
"Maaf bu" ucap Nindi lagi lirih
__ADS_1
"Apa?!Maaf kata mu?"Bentak tina sambil menarik rambut Nindi tanpa mempedulikan tangis dan ringisan Nindi "Kau memang anak yang tidak berguna!Cepat ayo bangun kau!"Sambil menarik paksa Nindi,Nindi hanya bisa menangis pasrah mendapati perlakuan seperti itu dari ibunya sendiri,"Sekarang aku akan menghukummu!Kau ini disini numpang ingat ini!Kau tidak tahu malu ya!bisa nya hanya menyusahkan saja!Kau tahu aku pusing dan muak menghadapi mu!"Ucapnya sambil tangan kanan nya mengapit kedua pipi Nindi dengan keras,Nindi terus saja menangis "Mengapa kau menangis?!apa kau kesakitan sayang?!"Desis tina "Kenapa bu?kenapa ibu seperti ini padaku?!Kenapa ibu membenciku?!hiks hiks" Tanya Nindi "Aku tidak membencimu!"Bantah tina "Lalu kenapa?kenapa ibu dan seluruh keluarga ini bersikap seperti ini padaku?apa salah ku bu?apa?hiks hiks hiks" Lirih Nindi "Aku tidak meminta untuk dilahirkan kedunia bu aku tidak pernah meminta!jika seperti ini aku bisa gila bu gila!Hiks hiks!Apa kau tidak puas menyiksa ku dari kecil?Mengapa kau bersikap tidak adil bu mengapa?!"lanjut nya,hingga mendapat tamparan yang amat keras di pipi Nindi "Kau kurang ajar sekali" eram Tina dengan tangan mengepal seakan ingin sekali meninju wajah anak nya ini "Pukul bu pukul aku ayo pukul"Pasrahnya sembari mengangkat tangan ibu nya agar memukul nya "Apa kau tidak puas bu?Ibu mana yang tega memperlakukan anaknya seperti ini hikss hikss!Jika perlu bunuh saja aku bunuh buu,aku tidak tahan lagi disini aku ingin pergi menyusull kakek bu" lanjutnya
__ADS_1
"Sudah cukup dramanya,ayo kau ikut aku!cepat bangun"bentak nya sambil menyeret Nindi ke kamar mandi,di dorong nya Nindi sampai kepalanya membentur dinding kamar mandi cukup keras hingga di pelipis nya mengeluarkan darah "Aw" ringisnya "Itu hukuman untukmu!karena kau berani membentakku!dan kau sudah pulang terlambat" desis nya sambil memutar keran agar airnya keluar dan mengguyur tubuh Nindi,Tina pun pergi mengunci Nindi sendiri di kamar mandi dengan kondidi tak sadarkan diri dan air yang membasahi tubuh nya,lima belas kemudian dia tersadar dan mulai membuka matanya dia mendudukkan dirinya di bawah guyuran air sambil memeluk lutut nya menangisi pedih nya hidup yang selama ini ia jalani "Bunuh saja aku tuhan!ambik nyawaku!aku sudah tak tahan lagi!semuanya telah sirna tuhan!"pasrah Nindi di sela sela tangisnya,perlahan dia memegangi pipi nya yang bengkak dan akibat tamparan keras dari ibunya lalu beralih memegangi pelipis nya yang berdarah dan memandangi sekujur tubuh nya yang penuh luka memar "Kapan penderitaan ini akan berakhir?"Lirih nya pelan lalu tak sadarkan diri lama sudah dia berada di kamar mandi hari sudah mulai gelap namun tak kunjung ada yang membuka pintu kamar mandi waktu telah menunjukkan pukul 21.00 WIB Kurang lebih selama 4 jam dia di kurung di kamar mandi dengan air yang terus mengguyur dirinya.
__ADS_1
Support author terus yaa!jangan lupa juga beri masukan biar author semangat nulis nyaa😅
__ADS_1