![Black Mafia[BLACKPINK]](https://asset.asean.biz.id/black-mafia-blackpink-.webp)
Jungkook menaruh seikat bunga didepan malam Wendy. Panggilan masuk, Jungkook Sangat malas mengangkat nya, tapi saat melihat ID caller nya, mau tidak mau jungkook harus mengangkat nya. semoga saja ini panggilan untuk tugas.
"Ya.. ada apa?", Tanya jungkook malas.
Di seberang sana, taehyung mendecakkan lidahnya, "Hei, kenapa dengan nada bicara mu itu!"
"Jawab saja lah, ada apa?", Jungkook mulai tidak sabar. tidak peduli mau taehyung itu atasannya atau bukan.
"Kau di undang oleh suami hwasa?", Tanya nya.
Jungkook mengerutkan dahinya, apa tugas nya kali ini berhubungan dengan pesta ulang tahun desainer itu?
"Iya..." belum sempat jungkook menyelesaikan kata katanya, taehyung sudah menyela. "Kau mau datang dengan ku?"
Gubrakk!!
Ajakan macam apa itu! apa taehyung menyukai jungkook! taehyung gay? luar biasa!
"Jika mau kencan, cari pria lain. aku tidak sejenis dengan mu", Ucap jungkook dingin.
"KAMPRET!", teriak taehyung.
__ADS_1
Jin menyemburkan air yang baru dia teguk, sedangkan Suga melirik malas kearah sumber keributan itu.
"Kau pikir aku gay!" omel taehyung, "Kalau itu yang kau takut kan, tenang saja, kita bukan cuma berdua, ada Suga, Jin dan JHope juga bersama kita!", jelas Taehyung sambil membayangkan Boyband BTS yang sedang menjadi idola terkenal di dunia.
Jungkook berdecih, "cih, mereka lagi. Mereka saja orang orang yang sering di isukan gay, yang satu lagi malah terkenal sekali kalau dia playboy"
"Kau...! huft baiklah, tapi kemungkinan Lisa akan ada di sana". Ucap taehyung. Jungkook menegang.
Taehyung menyeringai, "Bukankah menyenangkan untuk mengganggu nya dalam keramaian"
Hening di seberang sana. Taehyung tau jungkook sudah memutuskan, "Kalau begitu kesimpulkan kalau kau ikut".
Taehyung memutuskan panggilan begitu saja. lalu menoleh kearah dua laki laki di ruangan itu.
"Oh oh...kau tidak punya hak untuk menolak. aku memegang kartu mu", ucap taehyung.
Jin berdecih, "Kartu apa ha? Joker, keriting? atau lurus?"
Dengan senyum percaya diri, taehyung mendatangi Jin, lalu membisikkan sesuatu di telinga nya.
Setelah mendengar kata kata Taehyung, Jin membeku, namun dengan cepat ekspresi nya berubah menjadi tersenyum paksa. dia tertawa paksa, "Ha..ha.. hahhahahah, Kau ini lucu sekali taehyung teman ku! tentu saja aku akan pergi bersama kalian!", ucap nya sambil menepuk-nepuk bahu taehyung.
__ADS_1
Padahal dalam hati, taehyung menangis. Mati aku!
" Kau kenapa?", tanya Suga sambil menatap taehyung dengan ekspresi ngeri.
"Kalian berbaikan lah", Perintah Taehyung.
"Iya, lebih baik kita berbaikan!", Sahut Jin.
"Kau sudah gila ya, Jin?"
***
Yeay! Paris!
Jisoo menatap sekeliling nya dengan antusias. Masih dalam bandara saja sudah terasa romantis, bagaimana di menara Eiffel nanti? Jisoo bingung sendiri. tunggu dulu... Memang nya Jisoo mengerti suasana romantis itu seperti apa?
Rose tersenyum maklum melihat tingkah antusias Jisoo. Hahhh... semoga saja liburan ini bisa menghilangkan stress berkepanjangan yang selalu mengganggu nya.
Apa lagi sekarang dia sedang berjalan bersama anggota baru yang berumur tujuh tahun lebih muda, Rose hanya bisa berharap agar semangat masa mudanya kembali.
Tapi... Rasa nya kok beda ya? Berbeda dengan perasaan saat bepergian dengan Lisa atau Jennie. dari pada seperti pergi bareng teman, Rose lebih merasa seperti sedang berjalan membawa hewan peliharan.
__ADS_1
Sadar di tatap terus menerus oleh Rose, Jisoo menoleh kearah Rose lalu tersenyum. Rose mengalihkan pandangan nya ke arah depan.
Sekarang Rose berubah pikiran, Jisoo bukan hewan peliharan, tapi adik yang menggemaskan. Apa rose boleh mengangkat Jisoo sebagai adik nya?