Bangkitnya Sang Penguasa

Bangkitnya Sang Penguasa
33


__ADS_3

"Meilan, Kamu...."


Kim Zuan sangat terharu ada rasa hangat yang menjalar ke hatinya dan perasaan yang sebelumnya ada semakin besar, dalam tiga tahun terakhir jangankan memberikan barang Lim Rui tidak pernah sedikit pun memperdulikannya.


Namun Xia Meilan berbeda,ia justru mengetahui bahwa ia tidak memiliki waktu untuk membeli ponsel dan membelikan untuk nya, Sungguh sangat berbeda dengan mantan istrinya sehingga membuat nya tidak menyesal berpisah dengan Lim Rui sebelum nya.


"Zuan kamu kenapa? "Tanya Xia Meilan


"Tidak apa-apa"balas Kim Zuan berusaha mengusir kenangan masa lalu nya.


"Nona Meilan, Tuan Zuan makan malam sudah siap"Seru Bibi Lan datang dari dapur.


Xia Meilan dan Kim Zuan bangkit dari ruang tamu meraka berjalan kemeja makan bersama.


Setelah makan malam Xia Meilan segera berpamitan "Zuan aku istirahat dulu "ucapnya,lalu segera ke lantai atas.


"Selamat malam Meilan, selamat beristirahat"balas Kim Zuan.


Xia Meilan tinggal dilantai dua sedangkan Kim Zuan tinggal di lantai satu, Ketika sudah sangat larut malam dan memperkirakan jika xia Meilan sudah tertidur Kim zuan menjalankan rencana nya untuk melihat pegunungan dibelakang Villa.


Setibanya di pegunungan Kim Zuan melihat ada bunga dan pohon dimana-mana, udaranya juga terasa sangat segar. Selain itu seperti yang ia duga energi Vitalitas disini sangat melimpah membuat nya sangat senang dan lega karena tidak sia-sia dia datang kesini.


Kemudian Kim Zuan mencari tempat yang nyaman dan bersih lalu duduk bersila dan mulai berlatih, energi didalam Vila sangat sedikit sehingga ia membutuhkan waktu sepanjang malam untuk menyelesaikan satu tingkatan kultivasi.Sementara di pegunungan ini dia hanya membutuhkan waktu tiga jam untuk menyelesaikan satu putaran kultivasi sehingga Kim Zuan terus berkultivasi.


Sekitar pukul 6 Kim Zuan telah menyelesaikan kultivasi dan membuka matanya.


"Setelah Kultivasi malam ini tampak nya aku menjadi lebih kuat dan tingkat kultivasi ku tidak jauh dari tahap Ranah prajurit tingkat akhir"ucap Kim Zuan bersemangat.


Dia melihat sekeliling dan menemukan sebuah batu yang sangat besar sehingga berfikir mencoba kultivasi nya, ia berjalan mendekat lalu menghancurkan batu itu dengan tangan kosong.


"Brakk"


terdengar suara hantaman keras lalu batu tersebut hancur berkeping -keping.


"Luar biasa"seru Kim Zuan.


Dia tidak menyangka hanya berkultivasi selama dua hari dirinya sudah bisa menghancurkan batu tersebut, hal itu membuat nya semakin bersemangat untuk mempelajari jalur kultivasi dimasa depan.


Kim Zuan pun meninggalkan gunung, Didekat pegunungan ada sebuah taman dengan fasilitas mewah. pada saat ini banyak orang yang berolahraga ditaman ada yang bersepeda, lari pagi dan juga berlatih Tai chi.


Semua orang ini adalah penghuni area Villa Junzu, mereka keluar pagi-pagi sekali untuk mencari udara segar dan juga berolahraga.


"Tolong ada seseorang yang pingsan "

__ADS_1


Tepat ketika Kim Zuan hendak melewati taman terdengar suara dan panggilan minta tolong tidak jauh dari nya,Sehingga ia berjalan mendekati.


Seorang pria paruh baya berusia sekitar enam puluh tahunan jatuh ketanah wajah nya pucat, berkerut dan terlihat kesulitan bernafas,Disampingnya nampak seorang pemuda berusia sekitar dua puluh empat atau dua puluh lima tahun sedang berjongkok dan memeluk lelaki tua yang tidak sadarkan diri itu, dia berteriak dengan cemas "Kakek kenapa? Bangun kek"


"Jangan khawatir tuan saya sudah menelfon Tuan Zhan dia akan segera datang "ucap seorang yang nampak seperti bawahan pemuda tersebut.


Dokter Zhan merupakan dokter pribadi keluarga nya,ketrampilanmedisnya sangat baik dan merupakan dokter terkenal di kota Ba selama dokter Wei datang keadaan kakeknya pasti akan baik-baik saja.


"Permisi! Saya tahu sedikit ketrampilan medis ijinkan saya memeriksa nya"ucap Kim Zuan


"Tentu saja, Terima kasih! "


Pria muda itu sangat terkejut dan segera melepaskan pelukannya dari sang kakek membiarkan Kim Zuan mendekat dan memeriksa keadaan kakeknya.


Dia tidak tahu kapan dokter Wei samping sangat bagus jika ada dokter lain yang sigap dan membantu terlebih dahulu.


Kim Zuan memeriksa denyut nadi lelaki tua itu dan dengan cepat memahami kondisi nya.


"Tuan bagaimana kondisi kakek saya? Apa kondisinya parah? "tanya pemuda tersebut terlihat khawatir.


"Kakek anda kritis karena serangan jantung mendadak! Tapi kondisinya tidak terlalu parah,dia akan baik-baik saja setelah saya merawatnya menggunakan beberapa jarum akupunktur "Ucap Kim Zuan sembari mengeluarkan sekotak jarum perak dari sakunya.


Penyakit mendadak seperti ini biasa bukan penyakit yang sulit untuk ditangani Namun penyakit semacam ini harus mendapatkan penanganan yang tepat waktu jika ditunda setiap menitnya akan membahayakan nyawa pasien.


ia cukup terkejut melihat Kim Zuan mengeluarkan jarum perak.


Dimasa kini pengobatan tradisional telah berangsur-angsur menghilang,banyak yang menganggap nya tidak sepraktis pengobatan moderen,selain itu teori pengobatan tradisional luas dan mendalam sehingga membutuhkan banyak pengalaman untuk menjadi seorang tabib,dan usia tabib relatif tua .


Pemuda itu hanya memperhatikan Kim Zuan dan berkata dalam hati"Usia pemuda ini nampaknya baru sekitar 24 atau 25 tahun Apakah pemuda ini bisa menyembuhkan penyakit kakekku dengan ketrampilan medisnya?"


Mendapatkan pertanyaan seperti itu Kim Zuan hanya menggelengkan kepalanya dan berkata dengan jujur"Saya bukan tabib ataupun seorang dokter"


"Apa?Kalau kau bukan dokter ataupun tabib kenapa kau mencoba menangani kakekku?"hardik pemuda tersebut dengan ekspresi kesal.


"Walaupun saya bukan seorang dokter atau tabib saya pernah mempelajari beberapa pengobatan tradisional,saya yakin bisa mengobati seorang pasien"Ucap Kim Zuan dengan tulus.


"Mudah sekali kamu berbicara begitu jika kamu sembarangan menangani kakeku dan memperburuk keadaanya apakah kamu bisa menanggung akibatnya?"


Sikap pemuda itu berubah drastis dan segera mendorong Kim Zuan.


Sejak awal pemuda itu tidak mempercayai pengobatan tradisional ditambah fakta jika Kim Zuan bukanlah tabib maupun dokter,dia tidak ingin membahayakan nyawa kakeknya.


"Tapi..."

__ADS_1


Kim Zuan ingin meyakinkan pemuda tersebut namun ucapannya segera dipotong olehnya


"Cukup!Cepat pergi!"


Jika bukan karena tadi Kim Zuan menawarkan bantuan kepadanya pemuda tersebut mungkin sudah meminta pengawalnya untuk mengusirnya .


"Baiklah"Ucap Kim Zuan ia hanya bisa terenyum kecut dan tidak punya pilihan selain pergi.


Disaat bersamaan terdengar suara langkah kaki yang berjalan tergesa-gesa seorang pria berusia sekitar 50 tahun datang membaw Kotak P3k bersama seorang asisten yang cukup muda.


"Dokter Zhan anda sudah disini,kakek saya tiba-tiba pingsan tolong selamatkan dia?"Ucap pemuda itu.


"Tuan Wang Jiu tenang saja penyakit Tuan besar Wang pasti kambuh lagi,itu bukan masalah besar"ujarnya menenangkan Wang Jiu.


Ketika dokter Zhan melihat kondisi nafas tuan Wang yang semakin lemah ia buru-buru memberikan isyarat kepada asistennya dan memulai pertolongan dengan memkompresiasi dadanya.


"Tunggu dulu kakek ini kemungkinan terkena serangan jantung jadi dia tidak bisa menerima kompresasi dada,bisa-bisa dia muntah darah dan nyawanya bisa terancam"Cegah Kim Zuan.


"Lagi-lagi kamu bukankah aku menyuruhmu pergi?"Wang Jiu berteriak dengan penuh amarah.


Dokter Zhang menatap Kim Zuan dan bertanya "Apakah kamu seorang dokter juga?"


"Dokter Zhan jangan dengarkan omong kosong pemuda ini dia hanya pernah belajar penobatan tradisional dan sama sekali bukan seorang dokter"kata Wang Jiu.


"Di zaman ini pengobatan tradisional sudah ketinggalan zaman,lagipula kamu masih sangat muda walaupun kamu mempelajari beberapa ketrampilan pengobatan tradisional kemampuan medismu tidak selevel denganku"cibir Dokter Zhan memandang remeh Kim Zuan.


Dia telah mempelajari pengobatan moderen selama beberapa tahun ini di ibukota dan memiliki pengetahuan yang luas serta mengaggap remeh pengobatan tradisional dan juga berfikir pengobatan tradisional hanyalah penipuan.


"Saya tahu anda tidak akan mempercayai ucapanku tapi saya mengatakan yang sebenarnya jika Anda tidak berhenti kakek ini pasti akan muntah darah"Ucap Kim Zuan penuh kekhawatiran.


"Aku adalah dokter pribadi Tuan Wang jadi aku yang lebih tahu bagaimana kondisimya jadi berhentilah mempermalukan dirimu sendiri yang hanya memiliki ketrampilan medis tidak seberapa itu" Ujar Dokter Zhang.


Dia mengabaikan Kim Zuan dan menyuruh asistennya untuk melanjutkan kompresasi pada Tuan Besar Wang.Perlahan-lahan wajah pucat Tuan Wang berangsur membaik dan nafasnya menjadi lebih teratur.


Setelah itu Dokter Zhan mengeluarkan pil penstabil jantung dan memberikannya pada Tuan Besar Wang.


"Uhukk"


"Uhukk"


Setelah beberapa saat Tuan besar Wang terbatuk lalu perlahan-lahan membuka mata dan terbangun dari koma.


"Syukurlah kakek bangun bagaimana perasaan kakek?Apakah ada bagian tubuh kakek yang merasa tidak nyaman?"tanya Wang Jiu ia sangat bahagia sehingga buru-buru mengajukan beberapa pertanyaan.

__ADS_1


"Aku baik-baik saja,Jiu apa yang terjadi padaku?"Tanya Tuan Wang dengan wajah bingung


__ADS_2