
"Apa harganya terlalu rendah? "
Huang Yiyin tercengang dan tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar, Dia telah lama berada di tempat kerja dan terlibat dengan diskusi antar kerjasama berkali-kali pelanggan selalu mengatakan harga terlalu tinggi dan mencoba segala cara untuk menurunkannya.
Ini adalah pertama kalinya dia bertemu seseorang yang tidak menyukai harga yang terlalu rendah.
"Benar sekali saudara Zuan bagaimana kalo saya mengusulkan perusahaan Wangzi akan memberikan anda keuntungan sebesar 15 persen dari hasil penjualan? "Tawar Wang Jihao
"Benarkah Tuan Besar Wang jika begitu saya akan berterimakasih atas nama Nona Xia Meilan"Ujar Kim Zuan.
Meskipun dia tidak mengerti soal penentuan harga tapi Tuan Besar Wang memberikan keuntungan tanpa syarat ini adalah hal yang tidak pernah ia duga sebelum nya.
"Tuan Wang apakah anda serius? "
Huang Yiyin tertegun tampak tidak percaya meskipun Kim Zuan adalah orang awam namun Huang Yiyin adalah seorang profesional dia tahu bahwa keuntungan perusahaan Wangzi paling tinggi sekitar 20 persen.
Namun Wang Jihao bersedia memberikan 15 persen keuntungan miliknya kepada perusahaan Altria Group secara gratis Mereka bagaikan mendapatkan undian .
"Jangan khawatir Nona Huang kakek saya adalah orang yang menepati janjinya,Dia tidak mungkin mempermainkan anda"Ucap Wang Jiu menenangkan.
"Benar sekali saya berhutang budi pada saudara Zuan saya akan membayarnya dengan memberikan keuntungan ini"Ujar Wang Jihao tersenyum.
Yah semua pembahasan mengenai hutang balas budi kini Huang Yiyin mengerti dan memahami hubungan antara Kim Zuan dan Tuan besar Wang, Namun dia tidak mengerti bagaimana seorang Tuan Besar seperti Tuan Wang bisa berhutang budi dengan Kim Zuan yang merupakan seorang sekretaris biasa.
"Selanjutnya mengenai masa kontrak yang hanya berlaku selama satu tahun jika anda bersedia perusahaan Wangzi akan menandatangani kontrak selama empat tahun dan bisa diperpanjang selama empat tahun dimasa depan"Terang Wang Jihao memberikan poin tambahan.
"Tentu saja kami bersedia terimakasih... terimakasih banyak"Ucap Kim Zuan dia sangat gembira.
Setelah mencapai kesepakatan Tuan Besar Wang mengambil pena dan menambahkan dua poin yang telah mereka setujui bersama poin pertama tentang pembagian hasil keuntungan penjualan dan yang kedua mengenai masa kontrak kerjasama yang telah diperpanjang ,Tuan Besar Wang menandatangani namanya sedangkan Kim Zuan juga melakukan hal yang sama atas nama perusahaan Altria Group.
Kontrak tersebut terdiri dari dua salinan sehingga masing-masing pihak menyimpan satu salinan, Huang Yiyin Tidak bisa menahan diri untuk mencubit pipinya untuk membuktikan jika saat ini dia tidak sedang bermimpi ternyata dia merasakan sakit yang artinya dia tidak sedang bermimpi.
Kim Zuan dan Huang Yiyin pun akhirnya meninggalkan restoran menggunakan mobil, selama perjalanan pulang Huang Yiyin tidak dapat menahan rasa penasaran nya sehingga ia bertanya kepada Kim Zuan
"Zuan bagaimana kamu bisa mengenal Tuan Besar Wang? Dan bantuan seperti apa yang telah kamu berikan padanya ?"
Kim Zuan hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Huang Yiyin dan menceritakan nya secara singkat "Saya hanya menolong nya ketika dia pingsan saat berolahraga di taman karena kebetulan saya mengerti sedikit tentang ilmu medis sehingga tanpa sengaja menyelamatkan nya"
"Kamu mengerti ilmu medis benarkah? Kamu tidak sedang berbohong bukan? "Ucap Huang Yiyin penasaran.
__ADS_1
Sambil menunggu lampu merah Huang Yiyin menoleh kearah Kim Zuan dengan ekspresi curiga seakan-akan perempuan itu sedang memastikan ucapan nya.
"Tentu saja lagipula untuk apa saya berbohong "Jawab Kim Zuan
"Bisa saja kamu berbohong jika memang kamu mengerti tentang ilmu medis kenapa kamu tidak bekerja sebagai seorang dokter dan justru memilih bekerja sebagai sekretaris? "Cecar Huang Yiyin dia merasa Kim Zuan sedang berbohong.
Saat ini wajah Kim Zuan sudah memerah akibat alkohol yang tadi ia minum "Jika kamu tidak percaya saya bisa membuktikan nya sekarang "Kata Kim Zuan.
"Bagaimana caranya kamu membuktikan nya? "Tanya Huang Yiyin bingung.
Bukannya menjawab Kim Zuan justru mendekatkan tubuhnya ke arah Huang Yiyin dan mengamati perempuan itu,saat Kim Zuan mendekat aroma alkohol bercampur aura maskulin tercium oleh Huang Yiyin.
Dia sebelum nya tidak menyukai aroma alkohol tapi entah mengapa dia tidak menjauh ataupun membenci baunya .
"Kenapa jarakmu dekat sekali denganku? " Tanya Huang Yiyin yang merasa sedikit gugup ketika Kim Zuan menatap nya.
"Nona Huang kalau aku tidak salah menebak baru -baru ini kamu baru saja mengalami apa yang seharusnya dialami oleh seorang gadis bukan? "Ucap Kim Zuan dengan ekspresi yang sulit ditebak.
Kim Zuan kini akhirnya mengerti mengapa akhir -akhir ini suasana hati Huang Yiyin terlihat buruk.
"Bagaimana kamu bisa tahu mengenai hal itu?"Tanya Huang terkejut dia bahkan tidak menyadari jika topik pembicaraan kali ini kurang sopan untuk dibahas.
Kim Zin biasanya bersikap tenang namun kali ini karena dibawah pengaruh alkohol dia berbicara jujur dan melupakan batasan apa saja yang seharusnya tidak boleh dibahas.
Ketika Huang Yiyin mendengar ucapan Kim Zuan akhirnya ia tersadar wajahnya memerah seketika "Kamu... Sudah diamlah !"Bentaknya rasanya dia sangat ingin bersembunyi saja.
Sedangkan Kim Zuan yang merasa kasihan karena Huang Yiyin yang merasakan nyeri dia justru terus saja berkata"Nona Huang meskipun hal tersebut adalah sesuatu yang wajar tapi kamu tidak boleh mengabaikan nya begitu saja,Bisa jadi hal tersebut akan menjadi lebih parah di masa depan. Saya akan memberikan mu resep untuk mengurangi rasa sakitnya ,selama kamu meminumnya selama empat hari berturut-turut saya pastikan rasa sakitnya akan hilang"
Kim Zuan kebetulan melihat kertas dan pena sehingga ia segera meriahnya lalu segera menuliskan resep untuk Huang Yiyin.
"Kamu.... Dasar tidak tahu malu"Umpat Huang Yiyin dia sangat kesal bercampur malu sehingga rasanya ingin memaki Kim Zuan
"Tiiiinnn"
"Tinnnnn"
"Tinnnn"
Banyak mobil dibelakang mereka yang membunyikan klakson karena lampu lalu lintas sudah berwarna hijau mereka mendesak Huang Yiyin untuk segera menjalankan mobilnya.
__ADS_1
Huang Yiyin tidak dapat menahan rasa kesalnya dan langsung mengijak gas mobilnya yang hampir saja membuat nya menabrak mobil didepannya,setelah berjarak agak sepi dia memilih menepikan mobilnya.
Saat itu Kim Zuan baru saja selesai menuliskan resep untuk Huang Yiyin dia mendongak lalu melihat keluar jendela dengan bingung "Nona Huang kita masih belum sampai terus saja jalankan mobilnya kenapa kamu justru berhenti? "Tanya nya.
"Keluar dari mobil saya sekarang! "Seru Huang Yiyin dengan nada yang agak tinggi karena marah.
"Keluar dari mobil? Tapi kita belum sampai diperusahaan kenapa kamu menyuruh saya keluar dan turun dari mobil ?"Tanya Kim Zuan dia masih kebingungan.
"Kamu mau keluar atau tidak? Jangan salahkan saya jika bersikap kasar karena kamu tidak mau keluar dan turun dari mobil saya"Ujar Huang Yiyin .
Saat itu wajah cantik nya sudah benar -benar merah karena malu,dia mengambil sebotol air mineral lalu meminumnya didalam mobil dan melemparkan kepada Kim Zuan yang sudah turun dari mobilnya.
"Kim Zuan menghindar botol itu, wajahnya nampak tidak senang dan berkata"Nona Huang ada apa denganmu, mengapa kamu tiba-tiba marah? "
Tanpa menjawab pertanyaan Kim Zuan, Huang Yiyin melajukan mobilnya dan pergi meninggalkannya.
"Wanita memang makluk yang sulit ditebak"Teriak Kim Zuan.
Dia menggeleng kan kepala dengan ekspresi bingung dia tidak tahu ucapan mana yang membuat Huang Yiyin tersinggung,dia merasa sudah bersikap baik pada perempuan itu tapi bukannya berterimakasih dia justru meninggalkannya dijalan sungguh tidak adil.
Hal yang membuat Kim Zuan kesal adalah saat ini merupakan jam pulang kantor sehingga tidak akan mudah menemukan kendaraan,dia juga tidak memiliki aplikasi online untuk memesan taksi.
Untung saja Kim Zuan bernasib baik setelah berjalan sekitar lima belas menit dia mendapatkan sebuah taksi.
Sementara Huang Yiyin yang sudah sampai diperusahaan kini berdiri didepan gerbang sambil memegang surat kontrak,dia sudah menunggu cukup lama namun masih belum melihat Kim Zuan membuat nya sedikit merasa bersalah dan tidak tenang.
Dia merasa bersalah karena Kim Zuan sudah melindunginya di perusahaan Wangzi namun dia justru meninggalkan pria itu ditengah jalan begitu saja,dia khawatir sesuatu terjadi padanya.
Saat Huang Yiyin merasa gelisah sebuah taksi berhenti di depan gerbang perusahaan Kim Zuan turun dari taksi dengan wajah murung ,melihat hal itu Huang Yiyin menghela nafas lega lalu segera bergegas menghampiri Kim Zuan
"Zuan kamu lama sekali saya sudah cukup lama menunggumu"Ucap Huang Yiyin.
"Enak sekali kamu berbicara seperti itu sekarang sudah memasuki jam pulang kantor saya bisa mendapatkan taksi saja sudah sangat beruntung! "Kesal Kim Zuan.
"Kamu yang tidak berhati-hati saat berbicara ,hal yang aku lakukan memang pantas untukmu "Balas Huang Yiyin yang terkikik geli melihat ekspresi Kim Zuan.
"Baiklah seperti nya saya memang sedang si-al"Ketus Kim Zuan yang masih merasa kesal ia berjalan masuk ke perusahaan tanpa menoleh ke belakang.
Huang Yiyin bergegas menyusul lalu menarik lengan pria itu"Saya tahu saya salah jadi jangan marah lagi oke? "ucap Huang Yiyin
__ADS_1
"Kamu meminta maaf pada saya apakah kamu serius? "Tanya Kim Zuan terkejut