Bos Arogan Suamiku

Bos Arogan Suamiku
Tempat Kerja Baru


__ADS_3

"Asal aja kamu kalau ngomong. Gini gini aku bos kamu ya. Ha. . .ha. . .ha...!!!?" songong Reisya.


"Iya, bos rasa saudara. Ha. . .ha. . .ha...!!!?" balas Wanda. Udah yuk masuk, paling juga tar dikira mobil punya gue" ucap Wanda dengan PDnya.


Kemudian pun Wanda dan Reisya keluar dari mobil dan langsung masuk kantor. Alih alih ke rungannya Wanda mengantar Reisya terlebih dahulu ke bagian HRD untuk memberikan surat lamaran pekerjaannya.


Setelah memeriksa surat lamaran dan memberikan serangkaian test Reisya diterima bekerja mulai besok sebagai kepala bagian marketing bukan sebagai staff marketing biasa.


"Okey, mulai besok anda bisa bekerja di sini. Untuk hari ini Wanda akan mengantar anda ke ruangan anda dan bertemu dengan tim marketing anda. Setelah itu anda bisa pulang dan mulai kerja besok" jelas bagian HRD


"Wanda, tolong anterin ya. Aku dipanggil bos soalnya" pinta HRD yang kakak sepupu Wanda pada Wanda.


"Okay siap bang" angguk Wanda sambil mengacungkan jempol.


"Ayo Rey, aku anterin. Jarang jarang aku bersikap kayak gini sama orang dikantor ini selain kamu. Ha. . .ha. . .ha..." ucap Wanda lalu tertawa puas. Lalu dihadiahi tonyoran di kepala Wanda oleh Reisya.


Mereka pun melangkah ke ruangan yang akan Reisya tempati. Sambil berjalan sambil bergurau dan tanpa mereka sadari ada sosok yang memperhatikan mereka sambil tersenyum dan geleng" kepala.


"Ya ampun dek, dek. Usaha keras kabur dari rumah buat mandiri. Eh ujung ujungnya kerjanya di perisahaan calon suaminya sendiri" ucap Indra sambil menepuk jidatnya lalu tersenyum. "Tapi abang gak akan ikut campur masalah hati kamu dek, biar kamu sendiri yang menyadari perasaan kamu sendiri" sambung Indra lalu melangkahkan kakinya menuju ruangan Derren berada.


Tak berselang lama Indra pun sampai di ruangan CEO dan dipersilahkan masuk oleh asisten CEO karena Derren sudah ad di ruangan dan menunggu Indra.


"Silahkan masuk pak Indra, pak Derren sudah menunggu kedatangan anda di dalam ruangannya" tutur asisten Derren ramah.


"Terima kasih" balas Indra sopan dan tersenyum ramah.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum" ucap salam Indra.


"Wa'alaikumsalam warrohmatullah. Silahkan bang, duduk dulu" balas Derren. "Bentar ya bang aku selesaiin ini dulu. Nanggung soalnya bang" sambung Derren.


"It's okey. Santai aja gak usah buru buru. Aku free kok, gak ada krjaan" jawab Indra.


Tapi tak lama kemudian ada bagian HRD yang tadi menerima dan menginterview Reisya datang untuk memberikan biodata Reisya pada Derren. Sebelum Derren menjawab dan menerima Indra sudah lebih dulu menerima dan menjawab.


"Sini, biar saya saja yang periksa biodata karyawan baru tadi" jawab Indra. Tapi kemudian dia tersenyum dan bilang sama Derren sesuatu yang langsung diiyakan oleh Derren. "Derren, lebih baik kamu terima saja karyawan ini. Dari surat lamaran kerja dan interview yang sudah dilakukan sangat meyakinkan. Dan kamu pasti tidak akan kecewa menerima dia sebagai karyawan kamu" sambung Indra menjelaskan. Akan tetapi dia bersorak sorai gembira dalam hati karena biodata yang dia pegang bukan milik karyawan lain, melainkan milik sang adik tersayang.


Indra pun tak berniat memberitahu Derren soal Reisya karena dia berniat membuat sang adek dekat dan mengenal satu sama lain dengan Derren secara langsung.


"Ya udah, aku ikut apa kata abang saja" balas Derren. "Kalau begitu kamu bisa kembali bekerja dan bawa kembali berkas karyawan baru tadi" sambung Indra.


"Baik pak, saya permisi" jawab bagian HRD lalu pergi meninggalkan ruangan Derren dan hanya dijawabi anggukan oleh Derren dan Indra.


Sedangkan di tempat lain Reisya bersama Wanda sudah berada di ruangan kerja Reisya yang akan di tempati. Lalu setelah itu Wanda memperkenalkan Reisya pada bagian tim marketing.


"Selamat pagi. Mohon perhatiannya sebentar" ucap Wanda mengambil alih perhatian seluruh bagian marketing. "Di sini saya ingin memperkenalkan kepala bagian marketing kalian. Dia ibu Reisya kepala bagian marketing kalian yang baru, dan besok akan mulai bekerja menjadi pimpinan kepala bagian kalian" terang Wanda. "Dan untuk ibu Reisya silahkan memperkenalkan diri anda" pinta Wanda kepada Reisya.


"Okey. Halo, semuanya. Nama saya Reisya Atmawijaya. Hari ini saya diterima bekerja di sini sebagai kepala bagian marketing kalian, jadi buat besok dan ke depannya saya minta kerja samanya ya. Semoga kita bisa menjadi tim yang solid dan bisa bekerja sama yang baik" ucap Reisya panjang lebar sebagai perkanalan.


Seluruh tim tampak terpesona dengan Reisya yang cantik, anggun, lemah lembut, dan ramah.juga murah senyum. Sampai sampai ada karyawan dari timnya yang memberikan pertanyaan aneh.


"Ibu Reisya usianya berapa...???!"

__ADS_1


"Boleh minta nomor whatapps gak bu...??!"


"Ibu udah ada yang punya gak bu...???!"


"Ibu cantik banget sich. Sampai gak ketulungan gitu cantiknya...!!!?"


"Ibu mau donk bu dihalalin...???!"


Dan masih ada banyak lagi pertanyaan aneh yang dilontarkan sampai Reisya dan Wanda sendiri tersenyum dan geleng geleng kepala atas tingkah absurd karyawan di timnya.


"Okey okey. Mohon tenang ya. Saya akan jawab seperlunya saja. Saya belum nikah tapi sudah punya calon suami" jawab Reisya. "Untuk nomor whatapps nanti kita buat grup khusus untuk karyawan marketing ya. Dan buat pertanyaan yang belum saya jawab, maaf itu privasi saya yang harusnya tidak perlu saya jawab" terang Reisya dengan Ramah dan senyum menawannya.


"Okey untuk perkenalannya cukup sampai sekian. Ibu Reisya akan mulai kerja besok" ucap Wanda. "Dan berhubung saya masih ada pekerjaan yang lain jadi kita akhiri sesi perkenalannya sekarang" sambung Wanda.


"Baik, terima kasih atas perhatiannya. Saya permisi dulu. Asslamu'alaikum" kata Reisya mengakhiri perkenalannya dengan tim barunya.


"Oh ya nanti jangan lupa jemput aku lho ya, sebelum jam makan siang" pinta Wanda sambil mengingatkan.


"Okey. Gampang itu mah. Ya udah aku pamit dulu ya. Soalnya mau mampir kantor bentar buat ngecek semuanya" jawab Reisya.


Setelah itu meraka pun berpisah. Tidak lupa dengan cipika cipiki dan peluk sayang ala Reisya dan Wanda.


Setelahnya Reisya menuju parkiran mobil berada. Sampai di parkiran Reisya dikejutkan dengan adanya supir kantor sekaligus supir dari rumah papinya.


"Lho pak kok ada di sini nganterin siapa...???!" tanya Reisya.

__ADS_1


"Nona Reisya. Saya mengantar tuan muda Indra non" jawab pak agus ramah.


"Reisya pak R-E-I-S-Y-A gak pakai nona" balas Reisya sewot. "Oh ya pak jangan bilang bang Indra ya kalau saya di sini dan bapak bertemu saya. Dan ini uang buat bapak ngopi" ucap Reisya sambil menyodorkan uang beberapa lembar seratus ribuan.


__ADS_2