Broken Child

Broken Child
Apa dia menyiksamu lagi?


__ADS_3

Dengan sangat hati hati dia mengangkat tubuh Nindi membawanya ke kamar dan membaringkan nya di kursi depan tempat tidur nya"Apa yang dia lakukan padamu Nindi?"Tanya eval khawatir tak terasa bulir bening di pelupuk nya jatuh ke pipi nya,Dia pergi ke dapur meninggalkan Nindi sendirian di kamar dengan baju yang basah kuyup,Dia memasak air dan memasukkan nya kedalam baskom,lalu dia membuatkan Teh jahe untuk Nindi dan menyiapkan makanannya,lalu eval kembali ke kamar,Dia mengompres Nindi Merawatnya dengan sangat telaten sambil tak berhenti matanya mengeluarkan air mata melihat betapa malangnya nasib adiknya ini "Kau kuat Nin aku tahu itu" ucap nya Nindi mulai tersadar dan membuka matanya "Ah syukurlah sayang kau sudah bangun" Ucap eval sambil mencium kening Nindi "Ini minumlah kau pasti kedinginan kan" ucapnya lagi sambil menyodorkan gelas berisi teh jahe yang tadi ia buat,Nindi mengambil gelas ith dan meminum nya "Terima kasih" ucapnya sambil menangis "Sudah jangan menangis,sekarang kau ganti bajunu dulu ya lalu kita makan kakak sudah membawakan makanan untukmu" tenang eval,Nindi pun mengangguk dan pergi ke kamar mandi untuk mengganti pakaian nya seusai ganti pakaian Nindi langsung mendudukkan dirinya di samping tempat tidur nya di susul oleh eval dengan membawa makanan tadi "Ini ayo makan!nanti kau sakit!"Ucap eval datar,Nindi hanya mengangguk patuh dan melahap semua makanan nya tanpa sisa "Apa dia menyiksamu lagi?!" Tanya eval setelah selesai makan,Nindi hanya menggeleng tanpa bicara dan menatap kakak nya "Hei lihat aku!aku kakak mu kan?!ayo ceritakan padaku!jika dia memang tidak menyiksamu mengapa pipi mu bengkak seperti ini?" Nindi menangis setelah mendengar pertanyaan itu,dia ingat mengapa pipi nya ini sampai bengkak begitu,jelas karena tamparan keras dari sang ibu yang sungguh tidak berperasaan "Baik baik tenanglah sudah tenang jangan menangis,Tidak apa jika kau memang tidak ingin cerita sekarang lain kali saja kau ceritakan ya!"tenang eval sambil memeluk dan mengusap punggung Nindi "Lebih baik sekarang kau istirahat ya" Nindi mengangguk lalu membaringkan tubuh nya di atas ranjang,dengan eval yang setia duduk di samping nya menunggu Nindi sampai benar benar tertidur pulas,Setelah dirasa Nindi sudah tertidur Dia menyelimuti tubuh adik kesayangannya itu dan mencium kening adik nya lembut "Kau bisa melewati semua ini Nindi aku yakin kau bisa" lirih nya dan beranjak meninggalkan Nindi di kamar nya.


Tak lama setelah eval keluar dari kamarnya,mata Nindi kembali terbuka "Maafkan Nindi kak,Nindi tidak menceritakan semuanya sama kakak"Lirih nya,Dia menangis semalaman,meratapi nasib yang dirasa sangat kejam untuk nya,dia memeluk tubuh nya dengan air mata yang tak ada hentinya,Sampai sampai lelah menghigapinya,dan matanya terasa begitu berat,hingga akhirnya dia tertidur pulas.

__ADS_1


Maaf ya ceritanya memang tidak menarik:)


Jika kalian punya masukkan bisa komen ya jangan sungkan maklumi ya ini kan tulisan pertama aku:)

__ADS_1


Kasih aku masukan dong biar bisa mikir,juga biar bisa bikin ceritanya lebih menarik lagi biar ga ngebosenin😅


Kalian harus suka dong sama cerita aku😅kalau ga suka ya harus dipaksa biar suka pokonya titik😅

__ADS_1


Happy reading!😗


__ADS_2