
Keesokan Harinya
Ditya terbangun pada jam 9, tak seperti biasanya sampai para pelayan bertanya-tanya
apa yang terjadi pada nonanya itu. Ditya terlihat menuruni anak tangan dengan lesu, sang mommy yang melihatnya pun menjadi sangat khawatir dengan keadaan Ditya.
"Ditya sayang kamu gapapa nak, apa kamu sakit? apa perlu kita ke rumah sakit?", tanya Mommy Harin.
"Tidak mom, Ditya gapapa kok cuma belum sarapan aja", jawab Ditya
"Ya udah mommy ambilin sarapan dulu yah, mommy udah masakin makanan kesukaan kamu". Harin pun mengambilkan nasi dengan sayur pepaya dan cumi asam manis untuk Ditya, ia pun menyuapi Ditya dengan telaten.
Setelah selesai Harin membawa Ditya ke ruang keluarga dan mulai menanyakan yang sebenarnya terjadi padanya.
"Sayang mommy tanya sama kamu, apa yang sebenarnya terjadi tadi kenapa kamu jadi begini?", tanya Mom Harin.
"Hiks hiks hiks Mommyyyy", tangis Ditya akhirnya pecah di dalam pelukan sang Mommy. Harin hanya terdiam membiarkan Ditya menangis sepuasnya.
15 menit kemudian setelah tenang akhirnya Ditya bercerita.
"Maafkan Ditya mom, tadi malam itu habis pulang dari perayaan Ditya diserang orang tak dikenal mom, mereka mengetuk-ngetuk kaca mobil Ditya hampir aja Ditya celaka kalau orang itu tidak menolong Ditya", ungkap Ditya setengah jujur setengah bohong, ia tak mungkin menceritakan hal tersebut kepada keluarganya.
"HAHHH SIAPA YANG BERANI MELAKUKAN HAL TERSEBUT KEPADA ANAK PEREMPUAN FERGUS, KATAKAN SIAPA PELAKUNYA BIAR MOMMY CARI SAMPAI UJUNG DUNIA SEKALIPUN", marah Harin ketika mendengar ucapan Ditya.
"Oh ya siapa yang menolongmu ketika itu apakah kamu tau orangnya sayang, kita harus berterima kasih kepadanya".
__ADS_1
"Ditya tak tau mom karena saat itu gelap jadi aku tak melihatnya dengan jelas", bohong Ditya kepada Mommy nya, karena ia dengan jelas melihat siapa orang tersebut.
"Mom aku ke kamar dulu ya", pamit Ditya kepada sang Mommy.
"Iya sayang kamu istirahat aja, biar ini Mommy sama Daddy kamu yang urus".
Sesampainya di kamar Ditya bukannya beristirahat tetapi ia membuka komputernya dan tangannya mulai sibuk mengetik pada keyboard, ia menggunakan kemampuan hackernya yang selama ini disembunyikan untuk mencari sesuatu. Setelah cukup lama mencari akhirnya ia menemuka apa yang ia cari dan cukup terkejut dengan fakta - fakta yang ia temukan.
"Apa ini ternyata dia CEO perusahan terbesar se Asia dan ini, apa-apaan ini ternyata selama ini aku dibodohi dengan kelakuan mereka, selama ini ternyata Hansa dan luke bermain di belakangku, lihat saja kalian apa yang akan aku lakukan pada kalian", ucap Ditya dengan marah. Setelah itu ia mencari hal yang menjanggal sejak semalam setelah 5 menit pencarian akhirnya ia mendapatkannya, dan lagi-lagi ia kembali terkejut bahkan lebih dari sebelumnya.
"Apa ini, ini bohongkan kenapa kamu lakuin ini padaku Hansa padahal selama ini aku selalu baik padamu tapi inikah balasanmu, kena— hiks hiks hiks", tak kuat lagi melanjutkan ucapannya. Ia sangat kecewa, sakit hati, marah, sedih kepada teman dan pacarnya itu.
...****************...
DI TEMPAT LAIN
"Bagaimana, sudah dapat info tentang gadis itu?", tanya Davin.
"Sudah bos, dia bernama DITYA GRIZELLA, gadis cantik yang lahir pada tahun 2001 itu dikenal dengan kebaikan kepintaran dan kecantikannya, dia juga anak perempuan satu-satunya Tuan Dareen Fergus, keluarga terkaya se-Indonesia dan dia juga menjalin kerja sama dengan perusahaan kita", terang Arsen. Informasi tersebut membuat Davin terkejut, tenyata gadis yang ia perkosa adalah salah satu mitra bisnisnya bahkan dia bukan gadis sembarangan yang dapat disentuh. Akan tetapi, ia harus bertanggung jawab atas apa yang telah ia lakukan pada anak gadis tersebut.
"Atur jadwalku untuk minggu ini atau minggu depan aku akan menemui Tuan Fergus", ucap Davin
"Baik bos", tanpa menunggu lama ia pun langsung keluar dari ruangan sang bos untuk mengatur kembali jadwal padatnya sang bos.
Davin saat ini sedang dilema ia bingung akan memberitahukan hal ini kepada keluarganya dengan cara apa, secara keluarganya itu menentang keras dirinya untuk mempermainkan wanita. Dia harus memikirkan jalan yang terbaik untuk dirinya dan Ditya agar tidak ada masalah untuk kedepannya.
__ADS_1
...***************...
Sementara Davin berpikir di lain tempat ada seorang gadis sedang memberikan sejumblah uang kepada 3 orang pria di pinggir jalan. Ya dia adalah Hansa yang memeberikan uang kepada preman yang ia bayar untuk memperkosa Hansa dan merekamnya.
"Apakah kalian sudah selesai dengan misi kalian itu?", tanyanya dengan penasaran.
"Semalam kami sudah mendatanginya tapi kami tak menyentuhnya karena ada lelaki yang menyelamatkannya, tapi kami pasti kalau lelaki itu yang menyentuhnya karena kami melihatnya masuk ke dalam mobilnya cukup lama dan kami merekamnya juga", terang ketua preman itu.
"Sialan, percuma kubayar kalian mahal-mahal kalau kerjaan satu saja kalian tidak becus melakukannya, kalau begitu mana rekamannya sini". Ketua preman itu memberikan kamera yang di yang digunakan untuk merekam Ditya.
Setelah itu Hansa pun pulang dengan kesal bercampur senang, ia kesal karena preman yang ia bayar gagal melakukan misinya dan senang mendapatkan rekaman Ditya dan pria tak dikenal, ia berencana akan menyebarkan vidio tersebut.
"Rasakan kamu Ditya, akhirnya kesabaranku selama ini membuahkan hasil, kali. ini akamu bakalan tamat siapa suruh kamu terlalu banyak mengambil perhatian semua orang bahkan pria yang aku sukapun kamu ambil, inilah akibat kamu bersain denganku". Dalam sekali klik ia pun memposting vidio tersebut dengan hastag #anak jaman sekarang kalau main tidak tau tempat.
Sedang sekarang ditempat Ditya sedang terjadi kehebohan dikarenakan Harin menceritakan apa yang terjadi pada Ditya semalam sang Daddy sangat murka dengan apa yang terjadi pada putrinya itu.
"Siapan berani melakukan ini semua pada putri Fergus, mereka akan mengalami hal yang terburuk dari yang terburuk dalam hidup mereka, nelson cari tau siapa yang berani bermain-main dengan keluarga Fergus!!", Nelson pun langsung bergerak cepat mematuh perkatan sang Daddy.
"Sayang tenangkan dirimu, lihatlah dirimu jangan terlalu emosi yang nanti akan membahayakanmu juga", Harin menenangkan sang suami yang termakan emosi itu.
"Sayang bagaimana aku tidak emosi, kau lihat putri kita dia syok dengan apa yang terjadi, ia hampir dicelakai oleh orang tak dikenal, aku gagal sebagai ayah, aku tak bisa melindungi putriku sendiri", sesal Dareen
"Kau tak boleh bicara seperti itu, kau ayah terbaik bagi anak-anak, kau harus lebih kuat agar bisa melindungi anak-anakmu", ucap Harin memberi semangat pada suaminya.
Dareen akhirnya tenang, setelah itu ia bangkit dari sofa empuknya, berjalan menaiki anak tangga menuju kamar putrinya. Ia masuk kedalam dan melihat putrinya yang kini tertidur lelap, ia mendekati putrinya dan duduk didekatnya sambil berkata.
__ADS_1
"Maafkan Daddy sayang, daddy tidak bisa melindungimu pada saat kamu dalam bahaya, maafkan Daddy, daddy tinggal dulu ya sayang selamat tidur putriku", setelah Daddy keluar kamar Ditya, ia menangis kembali ternyata ketika Daddynya masuk ke kamarnya ia terbangun tetapi enggan membuka mata, alhasil ia mendengar apa yang dikatakan Daddynya ia itu, ia sangat menyesal dengan kebohongan itu tapi ia tak bisa mengatakan yang sejujurnya.
Jangan lupa LIKE AND COMMENT🍃