
"Aku... aku tidak sengaja"Jawab Kim Zuan gugup ,wajahnya mulai memerah karena malu dan rass bersalah.
"Pantas saja kamu bersikeras pergi menggunakan motor ternyata kamu punya modus"Ujar Xia Meilan sembari mencubit pinggang Kim Zuan.
Kim Zuan menarik nafas dalam -dalam walaupun terasa sakit namun hatinya juga merasa bahagia disaat bersamaan.
"Meilan kamu ingin berjalan-jalan kemana?" Tanya Kim Zuan segera mengalihkan topik. pembicaraan
"Terserah padamu saja kemanapun itu aku pasti akan ikut "Balas Xia Meilan.
"Bagaimana jika kita ke bioskop? "Tanya Kim Zuan
"Menonton film bukankah sama saja artinya kita pergi berkencan? Jangan harap aku tidak mau"Tolak Xia Meilan
Kim Zuan merasa sedikit kecewa, "Kalau begitu bagaimana jika kita pergi berbelanja"
"Aku sedang tidak ingin membeli pakaian lagipula untuk apa juga kamu pergi berbelanja denganku kamu hanya bisa membantuku membawakan belanjaan dan tidak bisa memberikan ku saran"Ucap Xia Meilan.
Kim Zuan menjadi frustasi"Jadi kamu ingin pergi kemana? "
"Kemana saja terserah padamu"Jawab Xia Meilan.
Diam-diam Wajah Kim Zuan menjadi masam dan berkata di dalam hati "Wanita benar-benar makluk yang sulit dimengerti dan merepotkan ",baginya Xia Meilan sama saja dengan Huang Yiyin dia tidak dapat mengerti mereka berdua.
Kim Zuan akhirnya berhenti bertanya dan melajukan motornya menuju tempat yang menurutnya memiliki pemandangan yang bagus yaitu Gunung Minhwa.
Dia pernah mendengar tentang reputasi pemandangan disana karena sekarang dia memiliki waktu luang Kim Zuan berencana membawa Xia Meilan kesana untuk mendaki gunung dan bersantai .
Namun saat Kim Zuan sudah hampir sampai sebuah mobil audi putih tiba-tiba saja berbelok dan menghentikan nya.
__ADS_1
Kim Zuan mengerem mendadak karena hampir saja menabrak mobil tersebut, lalu pemilik mobil itu menurunkan kaca jendela nya sehingga menampilkan sosok seorang pemuda dengan rambut yang dicat berwarna mengenakan tato di tangan nya.
"Hei tidak bisakah kamu mengemudikan mobilmu dengan benar,Apa kau tidak melihat ada orang? "Tegur Kim Zuan
"Berisik berhenti mengoceh aku akan mengemudikan mobilku sesuai keinginanku dan itu bukanlah urusanmu "Balas si pria tersebut.
Dia memandang tidak suka pada Kim Zuan namun ketika dia melirik ke arah Xia Meilan matanya berbinar cerah dan tersenyum menggoda"Hai cantik apakah kau ingin mendaki gunung? wanita secantik dirimu tidak pantas menaiki motor butut,kenapa kau tidak naik mobil bersamaku saja? "Godanya.
"Tutup mulutmu dasar berengsek "Bentak Kim Zuan dia tidak bodoh pasti pria itu mengaggumi kecantikan Xia Meilan sehingga dia sengaja menghadang mereka .
"Berengsek tutup mulutmu berani sekali kau berbicara begitu padaku apa kau sudah tidak menyayangi nyawamu hah! "Maki pria itu dia tampak sangat marah.
Setelah selesai berbicara pria itu keluar dari mobil diikuti oleh ketiga pemuda yang lain ,mereka menatap Kim Zuan dengan sengit
"Memangnya kenapa jika aku berkata begitu,sebaiknya kalian segera pergi! "Seru Kim Zuan tanpa rasa takut.
Xia Meilan segera menarik lengan Kim Zuan dan berkata"Sudahlah lebih baik kita pergi jangan biarkan mereka merusak suasana hati kita yang sedang baik"
"Anggap saja kali ini kalian sedang beruntung"Ucap Kim Zuan mendengus dingin
Menurutnya tidak mudah baginya untuk mendapatkan waktu berdua bersama Xia Meilan sehingga dia tidak ingin moment ini rusak hanya karena para berandalan tersebut, dia menyalakan motornya lalu pergi menuju pintu masuk gunung Minhwa.
"Berengsek cepat sekali dia kabur, lengzi ayo kita ikuti pria sombong itu dan berikan dia pelajaran ,setelah itu kita bisa menangkap gadis cantik yang bersama nya dan memberikan dia minuman agar kita bisa menikmati nya gadis itu sangat cantik "Ujar pria yg berdebat dengan Kim Zuan kepada salah satu rekannya.
"Ide yang bagus"
Dua pemuda yang lain menyeringai mereka sangat antusias membicarakan kecantikan Xia Meilan
"Berandalan itu hanya mengunakan motor butut dia mungkin hanyalah orang biasa jadi tidak masalah kita bermain main dengannya "Imbuh si pria beranting itu,dia semakin bersemangat untuk mendapatkan Xia Meilan.
__ADS_1
Sementara Kim Zuan dan Xia Meilan kini sudah masuk dan berjalan kearah tempat yang memiliki pemandangan yang indah,karena hari ini adalah wekend banyak pasangan atau keluarga yang datang kesini sehingga tampak ramai.
Xia Meilan melihat ekspresi murung Kim Zuan dan bertanya"Zuan ada apa denganmu?apa kamu masih marah dengan kejadian barusan? "
"Tidak usah dibahas para berandalan itu berani menggodamu kalo saja kamu tidak melarangku pasti akan kuberikan mereka pelajaran "Ucap Kim Zuan sedikit kesal.
"Berhentilah membual mereka cukup banyak apa kau fikir kamu bisa mengalahkan mereka seorang diri? "Tanya Xia Meilan
"Aku tidak membual mungkin sebelumnya aku tidak bisa mengalahkan mereka namun sekarang mereka jauh lebih lemah dariku"Kata Kim Zuan.
Sekarang tingkat kultivasi nya telah mencapai ranah petarung jadi mengalahkan para berandalan itu bukanlah hal yang sulit baginya.
"Baiklah kamu memang hebat"Ucap Xia Meilan sambil menyeringai
Sebelumnya dia telah melihat kemampuan Kim Zuan pertama kali adalah saat pertama kali Kim Zuan menyelamatkan nya dan hampir saja terbunuh, dan yang kedua saat Ma Lou memukulinya habis habisan waktu itu berkat kedatangan nya yang tepat waktu Kim Zuan bisa selamat .
Setelah dua kejadian ini dia meyakini bahwa Kim Zuan hanyalah pria biasa yang mempunyai ke beranian lebih lalu bagaimana mungkin dia bisa mengalahkan orang orang itu,Namun Xia Meilan tahu harga diri sangat penting bagi seorang pria sekalipun dia tidak percaya tapi Xia Meilan tidak akan mengatakan nya secara langsung dan memilih berpura pura percaya,.
"Sudah jangan bahas mereka lagi ayo kita mendaki gunung bersama "Ajak Kim Zuan.
Mendaki gunung adalah tugas yang sangat melelahkan fisik,sebagian besar wisatawan memilih duduk di kaki gunung sehingga hanya sedikit orang yang memilih untuk mendaki gunung sehingga anak tangga nya terlihat kosong dan jauh lebih tenang.
Kim Zuan dan Xia Meilan mengobrol asik selama perjalanan sehingga tidak mengetahui ada orang yang memperhatikan dan mengikuti mereka,ada ruang terbuka berbentuk gazebo yang dibangun khusus untuk menikmati pemandangan dan beristirahat .
Saat ini mereka berdua berada ditempat pendakian ujung yang sebagian jalannya memiliki jalan yang terjal ,sebagian besar para pendaki memilih berhenti dan beristirahat di gazebo.
"Meilan apa kamu masih ingin terus mendaki? "Tanya Kim Zuan.
"Ayo lanjutkan aku dengar kita bisa melihat pemandangan matahari terbenam yang indah dipuncak gunung Minhwa"Jawab Xia Meilan
__ADS_1
"Baiklah karena kamu ingin naik dan melihat pemandangan mari kita lanjutkan "Ujar Kim Zuan
Tanpa berhenti mereka terus mendaki dan tidak menyadari ada tanda peringatan larangan mendaki gunung yang tertera dibelakang gazebo.