
"Baiklah aku pegang kata-kata kalian ,jika aku tahu kalian melakukan hal-hal yang buruk dimasa depan aku tidak akan memaafkanmu,"Ujar Xia Meilan.
Dia tidak berkata bohong jika keempat pria itu membuat ulah lagi maka dengan kekuatan Dan pengaruh keluarga Xia maka dia akan dengan mudah menghancurkan mereka.
"Kami berjanji akan berubah dan tidak akan membuat masalah"Jawab si pria bertato.
"Kalian beruntung kali ini aku akan membiarkan kalian pergi tapi jika lain kali kalian membuat masalah dan kita bertemu lgi aku tidak akan melepaskan kalian,pergi Sana!"Seru Kim Zuan sembari mendengus marah
Kim Zuan memutuskan untuk memberikan mereka kesempatan setelah melihat keempat pria itu meminta maaf dan terlihat tulus mengakui kesalahannya.
"Baik Tuan terimakasih "
Keempat nya dengan susah payah berdiri lalu saling membantu melarikan diri dengan malu dari tempat itu.
Kim Zuan menghela nafas setelah melihat mereka pergi, so far manusia tidak mudah untuk diubah firasatnya mengatakan keempat pria itu tidak dapat dengan mudah mengubah diri mereka sendiri,tapi karena Xia Meilan memintanya untuk memberikan kesempatan maka dia hanya bisa mengikuti nya.
Kemudian dia berbalik dan bertanya dengan prihatin"Meilan Bagaimana keadaan kakimu Apakah itu patah? Apakah kamu mau pergi kerumah sakit ?"
Xia Meilan menatap Kim Zuan"Bukankah kamu pandai dalam ilmu pengobatan Dan bisa membantu ku? Kenapa kamu justru ingin membawaku kerumah sakit? "Tanya nya heran
"Oh Iya aku hampir lupa jika kamu tidak mengingatkanku"Kata Kim Zuan dia menepuk jidatnya seolah baru saja tersadar dari kebodohannya .
Karena terlalu menghawatirkan Xia Meilan dia jadi merupakan kemampuan medisnya hal itu membuat nya malu,Kim Zuan kemudian melihat sekitar Dan menemukan sebuah batu yang lumayan besar dan bersih, kemudian dia menuntun Xia Meilan agar bisa duduk di ataa batu.
"Meilan,lepaskan destiny biar aku memeriksa cedera kakimu "Pinta Kim Zuan
Xia Meilan mengaggukan kepalanya lalu membuka sepatu nya menampilkan kaki putih yang terbungkus stoking warna kulit, kakinya tampak benar-benar indah membuat Kim Zuan Terpesona dan tertegun.
"Zuan Bukankah kamu ingin memeriksa kakiku? Apa yang sedang kamu lihat? "Tanya Xia Meilan bingung.
"Oh I.. Iya aku akan memeriksanya Sekarang "Jawab Kim Zuan dia tersadar Dan memamerkan senyum yang sedikit canggung, dia merasa gugup hingga relapse tangannya berkeringat Dan dengan hati-hati dia menyentuh kaki Xia Meilan.
Xia Meilan tidak berfikir banyak sebelumnya Namun melihat tingkah Kim Zuan dengan celat dia menyadari sesuatu yang salah,pria Dan wanita tidak boleh melakukan kontak fisik begitu saja.
Bagi wanita kaki adalah bagian dari aurat dan tidak boleh disentuh oleh sembarangan orang kecuali keluarga nya,Butuh hubungan yang Lebih dekat untuk menyetujui lawan jenis bisa menyentuhmu.
Akan tetapi kini kakinya berada ditangan Kim Zuan seolah mereka mempunyai hubungan dekat.
"Zuan... lupakan saja sebaiknya kita kerumah sakit saja"ucap Xia Meilan dengan buru-buru wajah cantiknya memerah dia menarik kakinya mundur namun gerakan tersebut membuatnya merasakan sakit lg sehingga dia tidak berani bergerak lagi.
"Tidak bisa Meilan ini gunung dan kita jauh dari rumah sakit ,kamu juga tidak bisa berjalan seperti itu Bagaimana kamu bisa pergi ke rumah sakit? "Ujar Kim Zuan dengan cepat
Xia Meilan merasa tagu tapi apa yang dikatakan oleh Kim Zuan cukup masuk akal dia Sama sekali tidak bisa menggerakan kakinya jika ingin pergi kerumah sakit berarti Kim Zuan harus menggendongnya Bukankah artinya dia justru akan semakin dekat dengan Kim Zuan?.
"Baiklah tapi ketika kamu mengobati kakiku kamu tidak diperbolehkan menyentuh bagian lain"Ujar Xia Meilan tersipu malu dia tidak ingin Kim Zuan berfikir yang aneh -aneh.
"Jangan khawatir aku hanya ingin mengobati mu"Balas Kim Zuan,dia dengan hati-hati mengobati kaki Xia Meilan suasana pun seketika terlihat canggung tapi juga romantis jantung mereka berdegub dengan kencang dan tidak tahu apa yang harus dikatakan.
Beberapa saat sudah berlalu Xia Meilan tidak tahan lagi dengan situasi canggung ini sehingga ia mulai berbicara untuk memecah keheningan "Zuan bagaimana cidera di kakiku? "Tanya nya.
"Tidak ada yang serius kakimu hanya terkilir aku akan memijitnya agar syaraf tulang nya bisa kembali seperti semula"
Kim zuan berbicara dengan Xia Meilan dan langsung melakukan apa yang dia katakan .
"Aduh sakit sekali"pekik Xia Meilan yang tidak siap dengan tindakan Kim Zuan yang secara tiba-tiba tersebut,namun setelahnya rasa sakit itu hilang dan dia merasa lebih baik.
"Bagaimana rasanya sekarang, apakah masih sakit? "Tanya Kim Zuan
__ADS_1
Xia Meilan mencoba menggerakan kakinya "ini... sudah tidak sakit lagi"Ujarnya terkejut
"Syukurlah setelah beristirahat beberapa hari kamu akan Baik-Baik saja"kata Kim Zuan
"Aku masih harus beristirahat,?apakah ini belum sembuh total? "tanya Xia Meilan sembari memakai sepatu nya dengan ekspresi tidak yakin.
"Sudah hanya saja kamu tidak bisa menahan terlalu banyak beban untuk saat ini yang artinya kamu tidak boleh kelelahan atau berjalan terlalu lama, jadi sebaiknya kamu beristirahat selama 1 hari "ucap Kim Zuan menjelaskan.
"Lalu bagaimana aku turun dari sini tidak mungkin bukan kita berada disini terus? " ucap Xia Meilan tampak bimbang.
"Itu mudah aku hanya harus membawa mu turun bukan!"Seru Kim Zuan,diam-diam dia merasa bersyukur kepada Tuhan karena telah memberikan nya kesempatan.
"Tapi... "
Wajah cantik Xia Meilan memerah sebelum nya dia tidak pernah berhubungan dekat dengan lawan jenis,namun kini dia membutuhkan bantuan Kim Zuan sehingga tidak bisa menolak.
"Tidak ada tapi ayo pergi, "Tegas Kim Zuan.
tanpa menunggu jawaban Xia Meilan dia dengan berani menggendong tubuh Xia Meilan.
"Apa... apa yang kamu lakukan? "Wajah Xia Meilan semakin memerah lalu dia melanjutkan ucapan nya "aanggap saja dirimu beruntung "ujarnya tersipu.
Xia Meilan mengulurkan tangannya dan mencubit pinggul Kim Zuan untuk menutupi rasa malu dan kekesalan nya.
"Awwww"
Kim Zuan merintih karena sakit lalu menghela nafas tapi hatinya sangat senang,setelah itu dia membawa Xia Meilan menuju tangga dipuncak gunung.
Dia bisa merasakan lekuk tubuh Xia Meilan betapa menyenangkan nya bisa dekat seperti ini, orang yang akan mendapatkan Xia Meilan di masa depan pasti merasa beruntung sungguh membuat nya iri.
"Zuan bukankah kamu mengatakan ingin membawa ku turun mengapa kamu justru membawaku naik ke puncak gunung? "tanya Xia Meilan dengan heran.
Dia tahu Xia Meilan ingin melihat pemandangan di puncak gunung sehingga membawa nya agar tidak mengecewakan gadis tersebut.
"Oh baiklah "Ujar Xia Meilan lagipula saat ini dia berada di gendongan Kim Zuan turun sekarang atau pun nanti akan sama saja.
Namun ketika sudah berjalan setengah perjalanan mereka melihat tanda peringatan bahwa puncak gunung hanya dibuka di akhir tahun dan wisatawan tidak diperbolehkan untuk naik .
"Sudahlah Zuan saat ini tempat ini belum dibuka ayo kita kembali,"Xia Meilan berkata dengan wajah kecewa .
"Tidak masalah kita sudah berada disini,tidak ada alasan untuk menyerah ditengah jalan aku harus membawa mu ke puncak gunung untuk melihat pemandangan "Ujar Kim Zuan dengan cepat ia mengambil keputusan.
Dia telah mencapai ranah prajurit sehingga jauh lebih kuat dan gesit dari orang lain, selain itu gunung Minhwa tidak terlalu berbahaya selama dia berhati-hati maka tidak akan ada masalah.
"Tapi... Zuan"ucap Xia Meilan ia masih memiliki ke khawatiran.
"Jangan khawatir selama ada aku,aku tidak akan membiarkan mu terluka "Kata Kim Zuan mencoba meyakinkan .
Suaranya yang tenang memberikan Xia Meilan ketenangan yang tidak bisa ia lukiskan "Baiklah aku mempercayai mu"Ucap Xia Meilan
Berkat kerja kerasnya akhirnya Kim Zuan berhasil membawa Xia Meilan menuju puncak gunung.
"Zuan lihatlah pemandangan disini sangat indah dan udaranya juga sangat sejuk!"Seru Xia Meilan dengan antusias.
Saat berada dipuncak gunung dan melihat kebawah mereka bisa menyaksikan awan putih dan kabut bergelombang menyatu menjadi lautan tak berujung Kim Zuan dan Xia Meilan seakan akan sedang berada di negeri dongeng ,hal itu membuat mereka rileks dan bahagia .
Kim Zuan memuji pemandangan itu sepenuh hati "Sungguh pemandangan yang indah,Gunung Minhwa benar -benar sangat sesuai dengan reputasi nya"
__ADS_1
"Benar sekali aku belum pernah melihat pemandangan seindah ini sebelum nya, ini. bagaikan sebuah mimpi dan perjalanan kita kesini juga tidak sia -sia dan menjadi perjalanan yang berharga "Ucap Xia Meilan sembari tersenyum perasaan nya jauh lebih tenang.
"Sayang sekali... "
Kim Zuan menggeleng kan kepalanya dia bisa merasakan energi Vitalitas Qi yang sangat murni dan kuat dan jauh lebih baik daripada gunung yang berada dibelakang Villa,hanya saja kultivasi nya saat ini masih sangat rendah untuk menyerap energi semacam ini.Jika tidak dia pasti sudah menggunakan formasi pengumpulan Qi untuk berlatih ditempat ini.
Akan tetapi Kim Zuan tidak patah semangat setelah dia bisa meningkatkan kultivasi nya maka dia masih bisa memiliki kesempatan untuk menyerap energi Vitalitas disini.
"Apa yang disayangkan? "Xia Meilan berbalik dan melontarkan pertanyaan dengan rasa penasaran.
"Bukan... bukan apa-apa aku hanya ingin bilang jika bisa menyaksikan matahari terbit dari sini pasti akan sangat menyenangkan sayang nya kita tidak bisa melakukan hal itu"Jawab nya santai.
"Tidak apa-apa Kita memang tidak bisa menyaksikan matahari terbit tapi bukankah kita bisa menyaksikan matahari terbenam bersama -sama "balas Xia Meilan tersenyum manis.
Tidak butuh waktu lama matahari pun berangsur -angsur terbenam menunjukan cahaya keemasan yang indah .
Dibawah matahari terbenam awan awan bernuansa begitu indah nan cantik membuat mereka terkagum kagum ,ketika matahari terbenam sepenuhnya mereka baru tersadar dari lamunannya.
"Sudah larut Zuan ayo kita pulang "Ucap Xia Meilan .
Meskipun hari ini terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dia merasa senang dan puas menghabiskan waktu bersama Kim Zuan.
Kim Zuan mengagguk dan mrnggendong Xia Meilan untuk menuruni tangga menuruni gunung .
Sementara di luar area gunung terdapat selusin mobil Audi yang identik berjejer sehingga menghalangi jalan masuk menuju Gunung Minhwa ,ada sekitar dua puluh hingga tiga puluh pemuda sedang bersandar di mobil mereka tampak ganas dan mendominasi .
Ketua kelompok itu adalah seorang pemuda berusia sekitar 30 tahun dan sedang mengapit rokok di bibirnya, dia terlihat kuat pandangan matanya terlihat tajam disampingnya terdapat empat pemuda yang diperban dengan keadaan menyedihkan .
Keempat orang itu adalah orang-orang yang telah dihajar oleh Kim Zuan sebelum nya .
Karena melihat pemandangan tersebut orang -orang yang lewat diseberang tidak ada yang mendekat agar tidak terkena masalah.
Sedangkan Kim Zuan dan Xia Meilan yang sudah turun sedang berbincang dan tertawa bersama ketika mereka berdua sudah mendekat ke arah dua puluh atau tiga puluh orang yang sedang berdiri digerbang mereka sangat terkejut karena tidak tahu apa yang sedang terjadi.
"Bos dia adalah orang yang telah melukai kami,anda harus membalas kan dendam kami"Ucap si pria bertato dengan begitu semangat sembari menunjuk ke arah Kim Zuan ketika dia muncul.
"Tangkap dia! jangan sampai dia kabur"Perintah sang ketua sembari membuang rokoknya.
Dibawah komando nya dua puluh sampai tiga puluh pemuda itu mengeluarkan senjata dan mengepung Kim Zuan dan juga Xia Meilan,membuat mereka akhirnya bisa melihat empat pemuda yang kini berdiri disamping sang ketua
"Ternyata kalian! kalian tidak akan kabur lagi bukan? "cibir Kim Zuan.
Ekspresi nya berubah marah dia langsung paham ternyata mereka membawa bala bantuan untuk membalas dendam padanya.
"Benar ini kami kau tidak menyangka kami akan kembali bukan? "Tanya Si pria bertato dengan nada sombong.
"Apa yang kalian inginkan ?Kim Zuan telah melepaskan kalian waktu berada di gunung tadi ,dan kalian berjanji akan membuka lembaran baru serta memulai semuanya dari awal lagi apakah sekarang kalian ingin ingkar janji? "Tegur Xia Meilan dengan tegas
"Hei wanita ja,la- ng jangan bicara tentang gunung !Berandalan ini menghajar kami habis-habisan ,kau adalah kekasihnya jadi kau tidak bisa lolos begitu saja kami tidak akan pergi tanpa membalas dendam"Hardik si pria bertato dengan garang
"Dasar berengsek, kurang ajar berandalan tidak berguna "Ujar Xia Meilan berapi-api.
Sebelum nya Kim Zuan tidak membiarkan mereka pergi namun dialah yang berhati lembut dan memohon belas kasihan ,tapi dia tidak menyangka mereka justru membawa bantuan untuk membalas .
Detik itu juga dia merasa menyesal jika dia tahu maka dia tidak. akan mencegah Kim Zuan untuk menghabisi keempat berandalam ini sayangnya Xia Meilan terlambat untuk menyadari nya.
Sang ketua menghampiri Kim Zuan dan menatap tajam padanya "Hei anak muda kau berasal dari mana? Beraninya kau melukai orang-orang ku di wilayah ku "Ucapnya.
__ADS_1
Kim Zuan menurunkan Xia Meilan dan menatap lurus pada sang ketua
"Kamu siapa? "