Bereinkarnasi Menjadi Guru Killer yang Cantik

Bereinkarnasi Menjadi Guru Killer yang Cantik
Mimpi aneh


__ADS_3

"Ada apa ibu menyuruhku menemui mu di markas mu?Ha, lucu sekali." Meizuo terlihat sangat lelah. Aku jadi sedikit merasa bersalah.


"Bagaimana kalau kita pulang bersama? Ayahmu kerja di kontruksi bangunan ya?" Aku harus baik-baik dulu padanya. Lagian dari latar belakangnya Meizuo sangat menyedihkan. Aku sedikit prihatin dengannya.


Aku harus melakukan pendekatan dulu pada orang tuanya meizuo, biasanya orang tua lebih terbiasa mengendalikan anaknya dibandingkan gurunya.


"Apa ibu bercanda?"


Aku melihat meizuo sedikit melirik ke arah jendela luar sebenarnya apa yang ia lihat. Oh ternyata Xiaojun, apa mereka sedang mencoba berbaikan?


"Apa kau punya janji lain?" Aku harus tersenyum agar anak ini luluh.


"Ti,tidak bu guru ceb- Maksudku Bu guru Ye yang manis~ Ayahku pasti senang jika Bu guru juga membeli beberapa cemilan untuknya."


Xiaojun pergi? Apa sebenarnya dia ingin berbicara sesuatu padaku? Anak-anak zaman sekarang memang sulit di tebak. Aku harus mengikuti permainan mereka, tetapi mereka tidak mau menuruti ku.


"Baiklah ibu akan membeli beberapa cemilan."


"Terimakasih, Bu guru! Ngomong-ngomong apakah aku bisa memanggil Yinyue saat diluar soalnya umur ibu dan aku tidak jauh berbeda.


Ibu sering lompat kelas karena sangat pintar bukan?"


Aneh sikap meizuo berubah seratus delapan puluh derajat begitu ia melirik Xiaojun. Apakah ia sengaja melakukannya? Kalau begitu masa bodo itu urusan mereka tujuanku harus terdapat lepas itu baru aku bisa hidup dengan tenang.


"Iya kau boleh panggil namaku saat di luar, sekolah nanti."


Ah aku baru paham, sepertinya Xiaojun mengancam Meizuo untuk berlaku baik padaku. Seperti yang ia lakukan sebelumnya saat di kelas. Ia membelaku dan mengancam Meizuo dengan tatapan yang mematikannya.


Aku pun pulang bersama dengan Meizuo. Mengajaknya pergi ke beberapa toko untuk membeli makanan. Entah mengapa meizuo di luar pun ia masih berlaku baik, padahal kurasa Xiaojun sudah tidak ada di sekitar kita.


aku : "Meizuo, ibu penasaran. kenapa kau berani menjual ibu?" Aku benar-benar penasaran sepertinya ini waktu yang tepat untuk bertanya padanya.


Meizuo : "Aku hanya butuh uang untuk merokok apa lagi?" Jawaban datar dari mulutnya kurasa ia tidak berbohong.

__ADS_1


Meizuo : "Sekarang giliran ku yang bertanya apa alasan ibu ingin bertemu dengan ayahku?" Pertanyaan ketus dari Meizuo membuatku sedikit sakit hati tetapi tidak ada untungnya aku berpikir seperti itu.


aku : "Aku hanya ingin melaporkan perkembangan baikmu di sekolah. Sebentar lagi adalah ujian tengah semester kuharap ayahmu mau mendukung mu untuk belajar."


Meizuo : "Apa!!! Apa ibu mau mengancam ku menggunakan Ayah?" Meizuo terlihat terkejut begitu aku memberitahukan alasanku.


Aku : "Hahah, bercanda. Bagaimana kita main ke time zone untuk bermain? Masih ada waktu sekitar satu jam lagi sebelum larut " Aku harus benar benar membujuk anak ini agar belajar.


Dengan begitu tujuan pemilik tubuh ini akan tercapai sepenuhnya. Setelah itu aku bisa menggunakan tubuh ini dengan bebas.


Aku pun menarik meizuo masuk kedalam Time zone dimana biasanya para anak muda sering bermain permainan arcade yang disediakan.


Aku : "Hei, bagaimana kalau kita bertaruh! Jika aku memasukan bolanya lebih banyak aku tidak akan melaporkan pada ayahmu apa yang kau lakukan disekolah. sebaliknya kalau aku yang menang kau harus mengikuti perintahku."


Meizuo : "Oi, Bukankah itu tidak menguntungkan ku?" Ia tampak kesal begitu mendengar persyaratan yang tidak menguntungkan untuknya.


Aku : "Walau bagimana pun kau mengajukan persyaratan nya sekali pun Kau tidak akan pernah menang melawanku camkan itu!"


Heheh menekannya seperti ini pasti akan membakar semangatnya bukan. Dengan begitu aku bisa membangkitkan sedikit ambisi didalam hatinya.


aku : "Sepertinya seseorang mengatakan hal yang sama sepertimu. Apakah aku terlalu menggoda hingga murid yang masih labil pun tergoda dengan kecantikan ku sekarang."


Meizuo : "( Tidak disangka setelah si ye Yinyue ini mengubah sikap dan penampilannya aku semalam selalu saja bermimpi aneh dengannya.)


Semalam...


>>> sudut pandang kaisar.


Pengawal : "Kaisar! Jendral Tang membebaskan adik kaisar yang sedang dalam masa merenungkan diri."


Kaisar Hao : "Apa!? Apa alasan jendral?"


Pengawal : "Hamba tidak tahu kaisar. Tetapi jendral bilang akan menikahkan putrinya Tang Yin dengan adik kaisar pangeran ke sembilan."

__ADS_1


Kaisar : "Pergi bawakan titah kerajaan, bahwa aku akan menjadikan Tang Yin sebagai permaisuri."


Aku tidak habis pikir Jendral Tang yang begitu setia pada kerajaan. Sekarang mulai menampakan watak aslinya. Seperti yang ibu katakan aku harus segera membantai keluarga Jendral.


Walaupun Yin adalah kekasih kecilku. tetapi ini sudah diluar kehendak ku keluarganya sudah tidak bisa dibiarkan lagi. Lebih baik aku menikah dengan Yin untuk menariknya dalam genggamanku dan menghancurkan keluarganya secara diam-diam.


Jika jendral tang masih bersikukuh menikahkan Yin dengan Hao jingnan aku tidak ada pilihan lain selain benar-benar menghabisi semua keluarga Tang dan Yin karena telah membelot dari titah kaisar.


Ibu suri : "Yang mulia ada apa wajahmu tampak gelisah."


Ibu suri???


Kaisar Hao : "Izinkan saya menghormat pada ibu suri."


Ibu suri : "Kau masih saja terlalu kaku begitu pada ibu. Ada apa gerangan dengan kaisar yang terlihat gelisah?"


Pengawal : "Izin menjawab ibu suri, jendral Tang mengacau dengan menyelamatkan adik kaisar pangeran ke sembilan."


Ibu suri : "Apakah itu benar, yang mulia kaisar?"


Kaisar Hao : "Itu masih belum diketahui pasti."


Ibu suri : "Bukankah ibu bilang untuk segera membunuh semua keluarga Tang hingga tidak bersisa? Dari dulu keluarga Jendral selalu saja banyak tingkah. Hanya memiliki banyak pasukan dirinya sudah merasa yang paling hebat.


Kau harus memikirkan negeri ini. Cinta tidak akan bisa membuat negeri ini damai. sebaiknya kau juga harus segera membunuh Tang Yin si jendral wanita yang ambisius itu "


Kaisar Hao : "Ibu suri tidak perlu repot-repot memikirkan cara untuk membunuh Yin, aku sudah menurunkan titah untuk menikah dengan Yin."


Ibu suri : "Apa? Menikah dengan Yin? Apakah kau sudah gila? Bagaimana jika wanita itu membunuhmu ketika kau tidur bersamanya? Dia itu rubah! Sebaiknya kau harus mendahulukan untuk membunuhnya."


Kaisar Hao : "Tidak ibu aku tahu betul bagaimana sifat Yin."


Ibu suri : "Terserah padamu, ibu sudah memperingati mu. Jika suatu saat kau menyesal jangan lupa untuk memberitahu pada ibu."

__ADS_1


Lagi-lagi masalah ini makin rumit. Ibu tidak terlalu menyukai Yin. Sedangkan Yin begitu mirip dengan Jendral yang suka bertindak sesuka hatinya. Tapi semuanya akan mudah jika aku mengancam jendral dengan Yin setelah Yin sudah berada di tanganku.


__ADS_2