
Sepulangnya dari rumah sakit, mereka pergi ke mall untuk berbelanja kebutuhan dan pakaian serta make up yang dibutuhkan kaum hawa sekaligus untuk refreshing agar tidak stress dengan banyaknya pekerjaan yang menanti.
Setelah puas berbelanja mereka mampir di salah satu cafe untuk makan, mereka memesan Hamburger jumbo 3 Salad 2 Coca Cola 2 dan Segelas jus Strawberry untuk Vika yang masi dalam masa pertumbuhan
Mereka sangat menikmati makanannya itu sampai mereka tidak sadar kalau sedang diperhatikan oleh orang disekitarnya, bagaimana tidak diperhatikan? secara kan mereka ini terkenal yang satu pengusaha wanita yang sedang hits, yang satunya lagi model sekaligus pendiri perusahaan kecantikan yang banyak diminati yaitu DA BEAUTY, dan yang kecil itu youtuber cilik yang followersnya bahkan sudah mencapai 100jt followers.
Sungguh kejadian yang langka, bahkan tak sedikit yang mengambil foto atau vidio secara diam-diam untuk diabadikan di sosial media, tetapi mereka tidak bisa mengambil gambar wajah Ditya karena ia duduk membelakangi mereka semua jadi yang terlihat hanya punggungnya dan pinggangnya yang ramping.
Tak lama setelah itu mereka pulang kerumah Ditya dan Dita berencana akan menginap disana sekaligus melepas rindu pada saudaranya dan keponakan manisnya disebabkan sudah 2 minggu ia tak bertemu mereka karena jadwal kerja yang padat dan ia juga harus keluar negeri untuk melakukan berbagai macam meet gala ataupun lainnya.
Sekarang mereka berada di ruang keluarga, Dita dan Ditya berada di sofa sedangkan vika dibawah dengan mainan dan Snack, mereka berdua tengah membahas masalah keluarga mereka.
__ADS_1
"El kamu gak ada rencana gitu mau pulang, emang kamu gak rindu sama keluarga kamu secara kamu ini sekarang udah mapan udah sukses?" tanya Dita
"Aku tuh pengen banget Dit aku juga kangen banget sama mereka siapa coba yang gak kangen sama keluarga yang ditinggal beberapa tahun, cuma 1 aku belum siap buat ketemu mereka, aku terlalu malu buat ketemu karena aku udah bikin malu keluarga apalagi sampai aku punya anak, aku gak tau respon mereka bakalan bagaimana nanti kalau aku pulang-pulang bawa anak" ungkap Ditya
"Ya gue tau apa yang lo rasain, tapi setidaknya lo pulanglah, kalau gak begini aja lo pulang ajak aj sekalian Vika kalau gak bisa bawa Vika biar nanti Vika dijagain sama kita nanti disana lo jelasin semuanya ke ortu lo termasuk tentang Vika, gue yakin ortu lo bisa nerima semuanya habis itu baru lo nanti bawa Vika ke hadapan mereka atau bawa mereka aja kesini" Dita memberikan ide untuk sahabatnya dengan antusias.
"Tapi kalau mereka gak nerima aku lagi bagaimana? terus kalau aku pulang nanti Vika bagaimana kamu kan tau kalau Vika gak bisa ditinggal" ucap Ditya dengan khawatir.
"Ya udah aku pikirin dulu ya, bukannya gak mau pulang ya tapi aku harus persiapkan semuanya dengan matang biar tidak terjadi apa-apa, kasih aku waktu" ucap Ditya dengan sedih karena memikirkan ortunya.
Mereka mengakhiri obrolan mereka dan bergegas untuk tidur karena sudah malam, Ditya dan Vika telah berada ditempat tidur sekarang. Ditya menidurkan anaknya dengan mengelus lembut punggungnya, karena hanya dengan itu Vika bisa tertidur.
__ADS_1
Ditya termenung memikirkan ortu dan kakaknya, ia sangat sedih belum bisa bertemu dengan mereka, air matanya menetes deras tak bisa ditahan sampai tangan kecil mengusap lembut wajahnya, ia melihat malaikat kecilnya belahan jiwanya sedang menatapnya dengan sendu.
"Bunda kenapa menangis, bunda gak perlu khawatir dengan apapun Vika akan selalu ada untuk bunda dan vika bakalan dukung semua keputusan bunda karena semua yang bunda lakukan pasti itu demi kebaikan kita, jadi bunda jangan ragu untuk melangkah kedepan meninggalkan masa lalu yang suram menuju masa depan yang cerah" ucapan gadis kecilnya seolah menusuk dada Ditya, ia sangat bangga pada anaknya yang mengerti keadaannya.
Ia mengelus surai coklat milik Vika dengan lembut kemudian mengecup pipi dan keningnya, ia tau putrinya ini sangat pintar dan ia bangga. Disaat anak seusianya hanya tau bermain, tetapi tidak dengan putrinya itu ia sibuk belajar dan bekerja dengan alasan ingin membantu bundanya. Ia sangat senang dengan itu, tetapi ia tetap memberikan waktu luang untuk anaknya bermain kadang kala ia juga ikut nimbrung.
"Ya kau benar sayang, terima kasih sudah ada disini bersama bunda. Kau tau sayang bunda merasa waktu sangat cepat berputar sampai tak terasa ternyata putri bunda sekarang sudah besar bahkan sangat pintar dan bunda sangat bangga padamu. Terkadang bunda merasa kamu itu masi bayi kecil yang manis dan bunda harus menemanimu setiap detik agar bunda tidak melewati masa pertumbuhanmu. Jangan terlalu cepat besar ya sayang, bunda belum siap" curhat Ditya dengan tangisannya.
Tetapi ketika selesai berbicara ia melihat putrinya yang ternyata sudah terlelap dengan pulas, kemudian ia mengecup kening putrinya dan ikut terlelap disamping putrinya.
Jangan Lupa Like dan Comment🍃
__ADS_1