
Ditya yang sekarang menjadi pribadi yang sangat dermawan, ia selalu berbagi dengan orang yang membutuhkan. Bahkan ia sudah menjadi donatur diberbagai yayasan amal rumah sakit sekolah diberbagai negara, ia juga mengajarkan kepada Vika untuk saling berbagi dengan apa yang kita punya karena tak semua orang bisa memilikinya.
Setiap weekend biasanya Ditya selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke yayasan amal rumah sakit maupun sekolah, ia sangat terkenal disana sampai ia dijuluki "Benefactress" yang artinya Wanita Dermawan. Ia juga pernah dijuluki sebagai "The Perfect Woman" yang artinya Wanita Sempurna, bukan tanpa alasan ia dijuluki seperti itu karena ia cantik, cerdas, pandai menangani masalah dengan sangat baik, mandiri, fashionable, pintar masak dll.
Seperti hari ini Ditya ditemani Vika dan Dita akan berkunjung ke salah satu rumah sakit untuk melihat kemajuan rumah sakit itu, Dita kini menjadi wanita dewasa yang cantik dan seksi, ia saat ini bekerja sebagai Model ternama dan ia juga memiliki perusahaan kecantikan sendiri. Mereka hari ini hanya memakai pakaian yang santai, Ditya dengan atasan kaos putih, celana hitam dan sneakers putih. Dita dengan jumpsuit motif bunga dan high heelsnya, dan Vika dengan dress warna biru laut dan sepatu putihnya.
Setibanya di rumah sakit mereka di sambut baik oleh pegawai rumah sakit mereka semua mengenal siapa yang datang, alih-alih pergi ke ruangan direktur Ditya malah pergi melihat kamar para pasien, ia ingin melihat langsung bagaimana kemajuan rumah sakit yang ia donasikan ini.
__ADS_1
Setelah melihat-lihat, ia cukup puas dengan perkembangan dari rumah sakit, sudah semakin baik yang tadinya rumah sakit ini terlihat kumuh dan tidak teratur, setelah Ditya menjadi Donatur utama disana rumah sakit direnovasi agar para pasien dan pegawainya lebih nyaman.
Ia juga mengganti para pegawai yang korup, suka berbuat onar dan bermalas - malasan dalam bekerja, dengan orang yang lebih baik dan jujur dan sudah diseleksi dengan sangat ketat. Butuh waktu sekitar 4 bulan untuk menyelesaikan semuanya, dan rumah sakit ini sudah menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Setelah puas berkeliling ia dan Dita pergi menuju ruangan direktur rumah sakit itu yang bernama Luis Adam, sedangkan Vika masih sibuk berkeliling ditemani 2 orang perawat, sampai ia menghentikan kakinya di ruangan khusus untuk anak-anak, banyak anak-anak sebayanya berada di sana. Sedang Ditya dan Dita kini sedang berdiskusi tentang perkembangan rumah sakit.
"Ya, anda benar nyonya ini semua berkat bantuan anda kalau tidak ada anda saya tidak tau lagi nasib rumah sakit ini akan bagaimana", ucap Adam
__ADS_1
"Saya mewakili para pasien dan pegawai disini ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya, terima kasih telah membantu kami merenovasi rumah sakit ini dan mendapat fasilitas yang lengkap, saya sangat senang sekali dengan perubahan rumah sakit ini, bahkan masyarkat disini sangat antusias dengan perubahan ini, sekali lagi terima kasih dengan bantuannya nona dan nyonya" ucap Adam dengan merendah
"Sudah-sudah anda tak perlu seperti itu saya juga senang membantu sesama, senang melihat pemandangan dimana orang baik berkumpul melakukan sesuatu yang bermanfaat" ucap Ditya
"Ya, Ditya benar kami senang membantu sesama manusia yang membutuhkan karena kita ini makhluk sosial tak mungkin bisa hidup sendiri, jika bukan kita yang melakukannya siapa lagi yang akan menjadi contoh bagi orang lain untuk berbuat kebaikan" ucap Dita yang menimpali omongan Ditya.
Ucapan Ditya dan Dita membuat sang direktur tersadarkan bahwa masih ada orang baik yang mau menjulurkan tangannya untuk menolong sesama, andai ada banyak orang seperti itu di dunia ini pasti tidak akan ada orang yang luntang lantung tidur dijalanan bahkan ada yang tidak makan selama berhari-hari sungguh miris sekali dunia ini sekarang makin banyak yang menjadikan jalanan sebagai tempat tinggalnya, semoga kedepan makin banyak orang yang bisa saling membantu salah satunya kita, amiinn.
__ADS_1
Jangan lupa Like dan Comment🍃