BELAHAN JIWAKU

BELAHAN JIWAKU
MENDAFTAR SEKOLAH


__ADS_3

    Pagi yang cerah dibelahan dunia tipu-tipu, manusia bumi mulai beraktivitas seperti biasanya, yang laki-laki sedang bersiap-siap pergi bekerja sedangkan perempuan sedang sibuk didapur menyiapkan sarapan. Begitu juga Ditya yang sedang menyiapkan sarapan, ia memasak telur ceplok dan nasi goreng. Setelah sarapan selesai dan siap untuk disantap iapun memanggil Vika yang sedang asyik dengan tontonannya untuk sarapan, mereka sarapan bersama.


    Selesai sarapan, mereka bersiap-siap pergi mengantar Vika untuk mendaftarkan ulang disekolah barunya. 10 menit setelahnya mereka berdua berangkat menggunakan mobil menuju Sekolah Dasar Howard yang dipandu oleh google maps.  Setengah jam perjalanan akhirnya mereka sampai disekolah tersebut, Ditya turun dengan anggun dari mobilnya bahkan menjadi perhatian orang karena kecantikan dan keanggunannya ditambah dengan outfit yang fashionable yang menambah kecantikannya.


    Ia kemudian berjalan kesamping dan membukakan pintu lalu keluarlah gadis kecil yang cantik dan imut yang menggunakan kaos putih yang dipadukan dengan celana berwarna cream dan jaket berwarna abu-abu dan 2 kuncir rambut yang ditambah dengan pita berwarna putih. Kedatangan mereka sontak menjadi perhatian orang disana, banyak yang bertanya-tanya siapakah mereka, apakah perempuan kecil itu anak baru? waahh lihatlah anak kecil itu cantik sekali dan kakak itu juga sangat cantik sekali!! begitulah berbagai opini yang muncul di benak orang-orang disana.


    Tak sedikit dari mereka mengira kalau kedua perempuan berbeda usia itu adalah kakak beradik atau aunty dan keponakan padahal kan mereka itu ibu dan anak, dikarenakan wajah Ditya yang tak menua tetapi bertambah cantik jadi membuat banyak orang salah paham. Sedangkan yang dibicarakan terlihat berjalan dengan santai, mereka sudah terbiasa dengan itu semua jadi hal itu tak perlu diambil pusing dan itu juga bukan masalah buat mereka.


    Terlihat Ditya dan Vika mendekati seorang wanitayang sedang berjalan santai didepannya dengan pakaian yang rapi dan sebuah map yang dipegang ditangannya, sepertinya ia guru disekolah tersebut. Ditya pun mendekati wanita tersebut untuk menanyakan dimana letak kantor kepala sekolah ini.


    "MMMM Permisi Miss!!" wanita tersebut menolehkan kepala karena mendengar suara Ditya yang memanggilnya.


    "Ya, apakah ada yang bisa saya bantu?" tanya wanita itu dengan sopan dan lembut.


    "EEMMM begini Miss saya ingin bertanya dimana letak kantor kepada sekolah ini?" tanya Ditya pada wanita tersebut.


    "OH anda sedang mencari kepala sekolah!! kebetulan saya juga ingin bertemu beliau, mari ikuti saya" ucap wanita itu.

__ADS_1


    Ditya dan Vika pun lantas mengikuti wanita tersebut, mereka dengan berjalan santai dan berkenalan.


    "Perkenalkan saya Sandra Monica, saya guru kelas 1 disini, anda bisa panggil saya Sandra!!" ucap Sandra memperkenalkan dirinya sambil mengulurkan tangannya.


    "Perkenalkan saya Ditya Grizella anda bisa panggil saya Ditya dan ini anak saya Danita Aadvika biasa dipanggil Vika" ucap Ditya menyambut uluran tangan Sandra.


    "Oh ya kamu ada keperluan apa kemari?" tanya Sandra.


    "Aku mau mendaftar Vika disekolah ini, dulunya kami tinggal di Denmark tapi kami pindah karena pekerjaan" jelas Ditya.


    "Waahh sayang sekali ya, pasti sedih dan berat harus meninggalkan orang yang kita sayangi" jleebb ucapan Sandra langsung menusuk relung hati Ditya yang terdalam.


    "Yaahh kau benar sekali, baiklah kita sudah sampai diruangan kepala sekolah" ucap Sandra yang berhenti diikuti oleh Ditya dan Vika.


    Mereka kini sedang berdiri di depan pintu ruangan yang bertuliskan ruang kepala sekolah itu, TOK TOK TOK!!! suara ketuka pintu yang diketuk oleh Sandra dan kemudian mendapat jawab dari dalam ruangan tersebut. MASUK!!! setelah kata itu terucap dari seseorang yang berada di dalam ruangan tersebut merekapun masuk. Terlihat disana terdapat sosok lelaki paruh baya yang tengah duduk di kursi kebesarannya, terihat juga ada papan nama yang terletak diatas meja dan bertuliskan Maxim Peter.


    "Permisi pak, ini saya bawa laporan yang bapat minta kemarin" ucap Sandra

__ADS_1


    "Baiklah tolong taruh diatas meja saja" ucap pak Maxim tanpa menoleh sedikit pun.


    "EMMM pak disini ada yang ingin bertemu, katanya ingin mendaftar sekolah" ucap Sandra memberitahu kepeala sekolah itu, sontak saja Pak Maxin langsung menoleh kan kepala melihat lawan bicaranya itu dan ternyata disana bukan hanya ada 1 orang tetapi 3, lantas kepala sekolah tersebut langsung meminta maaf atas ketidaksopannya karena mengabaikan tamu, Ditya memakluminya saja.


    "Baiklah nyonya mari ikut saya, kita bicara di sana saja" ajak kepala sekolah pada Ditya


    "Baik pak" Ditya menjawab dengan penuh senyuman, iapun mengikuti Pak Maxim sambil menggandeng tangan Vika menuju sofa yang tersedia di ruangan tersebut.


    Sandra terlihat keluar dari ruangan tersebut karena dirasa tugasnya sudah selesai, sedangkan Ditya terlihat sedang ditanya oleh kepala sekolah tentang pendaftaran sekolah tersebut, cukup lama mereka mengobrol sekitar 1 jam. Setelah semua prosedur dilengkapi akhirnya Vika mulai besok bisa kembali bersekolah, mereka pun pamit undur diri.


    "Baik pak terima kasih atas semuanya, kedepannya mohon bimbingan dari bapak maupun ibu guru untuk membimbing anak saya, jika ada apa-apa silahkan langsung hubungi saya saja" ucap Ditya sopan sambil mengeluarkan kartu namanya beserta nomor telepon yang tertera di kartu nama tersebut.


    "Baik nyonya mohon kerja samanya kedepannya, terima kasih sudah mempercayakan anak nyonya untuk bersekolah disini" ucap kepala sekolah tak kalah sopan sambil menerima kartu nama tersebut dan berjabat tangan,  setelah selesai mereka langsung undur diri dan pulang.


MAAF GUYS AKU BARU UP SEKARANG, BEBERAPA HARI INI AKU SIBUK BANGET DAN GAK ADA WAKTU UNTUK UP,, MAAF BANGEET....


TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA....

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE AND COMMENT YAA....


__ADS_2