Bereinkarnasi Menjadi Guru Killer yang Cantik

Bereinkarnasi Menjadi Guru Killer yang Cantik
Pendekatan


__ADS_3

"tapi tetap saja kau harus lebih sopan padaku. aku inkan gurumu. walaupun akuĀ  lebih tua 3 tahun dari mu sekalipun pada dasarnya menghargai seorang guru yang telah berjasa memberikan ilmu kepada kita itu adalah sesuatu hal yang tidak sulit bukan?"


"Baiklah aku hanya ingin tahu saja apakah bu yinyue merupakan guru yang sangat bertanggung jawab terhadap tugasnya atau tidak? karena menurutku rintangan ibu masihlah sangat panjang."


"Kau benar, maka dari itu kau harus melihat bagaimana cara ibu menaklukan para murid murid nakal itu. kalau begitu aku pergi dulu.."


Memang benar yang dikatakan oleh Xiaojun bahwa tidaklah mudah bagi seorang dulu membuat semua muridnya untuk tenang dan mengikuti pembelajaran dengan sangat antusias. apalagi kelas yang sudah terkenal dengan julukan kebun binatang, semua murid didalamnya merupakan para murid murid yang sangat senang berontak,


Keesokan harinya aku kembali ke rutinitas ku sebagai guru mengajarkan pelajaran yang sangat amat tidak menarik bagi siswa di sekolah ini. Yah mau bagaimana lagi sekarang pun siswa siswa tidak ada yang masuk ke dalam kelasnya.. bahkan hanya tersisa 8 orang saja..


"Ibu guru bagaimana ini siswanya hanya tersisa 8 orang saja wkwk"


Bagaimana kalau kita pulang saja"


"Iya bu, ibuku dirumah pasti sudah menungguku sambil menyiapkan makanan yang enak dirumah."

__ADS_1


"Tidak bisa, aku masih punya hak memberikan pelajaran untuk kalian hari ini meski hanya beberapa orang saja. apakah diantara kalian tidak ada chat grup kelas. sebaiknya kalian segera hubungi teman-teman kalian."


"Ibu seperti yang tidak tahu saja, meskipun kita sudah memberitahunya tapi tidak akan ada satupun dari mereka yang akan datang."


Ya ampun mau bagaimana lagi anak-anak pasti sudah sangat lelah jika harus belajar di jam sore begini. Kalau begitu untuk saat ini aku akan maafkan anak-anak, tapi ini untuk kali ini saja dilain waktu tidakada lagi tolerasi dalam bentuk apapun dan alasan apapun yang tidak masuk akal


"Baik, kalau begitu 8 orang yang hadir ibu akan tambahkan pointnya jika poin kalian banyak terkumpul ibu akan putuskan bahwa kalian bisa melewatkan satu ulangan harian kalian."


"Ibu jelasinnya yang cepat ya, biar kita juga cepat pulangnya."


Materi kali ini benar-benar sangat cepat disampaikan mungkin karena 8 murid saja sehingga tidak ada banyak pertanyaan ataupun keributan yang biasanya sering mereka buat, tapi waktu mengajarku masih ada waktu sekitar 30 menit lagi aku tidak tahu harus melakukan apa. Benar aku bisa membuat perbincangan kecil untuk pendekatan kepada 8 murid yang tersisa ini.


"Ibu materinya sudah bereskan apakah kita bisa pulang?"


"Belum, waktunya masih lama. bagaimana kalau kita berbincang kecil soal apapun. Kalau begitu ada yang ingin kalian tanyakan padaku?"

__ADS_1


"aku, izin bertanya bu!"


"Baik apa pertanyaan mu?"


"Kapan kita bisa pulang?"


'"Hey, itu bukan pertanyaan yang ibu inginkan. baik ibu akan memberikan waktu 15 menit untuk perbincangan ini bagaimana setuju? setelah itu kalian bisa pulang lebih cepat dari kelas lainnya."


"Baik. bu.


"Bu bagaimana cara kita masuk universitas yang sangat terkenal seperti ibu?"


Sontak pertanyaan yang seperti itu membuatku terkejut ternyata diantara murid murid yang sangat nakal masih ada saja murid yang masih berminat untuk meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Sebaiknya aku gunakan kesempatan ini untuk membuat anak anak bersemangat belajar dan mengejar impiannya.


"Kurasa aku tidak perlu memberitahunya lebih dalam karena kalian juga pasti tahu kalau kunci dari bagaimana kita bisa masuk universitas terbaik adalah belajar. Kalian harus belajar dengan giat karena masa depan ada ditangan kalian. Walau biaya masuk universitas mahal kita bisa mencari beasiswa yang begitu banyak diluar sana."

__ADS_1


aku tidak menyangka bahwa perkataan ini akan keluar dari mulutku. padahal sebenarnya aku sendiri tidak terlalu pandai menulis di zaman ku yang sesungguhnya. bahkan beberapa orang mengatai ku seorang wanita yang gila perang.


__ADS_2