benarkah memangnya ada apa dengannya?"