Bangkitnya Sang Penguasa

Bangkitnya Sang Penguasa
65


__ADS_3

"Kim Zuan awas hati-hati "Pekik Xia Meilan dia menangis matanya penuh keputusasaan.


Dia berfikir Kim Zuan tidak akan menang melawan mereka apalagi mereka semua memakai senjata, jika Kim Zuan meninggal dia tidak akan bisa memaafkan dirinya dan juga terlepas dari mereka sehingga ia menutup matanya sembari berdoa.


"Bugghh"


Kim Zuan ternyata sudah siap dengan cepat dia mendaratkan pukulan dengan tangan kanannya ke wajah pria bertato dan tepat mengenai mulutnya sehingga ia menjerit kesakitan darah membanjiri wajahnya sehingga dia langsung jatuh keatas tanah.


Berikutnya Kim Zuan mrnghindar pisau yang diarahkan ke punggungnya kemudian dia menarik tangan teman si pria bertato Dan memutarnya dengan kelas hingga terdengar bunyi


"KRAKK"


"Ahhhh"


pria tersebut menceritakan saat tangannya dipatahkan begitu saja,pisau yang berada ditangannya diambil secara panda oleh Kim Zuan lalu diarahkan kepada dua pemuda lainnya hingga menyusul paha keduanya Membuat mereka hampir pingsan karena menahan rasa sakit.


"Bagaimana....Bagaimana mungkin? "Ucap Xia Meilan tercengang dia menggosokan kedua matanya saat melihat pemandangan tersebut.


Awalnya dia berfikir Kim Zuan akan mati namun dia tidak pernah menduga bahwa dia bisa menyalahkan keempat berandalan tersebut ,Xia Meilan akhirnya menyadari apa yang diucapkan oleh Kim Zuan bukanlah sebuah kebohongan .

__ADS_1


"Zuan kamu sangat hebat, Sejak kapan kemampuan beladiri mu menjadi sebaiknya ini? "Ujar Xia Meilan dia mengamati Kim Zuan dengan wajah tidak percaya.


"Zuan jika kemampuan beladiri mu sebaiknya ini mengapa sebelumnya kamu hampir terbunuh ditangannya dua penculik sebelumnya, ditambah lagi kedua pengawal Ma Lou menghajar mu habis-habisan ?"Tanya Xia Meilan


"Kemampuan ku memang sebaiknya ini hanya saja dua penculik itu juga merupakan Ahli beladiri dan aku ceroboh saat itu sehingga mereka hampir membunuhku "Jawab Kim Zuan tenang.


"Dan untuk masalah kedua pengawal Ma Lou saat itu aku hanya sengaja mengalah karena tidak ingin mereka tahu kemampuan ku"imbuhnya.


Karena Kim Zuan tidak bisa menjelaskan masalah warisan dari leluhurnya dia hanya bisa mengarang cerita Dan juga sebuah alasan.


"Benarkah,?"Ucap Xia Meilan ragu-ragu,Sebelumnya dia telah menyelidiki latar belakang Kim Zuan ,menurut hasil penyelidikannya dia tidak bisa Seni beladiri ataupun mempunyai kemampuan apapun.


Namun kenyataan berada didepan matanya ,sehingga dia tidak bisa memikirkan kemungkinan yang lain dan percaya pada Kim Zuan.


"Bangun kalian jangan berbaring ditanah dan berpura-pura pingsan "Ujar Kim Zuan,dia menginjak dada si pria bertato dengan keras sehingga pria itu segera berteriak kesakitan dan langsung bangun.


Ketiga temannya terkejut tapi mereka memilih diam kemudian mereka memaksakan dirinya untuk perlahan bangkit meski sekujur tubuhnya merasa sakit


"Apa.. yang kamu inginkan ?"Ucap si pria bertato tampak ketakutan.

__ADS_1


Sebagian giginya patah Dan mulutnya mati rasa karena pukulan yang diberikan oleh Kim Zuan .


"Apa yang aku inginkan? Tempat ini adalah tempat yang cocok untuk menghabisi orang aku sedang berfikir sebaiknya mengubur kalian dimana? "Ucap Kim Zuan dengan Aura membunuh yang kuat.


"Ja... Jangan maafkan kami"


Keempat pria itu ketakutan kaki mereka Lemas seketika ,jika ditempat lain mungkin mereka tidak akan percaya Kim Zuan menghabisi mereka Namun ditempat yang Jarang dikunjungi seperti ini mereka percaya dia mampu melakukan nya.


"Tuan tolong ampuni kami,kami tahu kami salah tolong lepaskan kami kali ini "Ucap si pria bertato diikuti oleh ketiga temannya mereka meminta Bela's kasihan.


Kim Zuan hanya terdiam tanpa memberikan sebuah jawaban Dan memandang acuh tak acuh sehingga mereka menjadi putus asa lalu mereka melihat Xia Meilan dan langsung berlari kearahnya.


Kim Zuan terkejut dia takut mereka akan menyakiti Xia Meilan sehingga dia segera berdiri dan melindungi sambil menatap tajam keempat berandalan tersebut.


"Nona ini semua salah kami karena mengganggu kalian berdua sebelumnya tolong Ampuni kami Dan kami meminta maaf buatkan kami hidup "Pinta mereka.


Biar Bagaimanapun Xia Meilan adalah seorang wanita meski dia tahu mereka adalah penjahat melihat mereka memohin hatinya menjadi iba.


"Zuan Sudahlah lepaskan lah mereka Dan biarkan mereka pergi kali ini"Ujar Xia Meilan

__ADS_1


"Meilan kamu tidak bisa membiarkan mereka pergi begitu saja. orang-orang ini adalah sampah masyarakat jika kita membiarkan mereka pergi kita tidak tahu tindakan kejam apalagi yang akan mereka lakukan di masa depan, Bukankah secara tidak langsung kita membantu mereka? "Ujar Kim Zuan.


Mendengar perdebatan antara Kim Zuan Dan Xia Meilan keempat pria tersebut merasa memiliki kesempatan Sehingga mereka segera berkata "Tolong Ampuni kami, kami berjanji untuk mengubah cara hidup kami dan memulai hidup baru, tolong berikanlah kami kesempatan "


__ADS_2