
Saat bel pulang sekolah berbunyi Nindi bergegas untuk pulang,Sebelum pulang dia memutuskan untuk pergi ke toko buku yang ada di depan sekolah nya untuk membeli keperluan Sekolah nya setelah di rasa tidak ada kendaraan yang lewat dia segera menyebrang namun tiba tiba sebuah Mobil berwarna biru datang tiba-tuba dengan kecepatan tinggi dan hendak menabraknya,Vian yang memang masih ada di sekolah melihat mobil Yang Hendak menabrak Nindi pun mengingatkan "Nindi!Awass!" Nindi menoleh ke arah suara dan menoleh ke arah mobil " Aaaaaa " Dengan cepat Vian berlari ke arah Nindi dan mendekap Nindi
Bughhhhh....
Mereka jatuh bersamaan di pinggiran trotoar kepala Vian membentur ujung Trotoar tepat mengenai luka yang di alami nya 12 tahun lalu,posisi Nindi kini menindih tubuh Vian yang mendekap nya erat,Mata mereka saling bertemu dan menatap,Nindi menatap mata Vian lekat "Mata itu?Aku kenal dengan mata itu!" Ucap Nindi dalam hati "Popo?Apa mungkin dia Popo Ku?" Ucap nya lagi dalam hati
Flash back off
__ADS_1
Di sebuah danau yang sangat indah terlihat seorang pria kecil sedang terduduk dan menangis tersedu sedu,seorang gadis kecil yang kebetulan memang ada di sana mendengar suara tangisan itu dan mencari asal suara itu sampai dia berhenti di belakang pria kecil itu,dia menghampiri pria itu dan mendudukkan dirinya di samping pria itu "Kau kenapa?" Tanya gadis kecil itu Pria kecil itu mendengar suara lembut itu lalu mendonggakkan kepalanya menatao ke arah gadis kecil itu "Mau apa kau?" Tanya nya ketus "Aku?aku tidak mau apa apa aku hanya ingin menemanimu" ucapnya dengan senyuman manis nya "Kau butuh teman kan?aku akan menjadi temanmu"Ucap nya sambil mengulurkan tangan pada pria yang ada di hadapan nya dan di balas dengan pria itu "Kau popo kan?" Tanya gadis itu "Popo?Namaku Vi-" belum dia menyelesaikan bicaranya ucapannya di potong oleh gadis itu "aku tidak mau tahu nama mu akau akan memanggil mu popo kau ini pria yang lucuu sekali seperti kartun kesukaan ku pororo dia baik,mudah bergaul dan juga cerdik sama sepertimu" ucap nya "kau seperti yakin sekali kalau aku cerdik dan baik" jawab Popo sambil terkekeh "Kau kenapa popo?" Tanya gadis itu "kamu cantik ya seperti peri dalam dongeng,dulu ibuku sering menceritakan kisah peri,peri itu baik dan cantik sama sepertimu kamu peri kecill" ucapnya sambil tersenyum miris "Kau kenapa?kenapa kau nampak sedih menceritakan ibumu?" Tanya peri kecil itu "Ibuku sudah pergi dia meninggalkan ku untuk selamanya hiks hiks"jawab popo sambil menangis "popo kau ini cengeng sekali!kau ini pria!ih aku tak suka kau menangis jangan menangis kau ini jelek kalau kau menangis kau semakin jelek!hahaha" hibur peri kecil "ish kau ini!" ucap popo kesal
" kita berteman kan?" Ucap peri kecil itu sambil mengeluarkan pupy eyes nya dan di angguki oleh popo
Sejak saat itu popo dan peri kecil itu sering kali bermain dia juga tahu penderitaan peri kecil nya sampai suatu haru datang saat mereka main di taman tiba-tiba seorang wanita parubaya menarik dan menjambak peri kecil dengan penuh amarah,popo yang melihat itu berusaha menyelamatkan peri kecil nya dengan memegang tangan wanita paru baya tersebut,wanita itu sangat marah melihat perlakuan popo yang mencoba membela anak nya dia menepis tangan popo dan mendorong nya keras sampai popo tersungkur dan kepalanya membentur kursi taman dengan sangat kerasnya hingga mengakibatkan pendarahan di otaknya dan menyebabkan dia lupa ingatan,anak gadis itu shock melihat popo bersimbah darah "POPO!"pekik gadis itu,Ibunya terus saja menyeret gadis itu dan meninggalkan popo yang tak sadarkan diri.
Flash back on
__ADS_1
Tiba tiba Deheman keras Membuat nya tersadar dari lamunan nya "Ekhem...Sudah cepat bangun!Kau berat apa kau tahu!" Ucap Vian datar,Nindi berdecak kesal dan bangkit lalu merapikan pakaian nya "Ck!Terima kasih!" Ucap nya ketus "Kalau nyebrang itu hati hati!menyusahkan saja!" Cibir Vian "Heh lagi pula aku tidak memaksamu untuk menolongku!Dan aku sudah hati-hati tadi hanya saja mobil itu yang tiba-tuba melaju seakan ingin sekali membunuhku!"Beka Nindi "Heh lagi puka siapa yang ingin berusaha membunuh mu!kau fikir kau orang penting hah?!sehingga semua orang harus menyingkirkan mu?Semut saja bahkan tidak mau menggigitmu kau tahu!" Desis Vian dengan tatapan sinis nya "Ah sudahlah aku tidak punya banyak waktu untuk berdebat denganmu!Minggir aku mau pulang!"Ucap Nindi dan berlalu melewati Vian
"Ck songong sekali dia" gumam nya.
Aku harap kalian para pembaca dapat memaklumi karyaku yang mungkin memang kurang menarik perhatian,Seperti yang aku katakan aku masih butuh support dari kalian,juga masukkan dan saran dari kalian
semangatin aku ya:)
__ADS_1
Happy reading😍