Black Mafia[BLACKPINK]

Black Mafia[BLACKPINK]
part 9


__ADS_3

Jungkook berlari masuk kedalam rumah Jin dalam keadaan wajah merah, dan nafas tersengal sengal. ia mengingat kejadian beberapa menit lalu....


Jungkook menendang tangan Lisa. Lisa bergerak mengambil katana nya, Jungkook melihat pergerakan Lisa dan berniat menahannya tapi tanpa di duga Lisa tersadung, dan karena Lisa tersandung, jungkook juga tersandung menimpa Lisa.


Lisa melotot kearah jungkook yang juga melotot karena kaget. "Menjauh lah dari ku!" Lisa menendang Jungkook. namun jungkook justru berguling ke arah katana nya.


Lisa loncat bangkit berdiri, tapi kalah cepat kerena jungkook bergerak lebih cepat, lalu menodong kan pisau dari belakang Lisa.


Lisa hendak berbalik, spontan jungkook merengkuh nya dari belakang. menahan pergerakan Lisa. Tapi begitu sadar kalau dia sedang memeluk Lisa dari belakang, jungkook menbelalakkan matanya, lalu meloncat dan kabur.


sial! kenapa jungkook selalu selemah itu jika berhadapan dengan Lisa!


"Kau! ada apa kau menyusup kerumahku tengah malam?!! ", Ucap jin yang memakai piama bercorak Tedy bear.


Jungkook menyipitkan matanya, " Kau... "


"Apa! apa! salah aku memakai piama yang berpasangan dengan adik ku!", omel Jin.


Jungkook menghela napas, "apa Jisoo sudah tidur?",


Sekarang giliran Jin yang menyipitkan matanya kearah jungkook, "Kau... "


"Tidak seperti yang kau pikirkan, aku hanya mau menukar kan bolpoin pelumpuh yang tadi aku beri pada nya dengan bolpoin beracun yang sungguhan", Jungkook menjelaskan sebelum mendengar amukan Jin.


Jin menghela napas. " Baiklah, sini aku antar", ucapnya sambil menggiring jungkook kekamar Jisoo.


Sampai di kamar Jin mendekati tempat tidur, namun begitu sadar kalau ada satu orang lagi di dalam kamar, Jin terbelalak, "Siapa kau!" teriaknya sambil meloncat untuk mencekik orang yang ada di sisi Jisoo.


Jungkook menghidupkan sakelar. dan akhirnya tampaklah isi kamar Jisoo.


Seketika Jin sadar kalau dia sedang mencekik Suga. "Apa yang kau lakukan di kamar adik ku! ",


" Mana aku tahu kalau ini kamar adik mu?! kau bilang kalau aku bertamu disini aku boleh menempati kamar mana pun!"


Dan terjadi lah keributan tidak menyenangkan tiga orang laki-laki dewasa di kamar itu. sedangkan Jisoo tetap tenang dialam mimpi.


****


Semua sudah berkumpul? tanya Rose sambil memasuki markas mereka. kali ini mereka berniat menyelundupkan senjata senjata ilegal ke negara perancis.


Jennie menguap, dia baru selesai balapan karena bensinnya habis, dan berakhir cekcok dengan Taehyung karena laki-laki itu memaksa untuk mengantarkan nya pulang.

__ADS_1


cih, dia pikir jennie segampang itu?


Mata Lisa juga agak gelap, kemarin entah kenapa dia tidak bisa tidur.


Rose sendiri, matanya masih agak membengkak walaupun sudah din kompres air hangat.


Hanya Jisoo yang wajah nya cerah, tidur nya sangat pulas tadi malam, seperti biasa, tidak ada yang bisa mengganggu tidur nyenyak Jisoo.


Jisoo akan bergerak untuk menutupi semua pergerakan anggota Mafia. Jennie bertugas untuk memuluskan semua kegiatan mereka. Lisa beraksi di bidang eksekutif. sedangkan Rose akan menjadi yang menanggung jawab semua keadaan. memantau semua keadaan dan kemungkinan yang bisa terjadi dalam kegiatan yang mereka lakukan.


Rose menjelaskan semua hal yang harus mereka lakukan atau yang tidak boleh mereka lakukan.


eksekusi akan dilakukan pada bulan April, jadi mereka mempunyai waktu dua bulan untuk mempersiapkan semua nya.


Jisoo mengangkat tangannya, "ya Jisoo ada pertanyaan?", ucap Rose.


" Jadi.. dalam pemasangan Chip dia setiap spot spot yang sudah di tentu kan, apa aku harus terjun langsung?", tanya Jisoo


"Tidak harus", Jawab Rose.


" Kalau begitu apakah aku boleh ikut?", tanya Jisoo lagi.


perlahan Jisoo menurunkan tangannya, " Hehe".


"Berarti bulan depan Jennie akan berangkat ke Paris untuk memuluskan proses penerimaan Barang", Rose menoleh kearah Jisoo.


" Sedangkan Jisoo yang memuluskan proses pengiriman barang, jadi tidak ada hambatan ".


" Sedangkan aku dan Lisa akan mengirimkan barang nya"


Lisa mengeryit, "Bukankah agak berlebihan kalau kita semua turun tangan?"


"Taehyung dan jungkook ada di negara ini, aku tidak mau mereka mencuri barang kita lagi", Ucap Rose sambil mengingat kejadian dua tahun lalu saat ganja yang akan mereka kirimkan ke Indonesia justru di curi jungkook di tengah jalan.


Semua yang bertugas waktu itu langsung dihajar oleh Lisa, lalu di turunkan pangkat nya masing masing.


"Taehyung ada di sini juga?", Tanya Lisa heran. " Bukankah dia selalu mendekam di Columbia?"


"Dia ada di sini sekarang", Ucap Jennie. semua orang menoleh kearah Jennie. " Kau tau dari mana?", Tanya Rose.


"Tentu aku tahu, tadi malam saja kami melakukan makan malam romantis", ucap Jennie malas.

__ADS_1


Jisoo mendelik, sedangkan Lisa dan rose yang sudah paham hanya menaikan alisnya, "kakek mu mengenalnya dari mana?",


"Tae menolong nya saat dia diserang tahun lalu", Jawab Jennie malas.


Lisa melirik Jisoo, "Jisoo kau kenal Taehyung?"


Jisoo mengingat ngingat, "Ah, aku belum pernah bertemu dengannya, tapi Jin pernah mengenalkan ku dulu, lewat video call", Jawab Jisoo.


" Nah, Jisoo. Biar aku jelas kan orang yang akan berbahaya untuk mu, terutama jika mereka tahu kau anggota kami ", Ucap Rose serius.


Jisoo mengangguk dan mengeluarkan catatan kecil. " pertama, jungkook "


Jisoo mengeryit, Jadi jungkook memang orang berbahaya toh, pantas saja dia selalu terasa menyeramkan.


"Dia adalah salah satu pendiri Bighit company, Bighit adalah organisasi Mafia terbesar sekaligus saingan kita", Jisoo mengangguk, lalu mencatat tentang hal itu.


" Lalu Taehyung, Taehyung adalah pendiri utama bighit, jadi... kau tidak perlu ku jelas lagi kan lanjutan nya?",


Jisoo mengangguk lagi dan terus mencatat.


"Jin",


" Jin?",


"Yah, kakak mu itu, dia akan melarang mu kalau dia tau kau ikut campur organisasi kami, apa lagi kakak mu itu kadang bermulut ember", Ucap Rose mencaci. bukannya marah kakaknya dihina, Jisoo justru merasa setuju dengan Rose.


"Lalu J-Hope", Jisoo mendelik, "Aku sudah tau kalau dia, sahabat mu, tapi dia adalah mata mata kakak mu dan bighit untuk memantau segala hal, termasuk diri mu", jelas Rose.


Jisoo menghela napas kesal, merasa kecolongan, dokter playboy yang sudah di anggap nya sahabat itu hanyalah mata mata, lihat saja nanti jika mereka bertemu lagi!


"Untuk Suga, selama ini dia bersikap netral dan tidak pernah membeberkan hal yang dia pegang tentang kita, tapi tetap saja dia harus di waspadai", Ucap Rose kembali menjelaskan.


" Suga siapa?", Tanya Jisoo.


Lisa mengeryit, "Seharusnya kau bertemu dia saat mengambil bolpen jungkook kemarin"


ohh laki-laki menyeramkan itu..


**


Tempat lain, Suga yang masih perang dingin dengan Jin terus menerus bersin...

__ADS_1


__ADS_2