
Quotes:
Cerita kali ini sampai beberapa episod aku masukin tokoh tokoh nya hhe:)
#Kediaman Keluarga Putra
Mentari Muncul dengan Sinar yang begitu menyilaukan,memaksa menerobos masuk kedalam kamar seorang pemuda yang tampan,dengan tubuh tinggi tegap layaknya seorang atlet,kilau itu memaksa nya membuka mata,dengan sangat malas dia perlahan membuka matanya dan mengucek mata sebelah kirinya sambil menguap dan memposisikan dirinya untuk duduk untuk mengembalikan nyawa nya,setelah dirasa nyawanya sudah kembali dia berjalan menuju lemari mengambil sebuah kimono dan berjalan menuju kamar mandi.
Tidak butuh waktu lama untuk nya mandi 10 menit dia langsung keluar dari dalam kamar mandi dan berjalan menuju ruang ganti.
Kini dia siap dengan pakaian sekolahnya,ya ini adalah hari pertama nya sekolah di sekolahan baru,dia sekolah di SMAN Harapan 1,Sekolah itu merupakan salah satu milik P Corp,Setelah dirasa siap dia berjalan menuju tangga untuk turun kebawah dan langsung menyambar roti selai coklat milik papa nya yang baru saja akan di makannya,lalu meminum susunya dan berjalan pergi sambil mengunyah roti tersebut
"Hei!Kau kebiasaan sekali!Tidak sopan kai Vian!Mengganggu makan papa saja"Dia mendengus kesal dan menggelengkan kepala melihat kebiasaan anaknya itu
"Maaf paa!Vian buru-buru!Dah pa!"Sambil berlalu dan melambaikan tangan ke arah papanya
#Kediaman Sanjaya
"Kakak dimana Ikat rambutku!"Teriak dara
"Ck!Kau cari saja disana aku sedang bersiap,aku sudah terlambat!"
"Nindi kau carikan dulu ikat rambut adikmu cepat!Kau ini lelet sekali"Bentak Tina
"Huft....Baik bu aku carikan"Ucapnya dengan nada malas"Ini ikat rambutmu!"
__ADS_1
"Baiklah terimakasih😊"Saat Nindi ingin melangkah keluar tiba-tiba "Eits mau kemana?Cepat ikatkan rambutku!"
"Ish kau ini!Bukannya kau bisa mengikat rambutmu sendiri?!"Ucap Nindi kesal
"Tidak bisa aku akan sarapan ini sudah terlambat!jika aku mengikat rambutku dulu aku tidak akan bisa sarapan sudah cepat"Nindi mendengus kesal,dengan sangat terpaksa dia menuruti kemauan adiknya
"Ini uang jajanmu dara!Aku akan berangkat ke Sawah!kau Nindi jangan pulang telat!ingat kau harus membereskan rumah!"
"Iya bu,Nindi ingat,Lalu mana uang untuk ongkos Nindi?"
"Tidak ada!Kau kan kemarin baru ibu kasih uang untuk tugas?jadi tidak ada jatah untukmu haru ini!mengerti?!"
"Tapi bu?aku membutuhkannya untung ongkos naik ojek"
"Aku sudah terlambat bu!jika menggunakam sepeda akan lama sampai di sekolahnya"
"Sudah gunakam saja kendaraan yang ada tidak perlu banyak alasan!"
"Baiklah bu"
Nindi kembali ke kamar nya dan bersiap untuk ke sekolah,dia menangis mengingat kejadian tadi,tapi dengan cepat dia menghapus air matanya "Tidak Nindi!Jangan menangis!Sudah lebih baik kau cepat bersiap ini sudah terlambat" Monolog nya
Setelah selesai bersiap dia pun pergu dengan mengayuh sepeda nya saat di perjalanan dia hampir saja tertabrak dengan sebuah mobil mewah berwarna hitam,Nindi yakin ini hanya satu satunya yang ada di sini karna dia tidak pernah melihat mobil seperti itu sebelumnya
"HEI KAU!KELUAR!"ucap Nondi sambil menggedor kaca pintu mobil,namun si pemilik mobil tersebut tidak keluar dia hanya membuka kaca nya saja"Kau perlu berapa?Aku akan ganti rugi!Minta saja uang nya pada nomor ini"Ucap si pemilik mobil dengan datar sambil menyodor kan kertas berisi nomor telpon "Cepat singkirkan sepedamu aku sudah terlambat!"lanjutnya
__ADS_1
Nindi mengeram kesal dengan perlakuan nya"Kau-"belum sempat Nindi bicara mobil itu malah menutup kaca nya dan berlalu begitu saja tanpa menghiraukan Nindi,Nindi mendengus kesal "Dasar Pria angkuh!Tidak sopan!Tidak bertanggung jawab!Hah sudahlah ini aku sudah terlambat,aku harus segera sampai di sekolah kalau tidak aku bisa di hukum" ucapnya dan langsung melanjutkan perjalanan nya
#Di sekolah
"Huff syukurlah masih ada waktu lima menit lagi" hela nya,dia memutus kan untuk memakan sarapan yang sengaja ia bungkus tadi namun niatnya di urungkan saat melihat Melita menghampirinya "Hoy lu tumben lo telatt!"sambil menepuk bahu Nindi
Nindi Mendengus kesal mendengar penuturan Melita"Gue ga telat!Masi ada lima menit lagi" jawab Nindi datar
"Iya deh iya Murid TELADAN di sekolah ini mana mungkin telat"Ledek nya sambil menekan Kata Teladan
"Ck,eh tadi di koridor rame banget lu tau ga ada apa?"
"What what what?Lu ga tau Nin kabar terhot sekolah ini sekarang?!"tanya Melita,Nindi menggeleng"Nggak **** makannya gue nanya sama lo"Sambil menjitak kepala melita
"Sakit lah taii!"Ringisnya"Eh tapi serius lo ga tau?" Nindi pun kembali menggeleng " Sekolah ini tuh kedatangan siswa baru tauu!denger denger ya dia anak pemilik sekolah ini"ucapnya antusias
"ANAK pemilik nya kan?Bukan PEMILIK nya!"sanggah Nindi
"Ck Lu tu yaa Nin,tetep aja sama menurut gue mah!Oh uya satu lagi dia tu ganteng bangett katanya tau ga"Bela melita
Nindi yang mendengarnya memutar bola matanya malas "Bodo amat!Bukan urusan gue mau ganteng atau jelek juga gue ga PEDULI!"Ucap Nindi sambil berlalu pergi membawa kotak makan"Eh Nin Lo mau kemana?Tungguin gue lah!"Baru saja melita ingin keluar tiba-tiba pa anjar masuk dam melotot ke arah Melita membuat nyali gadis itu menciut seketika "Eh bapak" Ucapnya dengan sengir kuda " Mau kemana kamu?!Cepat kembali duduk!apa kamu tidak dengar bell sudah berbunyi"Ucap pak anjar tegas"Eh anu pa saya sa-saya mau" ucap Melita terbata bata "Mau kemana?!"Potong nya "Euh Ii ini pak mau buang sampah hehe"Membuang kertas bekas coklat dan pergi duduk untuk mengikuti pelajaran
kalau ada masukkan silahkan lah bantu author authorkan masi pemula:)
Happy reading😍
__ADS_1