BARA

BARA
Mister Daniel


__ADS_3

Di tempat lain, ada Edgar dan Hugo yang sedang melaksanakan tugas mereka untuk mencari dan mengecek keadaan para peserta kelompok empat. Hugo berkata yakin jika suara teriakan para peserta yang telinganya tangkap di ruang kosmik tadi berasal dari area perpustakaan. Membuat Edgar dan sahabatnya itu pun sudah berada di area tersebut saat ini.


Butuh waktu lama untuk mereka mengunjungi area perpustakaan dikarenakan begitu gelapnya area sekolah sekarang. Mereka membekal senter masing-masing untuk menerangi perjalanan mereka.


Namun tiba-tiba semua lampu pencahayaan di sekolah kembali hidup membuat Edgar dan Hugo pun menghembuskan napas lega dan memekik senang. Mereka berdua pun langsung mematikan senter mereka.


Edgar dan Hugo mulai mencari para peserta kelompok di area perpustakaan. Mereka berdua mencari para peserta kelompok empat di sekitar area koridor perpustakaan terlebih dahulu.


Namun, bukan para peserta kelompok empat yang Edgar dan Hugo temukan di area koridor perpustakaan, mereka malah menemukan hantu Bara yang sedang menyiksa seorang hantu perempuan yang sangat familiar di mata mereka.


"Itu hantu Bara, Ed," beritahu Hugo kepada Edgar.


"Iya, gue lihat juga. Dia sedang menyiksa hantu perempuan di di sana. Tapi kenapa hantu perempuan itu terlihat familiar, yah?" tanya Edgar.


Ini pertama kalinya Edgar melihat hantu Bara dan hantu perempuan itu di sekolah. Ternyata mereka memang menyeramkan yang digosipkan oleh orang-orang di sekolah ini.


"Itu, itu, itu hantu Chelsea, Ed. Itu hantu Chelsea!" beritahu Hugo dengan nada gagap karena syok. Dia baru menyadari jika hantu perempuan yang sedang disiksa oleh hantu Bara di sana adalah hantu Chelsea.


Edgar pun ikut menyadari jika hantu perempuan itu adalah hantu Chelsea. Saat ini dia sama syoknya seperti Hugo.


Hantu Chelsea sudah kalah di sana. Hantu Bara pun menyadari jika ada yang memperhatikan dirinya sejak tadi. Dia pun melihat ke arah Edgar dan Hugo yang saat ini sedang mengintip dirinya sembari bersembunyi di dinding tangga perpustakaan.


Edgar dan Hugo pun tertangkap basah oleh hantu Bara. Edgar dan Hugo langsung terlonjak kaget ketika hantu Bara menoleh ke arah mereka. Wajah menyeramkan hantu Bara menatap keduanya dengan tatapan tajam yang penuh amarah. Membuat Edgar dan Hugo pun panik dan ketakutan.


"Kita ketahuan. Lari, Ed! Kita harus lari sebelum hantu Bara menangkap kita," ajak Hugo kepada Edgar. Edgar pun menurut.


Edgar dan Hugo pun beranjak lari dari area koridor perpustakaan. Namun mereka lari dengan berbeda arah. Edgar berlari menaiki tangga dan masuk kedalam gedung perpustakaan, sedangkan Hugo berlari meninggalkan area perpustakaan. Keduanya terpencar dan terpisah sekarang.

__ADS_1


Edgar yang sudah memasuki area dalam gedung perpustakaan pun menutup pintu perpustakaan dengan rapat dan setelah itu segera mencari tempat persembunyian. Dia pun memutuskan untuk bersembunyi dibalik rak buku yang tersedia di perpustakaan.


Edgar bersembunyi dibalik rak buku sembari mengintip pintu perpustakaan. Edgar takut jika hantu Bara mengetahui dirinya ada di dalam gedung perpustakaan. Edgar takut hantu Bara mendatanginya ke tempat ini.


Namun ternyata ketakutan Edgar benar-benar terjadi. Karena pintu perpustakaan yang Edgar tutup tadi kini terbuka. Hantu Bara muncul di sana dengan wajah yang menakutkan dan cara jalannya yang sangat lambat seperti zombie hidup. Dia sedang menatap ke setiap sudut area dalam gedung perpustakaan untuk mencari Edgar.


Edgar pun langsung menghentikan aktivitas mengintipnya dan diapun bersembunyi di balik area rak buku yang dia jadikan tempat sembunyi. Edgar takut hantu Bara kembali menangkap basah Edgar sedang mengintip dirinya seperti di luar gedung perpustakaan tadi.


Beberapa menit kemudian, Edgar pun kembali mengintip pintu perpustakaan untuk memastikan apakah hantu Bara masih ada di sana atau tidak. Dan ternyata hantu Bara masih setia berdiri di sana. Bara terus menatap ke setiap area dalam gedung perpustakaan untuk mencari Edgar.


Namun sepertinya Edgar berhasil bersembunyi dengan rapih dari hantu Bara. Karena saat ini hantu Bara sudah beranjak pergi meninggalkan perpustakaan. Hantu Bara sepertinya sudah berpikir jika Edgar tidak berada di area tersebut.


Hantu Bara pun saat ini sudah sepenuhnya keluar dari pintu perpustakaan. Edgar berusaha untuk tidak memekik kencang di tempatnya. Dia saat ini begitu bahagia luar biasa karena berhasil mengelabui hantu Bara.


Namun ternyata kebahagian Edgar hanya berlangsung sebentar karena setelah hantu Bara keluar, tiba-tiba detik itu juga masuk seorang pria yang sangat Edgar kenali ke dalam perpustakaan. Pria itu adalah Mister Daniel.


"Persembunyian yang cukup bagus, Edgar," ucap Mister Daniel.


Edgar terkejut di tempatnya. Apa maksud perkataan Mister Daniel? Apakah tujuan dia memasuki perpustakaan adalah untuk mencari Edgar? Tapi untuk apa? Dan kenapa saat ini Mister Daniel memegang sebuah pistol? Untuk apa pistol itu?


Edgar pun berhenti mengintip. Firasat Edgar tiba-tiba menjadi tidak enak. Apakah Mister Daniel saat ini sedang mengincar Edgar untuk dia bunuh?


"Sebenarnya tadi hantu Bara sudah mengetahui jika kamu ada di dalam perpustakaan ini. Namun sepertinya hantu Bara mencoba berbaik hati memberi kesempatan kepada saya untuk membunuh kamu," ucap Mister Daniel di sana sembari memeriksa area lorong antara rak buku perpustakaan urutan pertama dan kedua.


Dugaan Edgar benar. Mister Daniel berniat membunuhnya saat ini. Tapi apa salah Edgar padanya? Edgar pun saat ini merasa takut kepada Mister Daniel. Jantungnya berdegup kencang. Nyawa Edgar terancam sekarang. Edgar bahkan tidak tidak memegang senjata apapun untuk melawan Mister Daniel. Tubuh perkasanya tidak akan mungkin berhasil mengalahkan Mister Daniel yang saat ini sedang memegang sebuah pistol.


"Kenapa kamu masih bersembunyi sekarang, Edgar? Marilah, hadapi saya. Saya baru pertama kali akan mencoba menembak orang. Dan saya butuh orang untuk saya jadikan sasaran. Sebenarnya saya bisa memilih orang lain untuk menjadi sasaran tembakan saya, tapi saya entah kenapa saya menginginkan kamu, Edgar. Jadi ayolah, jangan bersembunyi. Keluarlah, dan hadapi saya."

__ADS_1


Mister Daniel mengucapkan itu sembari memeriksa area lorong antara rak buku perpustakaan urutan ketiga dan keempat. Jantung Edgar semakin berdetak kencang. Edgar semakin terancam akan di tertangkap basah oleh Mister Daniel karena saat ini Edgar ada bersembunyi di area lorong antara rak buku perpustakaan urutan ke lima dan keenam.


"Oh, saya lupa. Kamu kan memang gemar sekali bersembunyi. Saat melempari kepala saya dengan pot tanaman kemarin saja kamu melakukannya secara sembunyi-sembunyi di rooftop sekolah," sarkas Mister Daniel.


Sial! Mister Daniel bahkan mengungkit kelakuan Edgar enam hari yang lalu padanya. Dia sedang menghina Edgar saat ini. Edgar menang pernah mencelakai guru muda itu dengan cara melemparkan pot tanaman besar kepadanya dari atas rooftop. Tapi kenapa dosa Edgar yang seringan itu membuat Mister Daniel terobsesi ingin membunuhnya saat ini? Edgar tidak menyangka Mister Daniel akan sepsikopat itu.


"Kamu dan sahabat-sahabatmu juga menyembunyikan dosa kalian yang telah membunuh Bara satu tahun yang lalu. Kenapa, Edgar? Kenapa kamu gemar sekali bersembunyi?"


Saat Mister Daniel mengatakan itu, Edgar langsung terkejut. Mulutnya menganga karena tidak menyangka. Satu pertanyaan muncul dalam benak Edgar. Mengapa Mister Daniel mengetahui dosa Edgar dan keempat sahabatnya yang membunuh Bara satu tahun yang lalu? Siapa sebenarnya dia? Ada hubungan apa Mister Daniel dengan Bara?


***


Tim Edgar atau Tim Mister Daniel?


Apa tujuan Mister Daniel membunuh Edgar?


Apakah Edgar akan selamat?


Kira-kira siapa sih Mister Daniel? Ada hubungan apa dia dengan hantu Bara?


Kenapa dari sekian tempat di sekolah Edgar harus memilih perpustakaan untuk bersembunyi? Padahal kan Ada hantu Bara di koridor perpustakaan. Itulah gobloknya cerita horor. Tokohnya selalu bikin greget. Wkwk.


Jangan lupa vote dan komen sebanyak-banyaknya yah. Vote dan komen kalian adalah apresiasi yang sangat dibutuhkan oleh penulis.


See you in next chapter.


Instagram : @sourthensweett

__ADS_1


__ADS_2