
Menjalani Hukuman
Jam sekolah telah berakhir semua siswa bergegas untuk segera keluar dari tempat membosankan itu,tapi lain hal nya dengan Nindi Dan Vian,Kini mereka tengah berada di lapangan bersiap untuk membersih kan karena hukuman tadi "Cepat bersihkan!bapak akan terus mengawasi kalian dari kantor!"Titah pak anjar
__ADS_1
"Ck Baik pak baik" Ucap Nindi sambil tersenyum mengeluarkan senyum termanis nya "Manis" Gumam Vian tak terasa tersirat sebuah senyum di bibir manis Vian "Ish tidak tidak!apa yang kau fikirkan bodoh!" Ucap nya sambil menepis fikiran nya tentang Nindi "Hei pria bodoh kau gila ya!" Bentak Nindi dan menyadarkan Vian dari lamunan nya "Apa!" Ucap Vian ketus "Namaku Vian Bukan Pria bodoh!"Lanjut nya
" Ah sudahlah aku tidak peduli siapa namamu,Cepat lebih baik kerjakan ini supaya kita bisa cepat pulang" Ucap Nindi sambil menyapu lapangan,sedangkan Vian dia memungut sampah sampah nya,Usai membersihkan lapangan mereka membersihkan Toilet,Nindi membersihkan toilet perempuan,dan Vian membersihkan toilet laki laki "Huft lelah nya" Hela Nindi yang baru saja selesai mengerjakan pekerjaan nya "Ini minum kau haus kan" Ucap Vian datar sambil menyodorkan sebotol air mineral pada Nindi,tanpa berfikir panjang Nindi pun langsung mengambil dan meneguk air yang di berikan Vian "Terima kasih" Ucap nya dan bangkit dari duduk nya lalu pergi meninggalkan Vian sendiri "Mau kemana kau?!" Tanya Vian "Aku mau pulang ini sudah sore!" Jawab Nindi "Aku akan mengantarmu" tawar Vian "Tidak usah!aku pulang sendiri"tolak Nindi sambil terus berjalan "Ck dasar gadis bodoh!di beri tumpangan malah tidak mau!Tapi dia itu menarik ya!"ucapnya dengan senyum yang menyeramkan,lalu dia pun memutuskan untuk pulang
__ADS_1
Di perjalanan pulang Nindi terus saja berdo'a agar ibunya belum pulang dari ladang "Oh ya tuhan, semoga saja ibu belum pulang dari ladang"ucap nya cemas "Bagaimana ini!bagaimana jika ibu sudah pulang?ibu pasti akan sangat marah karena aku terlambat sekali pulang" Monolog nya,tak terasa bulir bening jatuh di pelupuk matanya tanpa di minta sesampai nya di depan rumah,dia menatao sekeliling menatap tempat yang sudah lama menjadi tempat hunian nya,tempat yang bagai neraka menurut nya dia melangkah kan kakinya untuk masuk sembari menepis kekhawatiran nya "Assalamu'alaikum" Ucap Nindi sambil membuka pintu namun tak ada yang menjawab,Mungkin mereka sedang di luar dan ibu belum pulang fikir nya saat dia ingin melangkah masuk ke kamarnya tangan seseorang yang ia kenal tengah mencengkram tangan kanan nya "Dari mana saja kamu hah!" Pekik Tina "Aw sakit" Ringis Nindi "Sudah jawab dari mana saja kamu!mengapa baru pulang!"Bentak sang ibu "Maaf bu" ucap Nindi lirih
Ceritanya seru ga?Nggak ya?Maap ya:(
__ADS_1
aku ini kan Baru pertama kali nulis cerita,aku ngetik ini sambil nangis pula,aku jadi keinget waktu ibu aku nyuksa aku,jambak rambut aku menjajali mulut aku pake lap lagi sedih tau hiks:(😭
Happy reading!😗
__ADS_1