Bangkitnya Sang Penguasa

Bangkitnya Sang Penguasa
48.


__ADS_3

"Bagaimana... Bagaimana mngkin? "


Kedua pengawalnya yang tergeletak diatas tanah juga merasa tidak percaya dengan apa yang terjadi,beberapa waktu yang lalu mereka bisa menghajar Kim Zuan tanpa ada perlawanan tapi Sekarang Kim Zuan bisa membalas Dan menghajar mereka dengan mudah.


"Ma Lou Sekarang giliranmu"


Kim Zuan berjalan mendekat ke arah Ma Lou dengan aura yang menyeramkan


"Ka... Kau mau apa jangan,jangan mendekat"Ma Lou terkejut dan melangkah mundur


"Bukahkah Kau tadi mengatakan ingin mematahkan kakiku?Aku hanya ingin melakukan hal yang sama"Kata Kim Zuan menatap dingin Ma Lou.


Dia Memang tidak ingin mempunyai masalah ataupun berurusan dengan keluarga Ma akan tetapi Ma Lou selalu saja mencari masalah dengannya,Dia tidak hanya berselingkuh dengan istrinya tapi juga sering menghina Kim Zuan berkali-kali membuatnya kehilangan kesabaran.


"Be...beraninya kau,aku memperingatkanmu kangen macam-macam dengan keluarga Ma!Jika Kau berani menyakitiku aku pasti tidak akan membiarkanmu lepas di masa depan"Ma Lou Mencius mengancam.


"Kita tidak tahu tentang masa depan tapi yang jelas untuk saat ini aku tidak ingin melepaskanmu"Sahut Kim Zuan.


Dia mendekati Ma Lou dan segera menendang kakinya hingga Ma Lou berteriak kesakitan "Ahhh dasar brengsek"makinya ,Namun Kim Zuan Sama sekali tidak menghiraukannya dan bersiap-siap menendang kaki satunya lagi.


"Berhenti Kim Zuan beraninya kau menyakiti suamiku!aku akan menghajar mu"Lim Rui mengepalkan tangannya,berteriak sembari berlari ke arah Kim Zuan.

__ADS_1


"Plak"


 Namun sayangnya dengan sigap Kim Zuan menampar Lim Rui hingga wanita itu jatuh tersungkur keatas tanah.


"Lim Rui aku telah pernah menjadi bagian keluarga Lim selama tiga tahun,meskipun aku tidak berhasil setidaknya aku telah banyak membantu tapi lihatlah Bagaimana Kau memperlakukanku!Apakah Kau masih memiliki Hati nurani? Dengarkan aku baik -baik mulai Sekarang kita tidak memiliki hubungan apapun"Ucap Kim Zuan dengan wajah datar acuh tak acuh.


Kini ia memilih benar-benar membuang jauh perasaannya dan mengakhiri hubungan dengan Lim Rui sehingga dimasa depan mereka sudah tidak terikat hutang budi lagi.


"Kau.."


Lim Rui tercengang sebelumnya keluarga Lim selalu memperlakukan Kim Zuan dengan seenaknya Dan tidak baik tapi Kim Zuan tidak pernah membalas, Kini dia menyadari jika ternyata Kim Zuan hanya mengalah saja terbukti Sekarang lelaki yang is sebut pecundang tersebut bisa dengan mudah menginjak-ijak Ma Lou.


"Rui Demi kakek yang telah memperlakukan ku layaknya seperti keluarga aku akan melepaskanmu kali ini,lanjutkanlah hidupmu dan jangan mengusikku jika kalian berdua menganggu ku lagi aku tidak akan melepaskan kalian dengan mudah"Kata Kim Zuan lalu mengambil tasnya dan beranjak pergi.


Kim Zuan melajukan motornya kembali ke Villa Junzu,ia Tiba tepat pukul 9 malam dan kebetulan melihat Bibi Lan baru selesai membuatkan makan malam untuk Xia Meilan.


"Zuan bukahkah kamu pulang kerja lebih awal tapi kenapa kamu baru sampai di rumah malam begin? "Tanya Xia Meilan.


"Oh tadi Ada yang harus kulakukan dan juga aku berjalan-jalan membeli barang"jawab Kim Zuan.


Zuan tersenyum lalu berjalan mendekati Xia Meilan Dan duduk disebelah nya "Ngomong-ngomong Meilan kenapa kamu makan malam selarut ini ?"imbuh nya.

__ADS_1


"Aku tadi bekerja lembur dikantor Dan baru kembali"jawab Xia Meilan


"Apakah itu mengenai pertemuan yang akan membahas masalah kerjasama perusahaan?"Tanya Kim Zuan kembali.


"Ya kita sudah tidak memiliki banyak waktu dan harus menyiapkan rencana kerjasama serta segera membuat keputusan dalam beberapa hari kedepan"Xia Meilan menceritakan kesulitannya.


"Kerjasama seperti apa?Bisakah kamu menjelaskannya padaku? "Ucap Kim Zuan sedikit ragu-ragu.


"Ini tentang....Sudahlah lupakan saja kamu tidak akan mengerti,besok akan Ada pertemuan dengan para karyawan senior kamu akan mengetahuinya besok ketika kau datang bersama Nona Zizi"Xia Meilan menghela nafas masalah ini melibatkan banyak pihak dia tidak akan bisa menjelaskannya .


"Baiklah"Kim Zuan tersenyum bahagia jika Xia Meilan mengijinkannya mengikuti pertemuan bukahkah itu artinya dia mempercayai dirinya


"Itu hanyalah sebuah pertemuan kenapa kamu terlihat senang sekali? "Xia Meilan tersenyum melihat tingkah Kim Zuan.


Xia Meilan tahu Kim Zuan tidak berbakat di dalam Bosnia dan mungkin tidak akan bisa membantunya,awalnya dia tidak berencana mengajak Kim Zuan kepertemuan tersebut tapi Karena dia Terus saja bertanya tentang kerjasama itu akhirnya Xia Meilan mengajak nya.


Mereka segera menghabiskan makan malam lalu Xia Meilan kembali ke kamarnya untuk beristirahat sedangkan Kim Zuan membawa batu giok yang tadi ia beli menuju gunung dibelakang Villa dan segera membuat Formasi pengumpul Qi.


Kim Zuan berjalan ketengah formasi lalu duduk bersila,dia mengeluarkan batu giok terakhir untuk mengaktifkan Formasi.


Saat Formasi sudah diaktifkan Energi Qi dan Energi Vitalitas di sekitar gunung berkumpul membentuk pusaran angin dan berhembus masuk ke tubuh Kim Zuan.

__ADS_1


"Apakah aku berhasil? "


__ADS_2