![Black Mafia[BLACKPINK]](https://asset.asean.biz.id/black-mafia-blackpink-.webp)
Jisoo tersenyum puas menatap pantulan nya di cermin. Yap, jisoo sudah mengenakan pakaian seperti seorang teknisi. Sudah lama jisoo ingin menyamar seperti ini.
Tapi... Memang ada teknisi secantik Jisoo? Jisoo menggelengkan kepalanya, dia jadi bingung sendiri.
Akhirnya Jisoo memantapkan diri dan pergi ke tempat yang Rose beri tahu.
Setelah sampai, Jisoo turun dari mobilnya. Ahh.. Jadi Jisoo harus memasang chip yang rose berikan di tiang yang agak bengkok itu ya?
Ternyata bukan di pusat kota, kalau tau begini lebih bagus jisoo mengecat rambut saja tadi.
Jisoo mengeluarkan tangga dari mobil nya, lalu mengotak atik kotak listrik.
Jisoo bersiul siul untuk mengusir suntuk, pekerjaan ini ternyata sama sekali tidak seru, adrenalin jisoo sama sekali tidak terpacu!
Tempat yang cukup sepi, bahkan tidak ada satpam yang akan bertanya hal yang aneh aneh.
“Jisoo”
“Alamak”, Jisoo tersentak dan langsung menoleh ke asal suara.
Jungkook mengeryit, “Ngapain kau berdandan seperti itu?”
Jisoo menghela napas, “Kau sendiri? Ngapain ada disini? Menguntit ya? “
Aura jungkook berubah menyeramkan,“Panggil aku kakak! “
Jisoo meringis,“Hehe iya kakak”, diam diam Jisoo memutar bola mata nya, ‘siapa pula yang mau jadi adik mu?’
“Kau... Sedang tugas ya?”, jungkook menyeringai. Tiba-tiba Jisoo teringat penjelasan Rose tentang berapa berbahaya nya Jungkook.
Mati aku!
Jisoo tidak menjawab, dan buru buru menyelesaikan tugas nya. Setelah selesai, jisoo menarik napas lalu menghela napas, berusaha menenangkan dirinya sendiri.
Jisoo mengeluarkan senyum terbaiknya, “yah, tugas. Sampai sekarang status ku masih hacker lepas”
Jungkook menyandarkan tubuh di mobil yang ada di belakang nya sambil melipat tangan, “Oh ya? “
__ADS_1
Jisoo mengangguk cepat, “Iya”
“mencurigakan “
Jisoo terkena serangan panik, mati matian berusaha memikirkan apa yang bisa mengalihkan jungkook dari pembicaraan ini.
Tiba tiba ide gila muncul di kepala jisoo,“Apanya yang mencurigakan sih? Oh iya kak jungkook kenal tidak sama perempuan ini? “
Jisoo mengeluarkan Foto Tzuyu, Jungkook menatap nya datar lalu menggeleng. “Mau aku kenalin?”, tanya Jisoo, menurut pengamatan Jisoo, tzuyu adalah perempuan yang cantik dan baik, ramah pula. Cocok deh untuk meng insyaf kan kakak jadi jadiannya ini.
Jungkook kembali menggeleng.
Jisoo menghela napas, lalu menunjukkan satu foto lagi, “kalau ini?”, jungkook masih menggeleng.
“Kalau yang ini? “, jungkook masih menggeleng.
“Kan cantik cantik semua! Kok kak jungkook nggak mau salah satu nya? Kak jungkook hode .... Aduh! “, belum selesai Jisoo menuduh, Jungkook sudah menempeleng kepalanya duluan.
Jisoo mengusapi kepalanya, jujur dia masih bingung, sebenarnya dia dianggap sebagai anak perempuan atau laki-laki? Kenapa semua orang yang mengaku sebagai kakaknya selalu memukul kepalanya sangat keras?
Jisoo mendelik, “atau jangan jangan... Kak jungkook sudah punya orang yang kakak sukai ya? “
Jungkook tertawa. Eh, tertawa? Jarang sekali orang satu ini ketawa, jangan jangan.. Jungkook udah jadi bucin!
“Ayo lah, jawab”
Jungkook hanya mengusap kepala Jisoo. Jisoo berdecih.
****
Rose berjabat tangan dengan Sehun, setelah negosiasi yang cukup panjang, akhirnya mereka sepakat untuk saling membantu.
Taehyung terlalu banyak mengganggu, jadi rose harus bekerja sama dengan pihak lain untuk mengekspor persenjataan mereka.
Rose menghela napas lelah, bernegosiasi dengan sehun benar-benar rumit, laki-laki itu luar biasa licik, salah salah mereka pula yang dirugikan.
“Kau kelihatan nya lelah “, ucap lisa sambil menyodorkan sebotol air.
__ADS_1
“Yah aku memang lelah”, Jawab rose.
“Apa karena dia kembali?”, tanya lisa lagi. Rose menegang, “kau tau?”
“ya, aku tau. Dia akan mengadakan pertemuan dengan taehyung dan hampir semua orang yang kita benci tiga bulan lagi. Berita itu sudah tersebar cukup luas”, ucap Lisa.
Rose menoleh kembali ke arah Lisa, tapi perempuan itu hanya diam sambil memikirkan sesuatu. Lisa menaikkan sebelah alis nya, “perlu kita bom mereka semua?”
Rose memetik jari nya, “ide bagus”.Dua perempuan itu tersenyum evil.
Rose melanjutkan langkah nya bersama lisa. “Tapi... Apa sudah ada informasi tentang lokasi pertemuan mereka?”
“belum, semua masih dalam penyelidikan “
“bagus, jangan biarkan mereka lepas”
Lisa mengangguk lalu pergi. Rose mengepalkan tangannya, sebentar lagi dia akan membalaskan dendamnya pada NamJoon.
Lisa berjalan ke pusat kendali informasi, begitu memasuki ruangan, semua orang menunduk hormat pada Lisa, Lisa mengangguk pada mereka, lalu mengambil posisi di salah satu komputer yang ada disana.
Lisa fokus pada komputer di depannya, lalu mengakses chip yang seharusnya sudah dipasang oleh Jisoo.
Lisa tersenyum. Bagus, chip sudah terpasang, sekarang dia memiliki akses untuk meloloskan semua barang barang mereka dari teknologi yang di gunakan para pengawas.
Ternyata anak baru itu lumayan juga kerjanya.
Lisa mengakses CCTV untuk melihat keadaan tempat chip itu di letakkan. Mata Lisa menajam, disitu dia bisa melihat seorang perempuan dan laki-laki sedang bercanda.
Jelas itu seragam teknisi yang lisa berikan pada Jisoo tadi, dan laki-laki itu adalah jungkook kan? Wah.. Wah.. Lisa tidak tau kalau dua orang ini seakrab itu. Kira kira apa yang sedang mereka bicarakan? Kenapa seseru itu?
Lisa bertopang dagu, kalau di lihat seperti ini jungkook kelihatan normal... Lisa menggeleng kan Kepalanya, apa apaan pikiran nya barusan?!
Lisa langsung mematikan kembali komputer nya lalu pergi keluar ruangan itu.
****
Jennie membuka kacamata hitam nya, menatap restoran di depannya lalu melangkah masuk kedalam.
__ADS_1
Disana Seseorang sudah menunggu nya, jennie mendatangi nya, “Sudah dari tadi nunggu nya? “
“enggak kok, aku juga baru aja datang “, ucap kai sambil tersenyum.