Bangkitnya Sang Penguasa

Bangkitnya Sang Penguasa
78


__ADS_3

"Wei Dao aku tidak menyangka kita akan bertemu lagi secepat ini "Kata Kim Zuan menatap dingin kearah Wei Dao


"Kurang ajar berani sekali kau menyebut nama Tuan Wei hanya dengan namanya saja"Bentak Yang Ze.


"Tutup mulutmu "Ujar Wei Dao lalu menendang Yang Ze hingga terjatuh,Yang Ze menatap Wei Dao dengan ekspresi tidak percaya


"Beraninya kau bersikap kurang ajar kepada Tuan Zuan siapa yang mengizinkan mu melakukan hal itu "lanjut Wei Dao .


Setelah kejadian kemarin dia tahu jika Kim Zuan berhubungan baik dengan Xia Meilan ,meski begitu dia belum yakin apakah mereka berdua berpacaran, ditambah lagi ia yakin tingkat kultivasi Kim Zuan telah mencapai ranah bumi sehingga tidak mungkin dia bisa melawan nya.


Kim Zuan juga merupakan penyelamatnya sehingga dia tidak bisa menoleransi sikap kurang ajar Yang Ze pada Kim Zuan


"Wei Dao tidak kusangka kau lancang sekali"ucap Kim Zuan menyindir sembari melayangkan tatapan mematikan

__ADS_1


Wei Dao gemetar dan langsung berlutut dihadapan Kim Zuan dan berkata"Tuan Zuan saya tidak tahu anda ada disini jika saya menyinggung anda tolong maafkan saya"


Yang Ze dan Zhang Wei tercengang melihat hal tersebut, Yun Yi, Wen Wen, Nyonya Yi Sha dan juga yang lainnya tampak tertegun mereka tidak menyangka Wei Dao akan berlutut dihadapan Kim Zuan.


"A... apa yang terjadi mungkinkah Kim Zuan adalah orang penting dan lebih berpengaruh dibandingkan Wei Dao? "Pikir mereka


 Semua orang dibuat terkejut oleh pemandangan tersebut namun diantara mereka Wen Wen lah yang merasa paling terkejut dan tidak menyangka.


Satu bulan yang lalu Kim Zuan masih seorang pecundang diperusahaan Lim bahkan semua orang meremehkan dan merendahkan nya ,namun kini dia seperti orang yang benar-benar berbeda tidak hanya pandai bertarung tapi dia juga berubah menjadi orang penting bahkan Wei Dao yang merupakan pengusa Gunung Minhwa pun takut dan berlutut padanya.


"Wei Dao saat kita bertemu kemarin kukira kau adalah orang yang berbudi pekerti sehingga aku menghormati dan membelamu,tapi seperti nya aku telah salah menilai menindas warga sipil dengan menggunakan kekuasaanmu adalah hal yang tidak bisa dimaafkan jika aku tau lebih cepat pasti kemarin aku menghabisimu "Ucap Kim Zuan menatap tajam Wei Dao.


Wei Dao sangat ketakutan dan segera membungkuk lalu berkata"Tuan Zuan saya memang bukan orang baik tapi Saya tahu batasan dalam bertindak saya tidak pernah menindas orang jika orang tersebut tidak menentang saya, selama ini saya juga tidak pernah melakukan hal yang berlebihan apalagi menindas warga sipil"

__ADS_1


..."Kau masih berusaha menyangkal meski semua orang melihat? Anak buahmu Yang Ze memanfaatkan kekuasaan nya dan telah membantu sepupu nya untuk menindas temanku dan keluarga nya,aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri apakah kau ingin mengatakan hal itu tidak terjadi"Cibir Kim Zuan....


^^^"Apa? Yang Ze apa yang telah kamu lakukan? aku akan menghabisi mu! "Seru Wei Dao^^^


Amarahnya Meluap lalu berjalan mendekati Yang Ze dan kembali menendang Yang Ze hinga terpental dan menabrak pohon hingga memuntahkan seteguk darah.


"Tuan Wei ini tidak seperti yang anda Fikirkan saya..."


Yang Ze bangkit dengan sangat gugup ekspresi wajahnya penuh kengerian sekarang dia telah mengetahui identitas Kim Zuan yang luar biasa namun sayangnya semuanya sudah terlambat .


"Seseorang cepat bawa Yang ze dan sepupunya kemudian patahkan kaki mereka dan tinggalkan dijalam bersama para anjing liar!"Teriak Wei Dao dengan nada penuh amarah. Beberapa anak buah nya maju dan menangkap keduanya lalu menyeret mereka


"Tuan Wei tolong, jangan....saya mengaku salah tolong maafkan saya kali ini saja"Pinta Yang Ze wajahnya tampak sangat pucat,ekspresi wajah Zhang Wen lebih buruk lagi bahkan ia sampai terkencing di celana.

__ADS_1


Setelah memberi perintah Wei Dao kembali menatap dan berlutut dihadapan Kim Zuan dan memohon "Tuan Zuan saya memiliki banyak anak buah saya mengaku salah karena tidak mendidik mereka dengan baik hingga salah satu dari mereka menyinggung anda, saya benar-benar meminta maaf akan tetapi saya bersumpah selama ini saya bertindak sesuai hati nurani dan berpegang teguh pada aturan dijalan tolong beri saya kesempatan untuk memperbaiki diri.


"Apakah kau benar-benar jujur"Tanya Kim Zuan sembari menatap dingin kearah Wei Dao.


__ADS_2