Broken Child

Broken Child
Menderita Part 2


__ADS_3

Eval terkejut melihat adik yang


begitu di sayang nya terduduk lemas dengan mata yang sembab mungkin karena memang sudah menangis dari tadi fikir nya,dia lalu mendekat kearah adiknya dan duduk mensejajarkan dirinya dengan adiknya "Kau kenapa?Apa kau terluka?" Tanya eval,dia menatap adiknya dengan tatapan iba,apa yang di rasakan adiknya memang pernah ia rasakan dulu jauh sebelum ia menjadi nakal seperti sekarang Nindi mendonggakkan kepalanya


dan menatap lekat kakak nya


dengan mata berkaca kaca dan


senyum di paksakan dia menggelengkan kepalanya "Tidak


kak Aku Tidak papa"


"Kau tidak bisa membohongiku!Aku kenal dirimu sejak kecil!Ayo katakan ada apa?"Ucap eval sambil mengangkat wajah adiknya yang kembali menunduk agar


menatapnya,Tak terasa bulir air


jernih pun jatuh kembali Ke pipinya Eval yang melihat itu dengan sigap  memeluk tubuh adiknya itu menyalurkan kehangatan dan semangat bagi adiknya sambil sesekali mencium puncak kepala adik nya "Berceritalah!Apa mereka menyakitimu lagi?Cepat katakan padaku" Dia pun tak bisa


membendung air matanya dia bisa


merasakan apa yang di rasakan


adiknya saat ini karna dia juga


pernah berada dalam posisi itu


"Kenapa kak?Kenapa mereka


membenciku?Mereka tidak pernah


menggap ku!mereka juga tidak


pernah menghargai ku kak


kenapa?Hiks hiks"


"Tenanglah sayang kakak

__ADS_1


menyayangimu,aku ada disini


untukmu tenaglah ya"Ucap eval


menenangkan,Namun tetap saja


Nindi menangis walau tidak lagi


terlalu histeris


"Mengapa aku terus hidup


menderita kak mengapa?Sejak kecil mereka tidak pernah menganggap ku,Kebahagiaan ku sirna kak semuanya telah hancur!Mengapa tuhan tidak adil


padaku?Kakek?Bahkan dia


mengambilnya dariku kak


mengapa?!"Lirih Nindi "Tuhan menyayangimu Nin,Dia tahu kamu anak yang kuat itu sebabnya


kakek,tuhan sayang pada kakek Dia tidak ingin kakek terus menderita karena penyakitnya,kau juga menyayangi kakek kan hm?"Ucap eval sambil terus mencoba menenangkan Nindi,Nindi pun mengangguk,melepaskan


pelukannya dan mengusap air


matanya "Terima kasih kak" Dengan senyum nya yang manis,Eval pun mengangguk lalu menyodorkan makanan yang tadi sengaja di bawanya untuk Nindi "Ini makanlah,kakak tahu kamu pasti belum makan kan?"


"Tidak kak,aku tidak lapar aku ingin tidur saja" ucapnya dengan senyum yang terus di paksakan


"Makanlah dulu!tidak baik tidur


dengan perut kosong cepat


makan!"Tegas Eval,Nindi hanya


menurut pasrah lalu mulai


memasukkan makanan kedalam

__ADS_1


mulut nya hingga habis tak


tersisa,eval yang melihat hanya


tersenyum miris "Maafkan aku tak


bisa selalu menjagamu Nin" Gumam nya lirih.


"Sekarang cepat tidur lah!Besok kau harus kesekolah!"Nindi pun mengangguk dan Eval bangkit dari duduk nya dan berniat pergi,baru saja dia akan melangkah kan kakinya suara adiknya mengurungkan niatnya "Kak eval mau kemana?"


"Aku mau ke dapur"Jawabnya datar


"Kakak tidak akan pergi


keluarkan?Ini sudah malam"Tanya


Nindi lagi Eval bedecak kesal " Aku akan keluar aku tidak akan tidur


disini!Jangan bilang pada ayah dan ibu kalau malam ini aku


pulang!Sudah tidurlah besok kau


harus sekolah,Jangan menghalangiku!"Ucapnya datar


namun terdengar seperti


mengancam,lalu berlalu pergi


meninggalkan Nindi di kamarnya


"Kak,kakak adalah kakak yang baik kakak nakal seperti itu hanya karena kurang kasih sayang dari ayah dan ibu sama sepertiku kak,aku sangat menyayangi kakak"Lirihnya,tak


terasa bulir bening itu jatuh kembali di pipi nya,Nindi pun mencoba memejamkan matanya dan tertidur pulas.


Maaf ya Ini up nya langsung beberapa episod juga,Soalnya aku emang udah nulis nahkan nya,ya walaupun sedikit si,jadi aku cuma tinggal nyalin aja☺


Aku masih pemula jadi aku masih butuh masukkan dari kalian para readers ya:)

__ADS_1


__ADS_2