
"Tuan Mo apa Ada lagi yang ingin anda sampaikan? "Tanya Xia Meilan
"Tidak...tidak ada lagi"
Mo Han tersenyum canggung meskipun dia memiliki alesan untuk menentang Kim Zuan tapi melihat tatapan yang diberikan oleh Xia Meilan dia tidak berani mengeluarkan kata-katanya.
"Baiklah jika begitu rapat dimulai!Bagi sebuah perusahaan penjualan merupakan hal yang penting Dan berkaitan dengan perkembangan serta kemajuan sebuah perusahaan,saya yakin Bagaimana pentingnya hal itu"Ucap Xia Meilan membuka awalan pertemuan.
"Pertemuan kali ini kita akan membahas tentang hasil penjualan perusahaan kita Nona Huang silahkan jelaskan detailnya "Pintanya menatap Huang Yiyin.
Huang Yiyin mengangguk lalu menyalakan laptop nya dan menghubungkannya ke layar data penjualan dan analisis pasar muncul di layar lebar yang berada di ruangan rapat.
"Saat ini hampir 75% saluran penjualan kita di kota Ba dikendalikan oleh tiga distributor utama, diantara para distributor yang paling kuat dan teratas adalah Perusahaan Wangzi,mereka mengendalikan 40% dari saluran penjualan dipasar tidak hanya dibidang kosmetik, obat-obatan Dan juga yang lainnya.Mereka bahkan memiliki pengaruh besar dalam penjualan Bisnis online.
Selanjutnya adalah perusahaan Winds mereka mengontrol penjualan pasar sebesar 20% dan yang ketiga adalah perusahaan Turpin yang menguasai sekitar 15% sisanya di kelola oleh para distributor atau agen kecil menengah "Huang Yiyin menjelaskan sembari mengklik data di layar.
ALTRIA Group adalah produsen,setiap kali perusahaan menciptakan sebuah produk mama akan disalurkan ke distributor agar bisa dipasarkan sehingga distributor sangat penting.
ALTRIA Group punya dua jalur pemasaran yang pertama bekerjasama dengan tiga distributor utama tapi mereka harus menentukan memilih salah satunya untuk di ajak bekerjasama atau jalur yang kedua bekerjasama dengan agen atau distributor kecil Dan menengah.
Kerjasama pertama bisa menjamin kepentingan perusahaan secara stabil sedangkan kerjasama kedua bisa memperluas pasar Dan mencari keuntuntungan lebih,keduanya bisa berjalan berdampingan Dan tidak akan bertentangan satu sama lain.
"Perusahaan kita telah bekerjasama dengan perusahaan wind selama dua tahun terakhir Dan masa kontraknya akan segera berakhir ,tapi dalam kontrak baru mereka mengharuskan kita membayar 12% dari keuntuntungan penjualan.Jika kita tidak mau mereka tidak akan melanjukan kerjasama apakah ada diantara kalian yang memiliki ide atau saran untuk mengatasi masalah ini?"Ucap Huang Yiyin dia terlihat cemas.
Sejauh yang ia tahu perusahaan wind telah berganti pemimpin beberapa bulan yang lalu, Dan presdir yang sekarang adalah orang yang sangat ambisius untuk menghasilkan keuntuntungan yang banyak bagi perusahaan nya dengan mengurangi keuntuntungan dari produsen.
"Keuntuntungan perusahaan kita hanya sebesar 25% secara total,kita tidak punya banyak setelah membayar gaji karyawan dan biaya yang lainnya perusahaan wind ingin kita memberikan keuntungan sebesar 12% itu terlalu banyak!"Ujar seorang ekselutif
"Benar sekali mereka bukan Satu-satunya distributor ,Menurutmu pendapat saya sebaiknya kita bekerjasama dengan perusahaan Turpin"imbuh yang lain.
__ADS_1
"Tapi saya khawatir itu tidak akan berhasil perusahaan Wind Dan juga Turpin memiliki jangkauan pemasaran yang Berbeda saya khawatir jika kita memutuskan kerjasama dengan perusahaan Wind mereka dapat mengambil kesempatan untuk meminta lebih banyak keuntuntungan, selain itu jangkauan penjualan perusahaan Turpin jauh lebih sedikit jika kerjasama kita tidak berjalan baik justru yang terjadi pengeluaran kita jauh lebih banyak dibandingkan pendapatan "
Beberapa eksekutif justru mengalami pro dan kontra karena pendapat yang berbeda -beda.
Xia Meilan kebingungan mendengar berbagai pendapat yang disampaikan oleh para eksekutif perusahaan tersebut,jika dia menerima tawaran untuk bekerjasama dengan perusahaan Wind maka kesepakatan yang diajukan sangat merugikan perusahaan.Sebaliknya jika ia memilih perusahaan Turpin kemungkinan besar ia akan kehilangan banyak uang serta membuang waktu Dan dumber daya perusahaan kedua pilihan tersebut bagaikan makan buah simalakama .
Belakangan ini masalah inilah yang membuat Xia Meilan Dan Huang Yiyin untuk bekerja lembur mendiskusikan banyak rencana, Namun mereka tidak dapat menemukan solusi yang tepat .
Pikiran Kim Zuan menjadi kosong dia tidak mengerti apa pun setelah mendengarkan cukup lama dia merasa semua orang benar menurut pertimbangan mereka masing-masing,Namun Ada satu hal yang ia sadari.
"Xia... Maksutku Nona Xia Meilan Bukankah Perusahaan Wangzi memiliki saluran pemasaran terbesar mengapa perusahaan kita tidak memilih bekerjasama dengan mereka? "Tanya Kim Zuan dengan bingung.
Entah mengapa ia merasa sedikit familiar dengan nama perusahaan tersebut tapi ia tidak ingat dimana pernah mendengarnya.
Semua orang memadang Kim Zuan dengan tatapan aneh seolah-olah mereka memandang orang bodoh.
"Tuan Zuan sepertinya anda tidak melakukan persiapan sebelum datang kesini,anda bahkan tidak tahu apa-apa? "Ejek Han Mo.
"Kim Zuan kamu mempermalukan diri sendiri,Ya Sudahlah biar saya jelaskan "Ujar Huang Yiyin
Dia menatap Kim Zuan dengan kesal lalu berkata "Saluran penjualan perusahaan Wangzi dalam kosmetik adalah Kosmetik kelas atas dan mewah, banyak merk kosmetik mereka yang sudah terkenal secara internasional.Perusahaan Wangzi juga merupakan kepala agen dikota Ba Dan juga kawasan disekitar kota".
Huang Yiyin menghela nafas lalu melanjutkan penjelasannya"Kosmetik yang diproduksi oleh perusahaan kita adalah untuk kalangan menengah ,pada awalnya kami berinisiatif untuk bekerjasama dengan mereka akan tetapi mereka justru merendahkan kami.Bukan kami tidak ingin bekerjasama dengan mereka tapi daya saing kami tidak mencukupi, apakah Sekarang kamu mengerti? "
Huang Yiyin merasa heran dan tidak mengerti mengapa Xia Meilan bersikeras membawa Kim Zuan yang tidak mengerti apa-apa kesini Bukankah ia hanya akan mempermalukan diri sendiri.
"Oh Jadi begitu"Kim Zuan tersenyum canggung.
Dia tidak menyangka akan mempermalukan dirinya sendiri didepan umum,wajahnya menjadi merah karena malu.
__ADS_1
"Tidak mengetahui sesuatu adalah hal yang wajar tapi yang menyedihkan adalah seseorang yang tidak tahu apa-apa dan juga bodoh"cibir Han mo tersenyum penuh kemenangan.
Sisa orang yang berada diruang rapat hanya menggelengkan kepala dan menganggap Kim Zuan sebagai sebuah lelucon
"Tringggg"
"Tringggg"
"Tringgg"Tiba-tiba ponsel seseorang berbunyi
"Ponsel siapa itu? "
"Bukankah seharusnya dia tau jika diruang rapat seharusnya menggunakan mode senyap?"
"Ini adalah pertemuan yang begitu penting apa yang orang ini lalukan? "
Para eksekutif itu menoleh kekiri dan kekanan untuk mencari dimana sumber suara tersebut ,namun mereka terkejut ketika mengetahui siapa penyebabnya
"Ma....maafkan saya"ujar Kim Zuan dan mengeluarkan ponselnya yang memang berdering.
Dia menggunakan ponsel yang diberikan oleh Xia Meilan dan dia menggunakan nomor baru sehingga tidak banyak yang mengetahui nya, ia tidak menyangka tiba -tiba ada yang menghubungi nya .
Kim Zuan semakin malu dan tidak berani menatap Xia Meilan,dia hendak menolak panggilan namun Xia Meilan menghentikan nya.
"Jika penting kamu bisa keluar dan menjawab panggilan nya diluar,jangan berbicara di ruang rapat "Ucapnya.
Xia Meilan salah mengira bahwa Kim Zuan ingin menjawab panggilan di ruang pertemuan raut wajahnya menjadi kesal,dia tahu Kim Zuan tidak memiliki keahlian dalam berbisnis namun ia tidak menyangka alih -alih membantu Kim Zuan justru membuat nya terkena masalah.
Xia Meilan begitu malu dia menyesal sekarang jika tahu ini akan terjadi ia tidak akan mengizinkan Kim Zuan menghadiri pertemuan.
__ADS_1
Mendengar ucapan Xia Meilan Kim Zuan semakin malu dan tidak ingin tinggal lebih lama lagi ia segera bergegas keluar,setelah di luar ruangan ia menarik nafas dalam -dalam untuk menenangkan dirinya lalu menjawab panggilan telfon nya.
"Halo apakah ini Tuan Kim Zuan? ini saya Wang Jihao apakah anda masih mengingat saya? "