Bangkitnya Sang Penguasa

Bangkitnya Sang Penguasa
64


__ADS_3

Keduanya terus berjalan namun mereka merasa aneh karena tidak ada orang laim yang ikut naik hingga tiba-tiba terdengar langkah kaki yang mendekat saat Kim Zuan dan Xia Meilan menoleh mereka terkejut melihat keempat pemuda yang sebelumnya membuat keributan.


"Itu mereka!"Seru Xia Meilan


Kim Zuan berfikir sejenak dan segera menyadari jika mungkin saja mereka berdua telah diikuti .


"Halo cantik kita bertemu lagi, kalian pasti tidak akan menyangka bukan jika kita bisa bertemu lagi secepat ini,kami sudah lama mencari dan akhirnya menemukan kalian"Ujar si pria yang memakai tato.


Kemudian dia memberikan kode kepada temannya agar mereka bergegas untuk maju,sebenarnya mereka sudah melihat Kim Zuan dan Xia Meilan saat berada di gazebo namun karena disana banyak orang sehingga mereka tidak bisa melakukan apa apa dan memilih untuk mengikuti keduanya.


Kim Zuan dan Xia Meilan tidak pernah berfikir hal ini akan terjadi disaat mereka memutuskan untuk mendaki lebih jauh.


"Bagaimana ini Zuan ayo sebaiknya kita pergi dari sini"Ujar Xia Meilan.


Dia merasa bersalah ketika melihat keempat pria itu memiliki niat buruk dengan cepat ia menarik lengan Kim Zuan dan mengajaknya berlari ke puncak gunung,akan tetapi karena tidak berhati -hati dirinya justru tersandung hingga jatuh tersungkur di tangga.


"Meilan awas hati -hati"Pekik Kim Zuan terkejut .


Untung saja dia memiliki reflek yang baik sehingga segera menarik tubuh ramping Xia Meilan kedalam pelukan nya dengan lembut.


"Aduh sakit sekali "rintih Xia Meilan karena tidak siap membuat kakinya terkilir ,rasa sakit yang datang begitu kuat hingga rasanya dia ingin menangis ditempat.


Ekspresi Kim Zuan berubah dia segera melonggarkan pelukan nya dan memeriksa keadaan Xia Meilan dengan gugup


"Meilan ada apa, bagian mana yang sakit?" Tanyanya khawatir.


"Aku rasa pergelangan tanganku terkilir "jawab Xia Meilan.


Wajahnya berubah pucat dia menggigit bibir bawahnya untuk menahan rasa sakit.


"Dasar Berengsek "Maki Kim Zuan kepada sekumpulan pemuda yang menghadang nya.


Jika saja keempat orang itu tidak datang tiba-tiba dan menakuti Xia Meilan pasti dia tidak akan panik dan terjatuh hingga membuat kakinya terkilir,Kejadian tersebut sudah cukup bagi Kim Zuan untuk tidak memaafkan mereka terlepas dari apapun niat mereka.

__ADS_1


Tapi sekarang bukan waktu yang tepat untuk membalas dendam Kim Zuan harus memastikan terlebih dahulu agar Xia Meilan tidak terluka untuk kedua kalinya ,dia segera menggendong Xia Meilan ke pangkuan nya lalu melompat turun dari tangga dan menuju semak belukar dipinggir jalan dan meletakkan Xia Meilan yang menangis dengan hati-hati agar tidak menyakitinya.


"Kau ingin kabur tidak semudah itu"Si pria bertato tersenyum jahat dan meminta teman temannya untuk mengejar,kedua sisi anak tangga ditumbuhi oleh tanaman pohon yang membentuk semak belukar.Sehingga meskipun agak curam namun lebih aman daripada saat dia dan Xia Meilan berada di tangga.


"Hei pecundang bukankah kau pelari yang baik mari kita lihat sejauh mana kau bisa pergi"Cibir Si pria bertato dia memandang Kim Zuan dengan tatapan mengejek seolah sedang menangkap seekor kucing.


"Apa yang kalian inginkan? "Bentak Xia Meilan


"Apa yang kami inginkan? Pemuda ini bersikap sombong saat diluar area pemandangan tadi jadi kami harus memberikan nya pelajaran "Ujar si pria tersebut.


"Cuih bagaimana mungkin makhluk tidak penting seperti kalian berhak memberikan ku pelajaran "Kata Kim Zuan menantang


"Berengsek beraninya kau berlagak didepan kami, karena seperti nya kau ingin mati maka kami akan mengabulkan nya"Pria bertato itu sangat marah dan memberi isyarat agar teman temannya bersiap menyerang Kim Zuan.


"Tunggu aku peringatkan pada kalian daerah ini adalah wilayah hukum jika kalian berbuat kekacauan aku akan memanggil polisi"Ujar Xia Meilan sembari mengeluarkan ponsel nya, Namun bukannya takut mereka justru tertawa.


"Hahaha Apa kamu pikir kami takut gadis kecil ini adalah pegunungan ponsel mu tidak berfungsi ,selain itu kami juga tidak bodoh walaupun ponselmu memiliki sinyal kami tidak akan membiarkan kalian meminta bantuan"Ucap sang pria bertato dengan nada mengejek.


"Apa yang kalian inginkan?Jika kalian menginginkan uang katakan saja berapa nominal yang kalian mau aku akan memberikan nya"Ucap Xia Meilan menarik nafas dalam-dalam agar tetap bisa tenang.


"Haha sayang sekali cantik kami tidak membutuhkan uang yang kamu miliki"Tawa si pria ber tato tersebut .


"Tapi kalau kau benar-benar ingin melindungi nya kamu bisa melakukan nya tapi dengan saru syarat asalkan kamu setuju kami tidak. akan mengganggu nya, bagaimana? "Imbuh pria tersebut.


"Apa syaratnya ?"Tanya Xia Meilan


"Begini Kami adalah orang yang berbelas kasih karena kamu cantik bagaimana jika kamu membuka pakaian mu lalu bersenang senang dengan kami, maka aku tidak akan menyentuhnya? "Ucap si pria ber tato sembari menunjuk kearah Kim Zuan.


"Berengsek beraninya kalian menghina Meilan aku akan membunuh mu! "Seru Kim. Zuan matanya memerah karena amarah


dan ingin menghajar mereka.


Namun saat ini lengannya dipeluk oleh Xia Meilan sehingga dia tidak berani menggunakan kekerasan "Meilan lepaskan aku agar aku bisa menghajar mulut kotornya"Pinta Kim Zuan.

__ADS_1


"Dasar sombong jangan berlagak kalau kau memang bosan hidup kami akan membunuhmu terlebih dahulu, jangan kau fikir kami tidak berani kami sudah terbiasa hidup dijalan dan menggunakan pisau untuk bertahan hidup, karena tidak ada orang disini kami bisa membunuh kalian lalu menguburkan kalian dsini"Ancam nya.


Dia tidak langsung menghabisi Kim Zuan namun berencana menggunakan nya untuk memaksa Xia Meilan agar menuruti keinginannya.


"Ya kamu memang benar tempat ini memang cocok untuk menghabisi seseorang,Meilan lepaskan aku dulu"Ujar Kim Zuan dingin .


Meskipun Xia Meilan bukan pacarnya namun mendengar rencana pria tersebut membuat nya sangat marah,dia tidak terima siapapun menghina dan merendahkan nya.


"Zuan tenanglah jumlah mereka banyak kamu tidak bisa melawan nya"Ucap Xia Meilan tampak khawatir,kemudian dia berbisik ke telinga Kim Zuan dan berkata "Kamu lari lah dan turun kebawah untuk mencari pertolongan aku akan tetap disini untuk mengalihkan mereka"


"Tidak... aku tidak mungkin meninggalkanmu sendirian "Tolak Kim Zuan secara langsung


Terlebih orang yang diinginkan adalah Xia Meilan meskipun dia harus mempertaruhkan hidupnya dia tidak akan pernah meninggalkan Xia Meilan hanya untuk melarikan diri.


"Jangan keras kepala pikirkanlah baik baik selama kamu bisa mencari pertolongan atau memanggil polisi kita pasti bisa selamat"Ucap Xia Meilan, menurut pandangan nya situasi saat ini sangat tidak menguntungkan untuknya dan juga Kim Zuan.


"Baiklah aku akan menuruti ucapan mu jadi lepaskan aku"Kata Kim Zuan berbohong agar Xia Meilan mau melepaskannya.


Sedangkan Xia Meilan mengira Kim Zuan akan mengikuti ucapannya perlahan ia melepaskan tangan Kim Zuan dan berpegangn pada pohon disebelah nya, karena kakinya terkilir sehingga tidak bisa melarikan diri dan berharap pada Kim Zuan.


"Matilah Kau"Ucap Kim Zuan langsung menerjang begitu lepas dari Xia Meilan dengan cepat dia menendang kearah pria yang bertato tersebut.


"Kim Zuan kamu brengsek"Pekik Xia Meilan ketika Kim Zuan ternyata tidak mendengarkan ucapan nya.


Dia menyuruh nya untuk melarikan diri tapi yang dilakukan Kim Zuan justru langsung menyerang bukankah ini namanya cari mati.


"Bodoh ayo teman teman kita hajar dia"Ucap pria bertato tersebut,Diam-diam dia mengambil pisau disakunya dan hendak menusuk Kim Zuan.


Kim Zuan terkejut meskipun dia kuat tapi tubuhnya tidak kuat melawan pisau sehingga dia menghindar dan mundur.


Ketiga teman pria bertato tersebut mengambil kesempatan dan menyerang Kim Zuan bersama sama.


"Kim Zuan Awas hati hati! "

__ADS_1


__ADS_2