
"Kau lagi, Kau benar benar membuat ku kesal! Aku baru saja memperingatkanmu untuk tidak menganggu Rui,kau sengaja ingin mencari gara gara ya? "kata Ma Lou menatap tajam kearah Kim Zuan.
"Bukankah aku sudah memberitahumu jika aku kesini untuk membeli barang,Siapa juga yang ingin menggaggunya? "Ujar Kim Zuan,dia tidak menyangka akan bertemu kembali dengan sepasang penggaggu ini.Sungguh menyebalkan.
"Omong kosong kami baru saja memasuki toko ini lalu kau tiba tiba saja muncul disini aku tidak percaya jika ini adalah sebuah kebetulan,Kau pasti mengikuti kami bukan karena Xia Meilan meninggalkan mu sehingga kau ingin kembali padaku? "Cibir Lim Rui
Sejujurnya Ma Lou dan Lim Rui memang berharap bertemu Kim Zuan untuk memberikan nya pelajaran, Namun siapa sangka takdir mempertemukan mereka sehingga Lim Rui berfikir jika Kim Zuan pasti mengikuti mereka.
"Aku tidak perduli dengan kalian berdua!"Sarkas Kim Zuan berniat pergi dan mengabaikan kedua orang yang menyebalkan tersebut.
"Apa kau fikir bisa pergi begitu saja jangan harap! Sayang lihatlah para pengawal kita sudah ada disini kamu harus memberikan nya pelajaran "Rengek Lim Rui, Sehingga Ma Lou segera memberikan perintah
__ADS_1
"Kalian berdua cepat berikan dia pelajaran "ucapnya.
Kedua pengawal tersebut segera mengangguk dan melangkah mendekati Kim Zuan untuk menghadang langkah nya dari sisi kiri dan kanan.
Melihat hal tersebut wajah Kim Zuan berubah masam,dia segera memasang persiapan untuk melawan mereka .
Melihat akan terjadi perkelahian para penjaga yg bersiaga diarea toko tersebut segera memasang wajah garang dan mengepung orang yang diperintah oleh Ma Lou untuk memberikan pelajaran kepada Kim Zuan
"Apa yang akan kalian lakukan?Kuperingatkan jangan membuat masalah disini atau kalian tanggung sendiri akibatnya! "ucap seorang penjaga yang berwajah paling garang ditambah bekas luka diwajahnya yang membuatnya terlihat menyeramkan.
"Maaf tuan ini hanya salah paham kami tidak bermaksud membuat masalah"Ma Lou segera berkata dengan gugup dan tersenyum canggung, Tidak lupa ia juga menatap kedua pengawalnya memberikan isyarat agar mereka mundur .
__ADS_1
Sebelum nya Ma Lou telah mendengar rumor dari teman teman nya yang merupakan kalangan pemuda kaya bahwa seseorang yang membuat masalah di toko Zhangyue tidak pernah berakhir dengan keadaan yang baik, hal tersebut membuat Ma Lou segera memilih untuk mengalah.
"Tapi sayang"Lim Rui merasa tidak senang dan ingin memprotes namun ucapan nya segera dipotong oleh Ma Lou
"Diamlah! "bentaknya lalu berbisik ketelinga Lim Rui "Dibelakang orang orang ini adalah orang kuat dan berkuasa kita tidak dapat menyinggung mereka, Lagipula si pecundang ini tidak akan bisa pergi kemanapun kita bisa memberinya pelajaran nanti "
Lim Rui segera Mengerti dan akhirnya diam dan setuju dengan ucapan Ma Lou.
"Kalo begitu kami permisi Tuan"Kata Ma Lou sembari menarik tangan Lim Rui untuk menjauh.
"Ayo kita masuk ulang tahun kakek tinggal sebentar lagi, kita harus bisa memberikan hadiah batu giok yang terbaik,"Kata Ma Lou
__ADS_1
Toko ZhangYue terbagi menjadi 2 Bagian, Batu giok yang sudah di ukir berada disebelah kiri sedangkan Batu judi berada di sebelah kanan.
"Sayang kita tidak menemukan yang cocok bagaimana jika mencari ditoko yang lainnya saja? "Tanya Lim Rui