Bangkitnya Sang Penguasa

Bangkitnya Sang Penguasa
62


__ADS_3

"Jika begitu lalu apa yang kamu inginkan?"Tanya Xia Meilan terkejut dan juga ingin tahu


Kim Zuan mengumpulkan keberanian nya dan berkata"Kalau bisa aku berharap kamu bisa beristirahat selama akhir pekan ini ,jangan terlalu bekerja keras seperti biasanya dan aku ingin mengajak mu untuk pergi berjalan-jalan bersantai atau menikmati pemandangan "


Jantungnya berdegup kencang setelah mengutarakan keinginan nya sudah lama ia ingin mengajak Xia Meilan untuk naik motor bersamanya dan sekarang kesempatan itu datang dia tidak akan melewatkan nya.


"Apa? Hanya itu saja? "Xia Meilan tertegun .


Kim Zuan tidak mengharapkan hadiah tapi justru mengkhawatirkan kesehatan nya sungguh hatinya tersentuh.


Namun dia tidak mengetahui apa yang direncanakan oleh Kim Zuan andai saja Xia Meilan tahu mungkin dia tidak akan merasa sesenang ini.


"Meilan bagaimana? "Kim Zuan masih menunggu jawaban dari Xia Meilan, dia khawatir jika Xia Meilan akan menolak permintaan nya.


"Baiklah tidak masalah aku setuju "Jawab Xia Meilan sambil tersenyum dan mengaggukan kepala..

__ADS_1


Masalah kerjasama kini sudah selesai jadi tidak masalah baginya untuk mengambil libur.


Keesokan paginya


Setelah sarapan Kim Zuan dan Xia Meilan pergi ke garasi Villa dan bersiap untuk pergi berjalan -jalan dan bersantai seperti yang mereka rencanakan kemarin.


Kim Zuan menaiki sepeda motor miliknya dan berkata "Meilan ayo pergi! Naiklah ke motorku"


Xia Meilan menunjuk mobil kesayangan nya dan berkata"Motormu terlalu kecil dan sempit aku rasa sebaiknya kita naik mobil saja"


Xia Meilan mengira Kim Zuan ada benarnya dan dia tersenyum "Kamu benar kalau begitu kita bisa menggunakan mobil sport saja agar tidak merasa bosan"Kata Xia Meilan.


Kim Zuan terdiam sesaat butuh waktu cukup lama baginya untuk mengakrabkan diri dengan Xia Meilan sehingga dia tidak akan menyerah begitu saja.


"Meilan apakah kamu tahu jalur lalu lintas akhir'-akhir ini kalau kita menggunakan mobil pasti terjebak macet hal itu sangat merepotkan, lagipula aku ingin mengajakmu menikmati pemandangan bukankah kamu sudah berjanji padaku? "tanya Kim Zuan.

__ADS_1


"Emmmh Ya sudah kalo begitu "Jawab Xia Meilan setuju.


Kim Zuan sangat gembira ia segera memutar gas dan mengendarai motornya,Ketika mereka sampai dipersimpangan Kim Zuan mengerem motornya secara mendadak sebab lampu lalu lintas berwarna merah menyebabkan Xia Meilan menabrak punggungnya.


Meskipun sebelum nya Kim Zuan pernah merasakan nya namun antara Yun Yi dan Xia Meilan ada rasa yang benar-benar berbeda membuat jantung nya berdetak kencang.


Mungkin karena dia menganggap Yun Yi sebagai seorang teman biasa sedangkan Xia Meilan berbeda Kim Zuan merasa sedikit menyukai nya namun ia sadar mereka berdua memiliki perbedaan yang jauh bagaikan langit dan bumi.


Terlebih lagi statusnya saat ini adalah seorang duda sehingga rasanya dia tidak layak untuk seorang gadis cantik seperti Xia Meilan,selama dia bisa berada disisi Xia Meilan dia sudah cukup merasa puas.


"Zuan lampunya sudah berwarna hijau kenapa kamu tampak melamun? "Tanya Xi Meilan suaranya yang halus segera menyadarkan Kim Zuan.


Dia dengan cepat menancapkan gas dan melajukan motor nya,dia Tiba -tiba mendapatkan ide sehingga sengaja mengerem secara mendadak berulang kali, awalnya Xia Meilan tidak peduli namun setelah melihat seberapa sering Kim Zuan melakukan hal itu dia segera menyadari. sesuatu dan wajah cantiknya memerah.


"Zuan kamu... kamu tidak melakukan nya dengan sengaja bukan?"ujar Xi Meilan

__ADS_1


__ADS_2