
Setibanya di Singapura, Ditya dan Vika langsungpergi menggunakan taksi menuju ke apartemen yang sudah disiapkan, karena sampai disana sudah pukul 21:30 mereka memutuskan untuk beristirahat dan akan mulai beraktivitas keesokkan harinya.
PAGI HARI
Mentari sudah mulai memunculkan sinarnya, ayam mulai berkokok dan alarm disetiap rumah mulai berdering membangunkan sang empu yang sedang tidur nyenyak. Ditya pun terbangun mendengar bunyi alarmnya, ia duduk dan meminum segelas air bening (setelah bangun tidur jangan lupa minum air bening dulu guys).
Ia menoleh kesamping melihat putrinya yang masih terlelap, ia tersenyum kemudian ia turun dari ranjangnya, menuju kamar mandi melakukan aktivitas yang biasa dilakukan ketika bangun tidur. Setelah merasa segar ia keluar kamar menuju dapur untuk menyiapkan sarapan, ia hanya menyiapkan roti yang dioles dengan selai coklat.
Biarpun apartemen yang ia tempati sudah dilengkapi berbagai macam peralatan elektronik dan perabotan rumah tangga, tetapi kebutuhan dapur dan kebutuhan pribadinya dan Vika belum tersedia. Jadi, hari ini ia berencana akan jalan-jalan sekaligus membeli kebutuhan dan ia juga berencakan untuk membeli mobil agar mudah untuk pergi kemanapun.
Setelah sarapan siap ia membangunkan anaknya untuk sarapan, sehabis sarapan mereka pun bersiap-siap untuk pergi. Mereka hanya memakai kaos couple berwarna putih dan hot pants berwarna hitam, mengepang rambut dan memakai topi yang sama, sungguh mirip bukan??? tentu saja mereka kan ibu dan anak jadi mirip!!!.
Tempat pertama yang akan mereka tuju adalah Showroom mobil, mereka berangkat menggunakan taksi online. Mereka tiba di Showroom mobil yang terkenal menyediakan mobil yang canggih dimulai dengan harga yang terjangkau sampai termahal. Sebenarnya Ditya tak mempermasalahkan tentang mewah atau tidaknya mobil, tapi ia mengutamakan keamanan dan keselamatan mengingat ia memiliki anak yang harus ia lindungi.
Ia melihat-lihat mobil yang menurutnya bagus dan pastinya memiliki tingkat keamanan yang tinggi, setelah melihat-lihat 30 menit akhirnya ia memilih mobil jenis Hyundai Veloster yang memiliki desain mewah dan segar, irit bahan bakar dan yang pasti memiliki peingkat TOP Safety, mobil ini dibeli dengan harga yang terjangkau sekitar 290 jety.
Ia sangat puas dengan pelayanan dari Horrace Showroom Mobil, pegawainya sangat ramah kepada siapapun termasuk orang yang tergolong kelas bawah, sepertinya kualifikasi dari perusahaan ini benar-benar ketat sehingga mendapat hasil yang memuaskan.
Setelah selesai membeli mobil, ia langsung mengendarai mobil barunya itu menuju mall yang ada dinegara itu. 30 menit perjalanan akhirnya ia sampai di JHON MALL dengan berbekalkan google maps, Ditya memarkirkan mobil dan turun bersama putrinya.
"Vika apa kamu siap? Kita bakalan belanja sepuasnya disini!!" ucap Ditya kepada Vika dengan semangat.
"YES BUN, aku sangat siap" ucap Vika dengan girang.
__ADS_1
"LET'SS GOOOO!!!!" ucap mereka serempak.
Mereka mulai menelusuri berbagai macam toko yang ada di mall itu, dimulai dari toko kebutuhan dapur, baju, bahkan toko aksesoris dan sepatu, tak lupa juga mereka main di TIMEZONE. Setelah lelah bermain dan berbelanja, mereka berjalan menuju ke cafe yang ada di dalam mall itu juga untuk makan dan melepas rasa penat sejenak.
Mereka berdua memesan lumayan banyak makanan, orang sekitar sampai heran melihat betapa banyaknya makanan yang dipesan ibu dan anak itu, apakah mereka mampu menghabiskan makanan sebanyak itu? Lihatlah wanita itu, walaupun makan banyak tetapi badannya tetap kurus! begitulah isi pikiran orang-orang. banyak yang penasaran, banyak juga yang iri. Sedang yang dibicarakan tak ambil pusing dengan itu, mereka sibuk dengan makan mereka karena mereka sangat kelaparan dari pagi mereka hanya memakan sepotong roti.
Setelah selesai makan mereka pulang setelah membayar bill, ketika hampir sampai di parkiran Vika jalan tak fokus karena ia kekenyangan ditambah ia membawa 1 tas belanjaan miliknya sehingga ia menabrak seorang lelaki yang sedang berdiri sambil menelfon.
BRUUKKK..... Barang belanjaan Vika tercecer dan hp lelaki itu juga terjatuh hingga pecah. Vika melihat itu merasa bersalah kemudian ia berdiri dan meminta maaf.
"MA-MAAFKAN aku tuan, aku tak sengaja" ucap Vika dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
"Tak apa, kau tak perlu meminta maaf, harusnya aku yang meminta maaf karena berdiri ditengah jalan sehingga menghalangi orang jalan, apakah kau takpapa? apakah kakimu sakit? kalau sakit ayo aku antar ke rumah sakit" ucap lelaki itu dengan perasaan tak enaknya karena takut dikira ia membuat masalah dengan anak kecil.
"Aku tak apa-apa tuan, lalu bagai--" ucapan Vika terpotong dengan suara cemas seorang wanita yang mengkhawatirkannya, siapa lagi kalau bukan sang bunda.
"Aduh bunda satu-satu dong, Vika pusing tau ini mau jawab yang mana duluan'' ucap Vika
"Maafkan bunda ya, bunda khawatir karena tadi denger teriakan kamu sayang, tapi kamu gapapa kan" ucam Ditya
''Aku gapapa kok bun, aku yang salah karena tidak fokus jalan jadinya aku nabrak tuan ini sampai HP jatuh dan pecah bun" ucap Vika dengan sedih, Ditya melihat HP yang dimaksud dan pemilik HP tersebut.
Ia berdiri kemudian meminta maaf atas kecerobohan anaknya itu, ia berniat untuk mengganti rugi tetapi lelaki itu menolaknya karena itu hanyalah masalah kecil, tak mungkin ia menerima itu hanya anak kecil menabraknya dengan pelan, ungkap pria itu sambil memandang wajah Ditya. Pria itu kemudian pergi karena terburu-buru, Ditya pun berjongkok melihat sang anak yang menunduk merasa bersalah.
__ADS_1
"Tidak apa-apa sayang, sekarang sudah selesai, Vika juga sudah minta maaf dan om tadi juga sudah memaafkan Vika, sudah jangan sedih lagi ya! yang penting kedepannya Vika harus lebih hati-hati lagi oke! udah sekarang ayo kita beresin belanjaannya terus pulang!" ucap Ditya denggan lembut, Vika menganggukkan kepalanya dengan mantap tanda ia sudah kembali ceria lagi, mereka berdua pun membereskan barang yang terjatuh, lalu mengendarai mobil dengan santai menuju apartemennya.
***********************************************
DITEMPAT LAIN
Lekaki yang ditabrak Vika tadi terlihat memasuki mobil mewah dengan terburu-buru, ketika memasuki mobil ternyata disana terdapat pria dengan paras yang sangat tampan tengah menatapnya dengan padangan yang dingin dan terkesan mengerikan.
"Darimana saja kau Arsen, apakah kau tau sudah berapa lama aku menunggumu hanya untuk menelpon?" pertanyaan yang terkesan sederhana tetapi mampu membuat pria bernama arsen itu merinding, ia sangat tahu pria yang kini dibelakangnya itu sangat tidak suka dengan yang namanya terlambat.
"Maaf bos, tadi aku sempat ditabrak oleh anak kecil sampai hpku pecah, jadinya agak lama karena ibu anak itu memohon untuk mengganti hpku" ucap Arsen kepada pria yang diketahui sebagai Sang Boss.
''Alasan saja kau ini, sudah ayo jalan sudah sore keluargaku pasti sudah menunggu" ucap Boss nya itu
Arsen pun mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang menuju rumah utama sang boss, karena bosnya akan makan malam bersama keluarganya. Selama di perjalanan Arsen merasa aneh, ia seperti ingin mengungkapkan rasa ganjil dihatinya kepada sang bos, bos yang melihatnya pun lantas bertanya.
"Apa yang kau pikirkan sampai melamun seperti itu? Kalau kau ingin cerita ya cerita saja, jangan sambil melamun! aku tak mau mati konyol diumur mudaku". ucapan sang bos membuat Arsen merasa gugup sampai akhirnya ia berbicara.
''Aku hanya merasa aneh dengan kejadian tadi, aku merasa familiar dengan ibu dari anak kecil yang menabrakku, aku merasa kenal dengan wanita itu tapi siapa dia?" ucap Arsen dengan kebingungan.
"Mungkin itu salah satu wanita yang pernah kau temui, secara kau selalu bertemu dengan wanita yang berbeda-beda setiap hari" ucapan sang bos memang masuk akal, ia hanya manggut-manggut saja mendengarnya. Ia melanjutkan perjalanannya sampai ia tiba di rumah utama sang bos yang di gerbangnya tertuliskan keluarga Harish Jhon, yang dimana Arsen sedang mengantarkan putra keluarga Jhon yang tak lain adalah Davin Horace Jhon.
Bukankah takdir selalu mempertemukan kita dengan milik kita? Lalu apakah mereka akan berjodoh? nantikan bab selanjutnya disini yaa.....
__ADS_1
MAAF YA GUYS AKU JARANG UP, KARNA AKU LAGI SAKIT JADI UPNYA SEDIKIT-SEDIKIT. SEHAT TERUS YAA KALIAN.
Jangan Lupa Like dan Comment