
Seminggu sudah berlalu setelah Nindi di usir oleh anggota keluarganya,Ini adalah hari yang di tunggu tunggu hari dimana Nindi dan Vian akan mengucap janji suci dalam ikatan Pernikahan
Nindi dan Vian pun memang sudah mengambil Cuti seminggu lalu,dia mengambil cuti selama dua minggu,Acaranya hanya akan dilaksanakan secara sederhana karena memang ini mendadak,Tamu yang di undang juga hanyalah tetangga dekat Aji juga keluarga besar nya serta penghulu,karena usia mereka yang masih labil jadi acara pernikahannya tidak dilangsungkan secara meriah,Aji memang meminta agar pestanya meriah hanya saja Nindi menolak nya,acara nya akan di mulai tepat pada pukul 11.00 WIB,Sebelum pernikahan,Nindi memutuskan untuk menemui Revaldo kakak Tersayang Nindi karena memang hanya dia satu satunya keluarga nya saat ini dia juga sudah meminta izin pada Vian dan Vian pun mengijinkan nya sebelum pergi dia mengirim pesan terlebih dahulu pada kakak nya untuk membiat janji
📩For Kak Revaldo
Kak,Hari ini aku akan menikah,sebelum acara nya di mulai aku ingin bertemu dengan kakak,Aku menunggumu di danau tempat biasa kita bermain waktu kecil
Send......
Revaldo kini tengah sibuk bersama teman temannya,Tiba tiba ponsel nya berdering menandakan ada pesan masuk
📨 From Anindiya
Kak,Hari ini aku akan menikah,sebelum acara nya di mulai aku ingin bertemu dengan kakak,Aku menunggumu di danau tempat biasa kita bermain waktu kecil
Tak lama setelah Nindi mengirim pesan Valdo kakak nya langsung membalas pesan nya
📨From kak Revaldo
Aku akan segera datang!kau tunggu lah
#Kembali ke tempat Revaldo
Setelah dia mendapati pesan dari adik tercintanya yang lama tak ia jumpai dia langsung bergegas untuk pergi
__ADS_1
"Lo mau kemana Val" tanya toni salah satu teman Valdo
"Gue ada urusan sebentar!Tar gue balik lagi!"jawab Valdo
"Nemuin adik lo ya?!" Tebak salah satu teman Valdo yang bernama Anwar,Valdo hanya menjawab dengan deheman lalu berlalu pergi untuk menemui adiknya
Tak lama waktu yang di butuhkan Valdo untuk ke danau itu dia kini sudah sampai di danau,dan ia langsung mencari keberadaan Nindi,setelah sosok itu ditemukan Valdo langsung berlari berhambur memeluk Nindi erat,dia sungguh merindukan adik nya itu,saat dia mendapati foto yang Dulu di kirim Vivi Valdo tidak mempercayai nya namun tetap saja dia khawatir karena dia tahu bagaimana sikap keluarganya,dia langsung mendatangi kediaman Sanjaya dan menanyakan keberadaan Nindi namun tidak ada satupun dari mereka yang Menjawab,Dia pun memutuskan untuk bertanya pada tetangga terdekat nya,dan tetangga nya itu bilang dia terakhir kali melihat Nindi saat diusir oleh keluarga nya,dia sangat khawatir dan terus saja mencari Nindi sampai Saat menerima kabar bahwa Nindi baik baik saja dia baru bisa bernafas lega
"Kau kemana saja?!mengapa kau tidak memberi tahuku kalau kau di usir ayah dan ibu?!Kau tahu aku khawatir padamu!"Ucapnya sambil menangiss dan menciumi puncak kepala Nindi
"Maaf kan aku kak membuat mu khawatir,Aku baik baik saja☺
Kakak?" Ucap nya dengan senyum termanisnya untuk meyakinkan kakak nya bahwa dia baik baik saja "Heem?" Jawab Valdo
"Apakah kau tidak marah padaku seperti mereka?"Tanya Nindi takut,Valdo berdecak kesal dia mengangkat dahu adiknya itu agar menatap nya
"Kakak aku akan menikah hari ini,Aku mohon padamu restui aku ya,jadilah waliku"Pinta Nindi
"Benarkah?Dengan siapa kau akan menikah heem?lalu bagaimana dengan kakakmu?apa kau akan melupakan ku?"Tanya Valdo
"ck kakak aku tidak akan melupakan mu itu sebab nya aku memintamu datang untuk menjadi waliku" ucapnya sambil mengeluarkan pupy eyes berharap Valdo akan mengabulkan permintaan nya,Valdo menatap adik nya lekat memegang kedua bahu adiknya
"Sayang maafkan aku,aku tidak bisa menghadiri pernikahan mu maaf sekali,tapi aku akan merestui mu aku sangat merestui mu,Dan katakan padaku jika nanti suami mu menyakitimu ya hm?" Tolak nya lembut,Nindi mendengus kesal
"kau tidak perlu marah,nanti aku janji aku akan membelikan mu kado pernikahan hm?dan setelah menikah aku akan membelikan semua maumu ya" bujuk Valdo,Nindi mengangguk antusias
__ADS_1
"Benarkah?Kau janji?" Tanyanya semangat dan di jawab anggukan oleh Valdo
"Hm baiklah kalau begitu aku pulang dulu ya kak!pernikahannya akan segera di mulai"pamit nya dan di jawab anggukan oleh kakak nya lalu pergi dan bergegas ke kediamanKeluarga Putra
Sesampainya di rumah dia langsung pergi ke kamar untuk mengganti pakaian dan merias diri,tidak membutuhkan waktu lama untuk nya berdandan karena memang wajah nya yang sudah sangat cantik sedari lahir,Kini dia sudah siap dengan balutan kebaya berwarna putih dengan bawahan kain batik yang sederhana namun elegan sekali,juga dengan balutan make up yang tidak terlalu tebal dan rambut yang di sanggul kecil dan di beri mahkota di atas nya semakin menambah aura kecantikannya
Setelah bersiap dia segera turun kebawah untuk melangsungkan ijab qobul,Vian yang melihat kecantikan Nindi hari ini tidak memalingkan wajahnya sama sekali,dia terus saja menatap Nindi kagum sampai sampai dia tidak sadar jika Nindi sudah berada di samping nya,lamunannya tersadar seketika setelah mendengar suara dari penghulu
"Bagaimana sudah siap semuanya?" Tanya penghulu
"Ah euh sudah pak" jawab Vian Gugup
"Baiklah kita mulai saja ijab qobul nya ya"Kata penghulu itu dan di jawab anggukan oleh semua saksi
"Sodara Alvian Putra bin Aji Putra Kusumo Saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan Sodari Anindiya Larasati Binti Sanjaya dengan mas kawim seperangakat alat solat,dan cincin berlian seberat dua ratus lima puluh gram dan sejumlah uang tunai sebesar lima puluh juta rupiah di bayar Tunai" ucap penghulu dan langsung dijawab oleh Vian dengan sath tarikan Nafas "Saya terima Nikah dan kawin nya Sodari Anindya Larasati Binti Sanjaya Dengan Mas kawin tersebut di bayar tunai" ucap nya lantang dan di jawab "Sah" oleh semua saksi
Kini mereka sudah resmi menjadi suami istri,setelah ijab Qobul selesai Nindi memasangkan Cincin pada jari manis Vian lalu menyalami lengan Vian,dan sebalik nya Vian memasangkan cincin pada jaro manis Nindi Lalu mencium kening Nindi lembut,Semua orang yang ada disana terlihat sangat bahagia Terlebih Aji dia sangat bahagia sekali,kini putra semata wayangnya telah menjadi milik orang lain
" Nindi,sekarang Vian adalah suamimu,jaga dia baik baik ya,Papa menitipkan dia padamu sekarang,Dia memang sedikit keras kepala dan kasar namun hatinya sebenarnya sangat lembut" Ucap aji dengan senyum ramah nya dan dijawab anggukan oleh Nindi
"Sudahlah pa aku lelah dia juga pasti lelah!kami ergi ke kamar dulu" sanggah Vian
"kau ini sangat tidak sabar ya ingin di layani istrimu Vi"Goda aldi dan disambut tawa oleh Aji,Sedangkan Nindi dia kini menunduk malu dengan pipi yang merah merona,Lalu Vian?dia hanya berdecak kesal dan pergi meninggalkan mereka sambil menarik tangan Nindi ke kamarnya.
Maap ya kalau pas kalimat ijab qobul nya ada kesalahan soalnya kan author bukan penghulu wk
__ADS_1
Happy reading!:)😍